Kedua tim hanya terpaut dua poin di klasemen, dengan tuan rumah sedikit lebih unggul, dan laga ini menjadi pertandingan Serie A terakhir sebelum Natal bagi masing-masing kubu.
Lazio mencuri perhatian pekan lalu dengan kemenangan sensasional di markas Parma, meski harus bermain dengan sembilan pemain setelah kapten Mattia Zaccagni dan gelandang Toma Basic diganjar kartu merah.
Menentang segala rintangan, Biancocelesti justru menemukan gol kemenangan di menit akhir lewat striker pengganti Tijjani Noslin, menutup laga dengan hasil yang luar biasa.
Sebelumnya, pasukan Maurizio Sarri juga menyingkirkan AC Milan dari Coppa Italia serta menahan Bologna 1-1. Rangkaian hasil tersebut membuat Lazio menutup awal Desember dengan catatan positif dan kini bertengger di peringkat kedelapan Serie A.
Di bawah mistar, Ivan Provedel tampil konsisten dengan koleksi delapan clean sheet, terbanyak di liga musim ini, menyamai performa terbaiknya sejak mencatatkan 11 nirbobol pada 2022-2023.
Ketangguhan ini kerap terlihat di kandang, di mana Lazio hanya kalah sekali dari delapan laga, dengan lima kemenangan, termasuk saat menundukkan Milan di ajang piala.
Rekor kandang Lazio kontra Cremonese juga sangat dominan, tujuh kemenangan dan satu hasil imbang dari pertemuan sebelumnya di Roma.
Cremonese bahkan tak pernah mencatatkan clean sheet dalam 12 kunjungan Serie A ke Olimpico, baik menghadapi Lazio maupun Roma, serta hanya sekali menang, itu pun terjadi 32 tahun lalu.
Di sisi lain, Cremonese menjalani musim comeback Serie A dengan cukup meyakinkan usai promosi lewat playoff. Anak asuh Davide Nicola berada di posisi ke-11 dengan 20 poin, termasuk kemenangan atas Milan dan Bologna, sehingga berada di jalur aman untuk bertahan di kasta tertinggi.
Namun, setelah hanya sekali kalah dalam sembilan laga awal, Grigiorossi kini menelan empat kekalahan dari enam pertandingan terakhir, termasuk tumbang 0-1 dari Torino pekan lalu.
Pada laga tersebut, duet striker Jamie Vardy dan Federico Bonazzoli gagal bersinar, dengan Cremonese hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran.
Meski begitu, rekor tandang Cremonese terbilang impresif untuk tim promosi, mengoleksi 11 poin di laga away, namun ujian berat menanti di Olimpico.
Performa Terakhir
Lazio (Serie A): Menang-Kalah-Menang-Kalah-Seri-Menang
Lazio (Semua Kompetisi): Kalah-Menang-Kalah-Menang-Seri-Menang
Cremonese (Serie A): Kalah-Kalah-Kalah-Menang-Menang-Kalah
Kabar Tim
Lazio kembali dihantam masalah absensi. Toma Basic menjalani larangan dua laga, sementara Mattia Zaccagni juga absen karena skorsing. Fisayo Dele-Bashiru dan Boulaye
Dia telah bertolak ke Piala Afrika. Gustav Isaksen, Samuel Gigot, dan Nicolo Rovella masih cedera, tetapi Patric dan Matteo Cancellieri sudah kembali bermain. Bek tengah Mario Gila siap tampil setelah absen pekan lalu akibat skorsing.
Zaccagni dan Cancellieri menjadi top skor Lazio di liga dengan tiga gol. Di kubu Cremonese, Bonazzoli telah mencetak lima gol, satu lebih banyak dari Jamie Vardy, yang secara unik dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A bulan November.
Cremonese juga kehilangan Martin Payero akibat akumulasi kartu. Jeremy Sarmiento, Alberto Grassi, dan Michele Collocolo masih dalam perawatan, sementara Matteo Bianchetti dan Mikayil Faye berpeluang kembali.
Perkiraan Susunan Pemain
Lazio (4-3-3): Provedel; Marusic, Gila, Romagnoli, Pellegrini; Guendouzi, Cataldi, Vecino; Cancellieri, Castellanos, Noslin
Cremonese (3-5-2): Audero; Terracciano, Baschirotto, Bianchetti; Barbieri, Zerbin, Bondo, Vandeputte, Pezzella; Bonazzoli, Vardy
Prediksi Skor: Lazio 1-0 Cremonese
Dengan catatan enam laga kandang tanpa kekalahan sejak awal Oktober serta reputasi sebagai spesialis clean sheet, Lazio difavoritkan.
Jika mampu meredam lini depan Cremonese yang berbahaya, Biancocelesti diyakini sanggup mengatasi krisis pemain dan mengamankan kemenangan beruntun jelang libur Natal. (*)
Editor : Niklaas Andries