Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Duel Panas Turin! Prediksi Juventus vs AS Roma: Pertaruhan Empat Besar Serie A

Niklaas Andries • Sabtu, 20 Desember 2025 | 05:33 WIB

BIG MATCH: Juventus akan menjamu AS Roma dala lanjutan Serie A
BIG MATCH: Juventus akan menjamu AS Roma dala lanjutan Serie A
RADARBANYUWANGI.ID - Dua tim yang sama-sama memburu finis empat besar Serie A akan saling berhadapan pada Minggu (21/12) dini hari ketika Juventus menjamu AS Roma di Turin.

Di saat para pesaing langsung mereka berlaga di Arab Saudi pada ajang Supercoppa Italiana, kedua tim ini harus memanfaatkan kesempatan untuk memangkas jarak di klasemen.

Juventus datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan penting di dua ajang berbeda. Usai menaklukkan Pafos di Liga Champions, hasil yang menghidupkan kembali asa lolos ke fase gugur, Bianconeri melanjutkan momentum positif dengan menumbangkan Bologna di Serie A.

Empat hari setelah sukses di Eropa, Juventus mencatat kemenangan impresif atas rival langsung zona empat besar. Juan Cabal, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, tampil sebagai pahlawan tak terduga lewat sundulan penentu kemenangan hanya beberapa menit setelah masuk lapangan.

Dengan dua kemenangan dari tiga laga liga terakhir, jumlah yang sama dengan raihan mereka dalam sembilan pertandingan sebelumnya, Juventus mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan usai awal musim yang goyah. Kini, pasukan Luciano Spalletti menempati posisi kelima klasemen Serie A.

Pelatih anyar Juventus tersebut juga perlahan meninggalkan pengaruh positif. Akhir pekan ini, klub tersukses Italia itu bertekad memperpanjang rekor tak terkalahkan di kandang menjadi 12 laga di Serie A.

Menghadapi salah satu mantan klubnya, dua pekan setelah kalah dari “kenangan lama” lainnya di Napoli, Spalletti punya alasan kuat untuk optimistis. Juventus sangat dominan saat menjamu Roma, 11 kemenangan dari 14 pertemuan liga terakhir di Turin, dengan 10 clean sheet di antaranya.

Secara keseluruhan, Roma hanya mampu menang sekali dalam 10 pertemuan Serie A terakhir melawan Juventus, meski tiga duel terkini berakhir imbang.

Roma Bangkit, Peluang Terbuka

Baca Juga: Keutamaan Doa di Bulan Rajab: Peluang Mustajab Menjelang Ramadhan

Meski begitu, Roma tiba di Turin dengan modal positif. Klub ibu kota saat ini unggul empat poin atas Juventus dan baru saja kembali ke jalur kemenangan.

Setelah sempat memuncaki klasemen pada akhir November, Giallorossi mengalami periode sulit dengan dua kekalahan liga beruntun tanpa mencetak gol. Krisis penyerang menjadi sorotan, mengingat Roma menjadi salah satu tim dengan jumlah gol paling sedikit di papan atas (16 gol).

Kemenangan tipis 1-0 atas Como pada Senin lalu menjadi pelepas dahaga. Wesley, wing-back asal Brasil, kembali mencetak gol, yang ketiga baginya musim ini.

Roma kini turun ke posisi keempat, tetapi hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Inter Milan, yang absen berlaga di Serie A akhir pekan ini karena tampil di Supercoppa.

Dengan demikian, kemenangan langka atas Juventus bisa mengangkat pasukan Gian Piero Gasperini ke peringkat kedua, melampaui Napoli dan AC Milan.

Optimisme Roma bukan tanpa dasar. Mereka memiliki pertahanan terbaik Serie A dengan hanya kebobolan delapan gol, serta rekor tandang luar biasa sepanjang tahun kalender ini: 12 kemenangan dari 17 laga.

Performa Terkini

Juventus (Serie A): Menang-Seri-Seri-Menang-Kalah-Menang

Juventus (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Menang-Kalah-Menang-Menang

AS Roma (Serie A): Kalah-Menang-Menang-Kalah-Kalah-Menang

AS Roma (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Kalah-Kalah-Menang-Menang

Kabar Tim

Baca Juga: Prompt Gemini AI Twibbon Hari Ibu 2025, Cara Mudah Bikin Desain Estetik dan Kekinian untuk Media Sosial

Juventus masih dilanda krisis di lini belakang. Federico Gatti dipastikan absen karena cedera, sementara Daniele Rugani dan Bremer baru saja pulih.

Bremer, yang sangat dirindukan dalam beberapa bulan terakhir, berpeluang langsung tampil sejak menit awal, terlebih Teun Koopmeiners harus menjalani skorsing.

Di lini depan, Kenan Yildiz, arsitek gol kemenangan pekan lalu, kembali menjadi tumpuan kreativitas. Dengan Dusan Vlahovic masih menepi, posisi penyerang tengah akan diisi Lois Openda atau Jonathan David.

David memang baru mencetak gol di Liga Champions, namun tengah menjalani puasa gol terpanjangnya di liga sejak berkarier di Eropa dengan 13 laga.

Masalah serupa juga dialami Roma. Evan Ferguson dan Paulo Dybala belum tampil tajam, dengan Dybala baru mengoleksi satu gol Serie A, awal musim terburuknya di level elite.

Mantan pemain Juventus lainnya, Matias Soule, diprediksi menjadi starter. Ia hanya kalah dari Yildiz dan Nico Paz dalam jumlah tembakan 29 serta peluang diciptakan 25 musim ini.

Roma berpotensi menyambut kembalinya Artem Dovbyk dari cedera, namun Neil El Aynaoui dan bek kunci Evan Ndicka akan absen karena memperkuat negaranya di Piala Afrika.

Perkiraan Susunan Pemain

Juventus (3-4-2-1): Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Thuram, Cambiaso; Conceicao, Yildiz; David

AS Roma (3-4-2-1): Svilar; Celik, Mancini, Hermoso; Wesley, Kone, Cristante, Rensch; Soule, Pellegrini; Ferguson

Prediksi Skor: Juventus 1-0 AS Roma

Dengan kedua tim sama-sama tidak produktif di lini depan, satu gol bisa menjadi pembeda dalam laga ketat ini. Roma memang tampil solid, tetapi catatan mereka kalah tanpa gol dari Napoli, Milan, dan Inter menjadi sinyal bahaya.

Juventus diprediksi mampu memaksimalkan keunggulan kandang untuk meraih kemenangan tipis dan semakin mendekati zona empat besar. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#prediksi skor #as roma #juventus #serie a #liga champions