Tim tuan rumah kini berada di peringkat keenam dan berpeluang besar mengamankan tiket otomatis ke fase gugur, sementara Aberdeen sudah dipastikan tersingkir karena tertinggal lima poin dari zona 24 besar.
Sparta Praha gagal mempertahankan gelar Liga Ceko untuk musim ketiga beruntun pada 2024-2025 setelah finis di peringkat keempat. Posisi tersebut memaksa mereka memulai musim ini dari jalur kualifikasi Conference League.
Pelatih baru Brian Priske sempat mengawali kiprahnya dengan hasil kurang meyakinkan, termasuk imbang 1-1 melawan FK Jablonec di laga pembuka liga serta kekalahan 1-2 dari FK Aktobe pada leg pertama kualifikasi Conference League.
Namun, Sparta bangkit secara impresif dengan rentetan sembilan kemenangan beruntun di semua ajang.
Meski sempat kalah 0-1 dari Riga FC pada babak playoff Conference League, kemenangan 2-0 di leg pertama memastikan langkah Sparta ke fase liga.
Sejak itu, klub asal Praha tampil solid dengan mengoleksi 10 poin dari lima laga (tiga menang, satu imbang, satu kalah), yang menempatkan mereka di posisi keenam klasemen.
Keunggulan Sparta atas para pesaing terdekat hanya terpaut satu poin, sehingga kegagalan meraih hasil positif dapat membuat mereka terlempar dari delapan besar dan harus melalui babak playoff.
Namun, kemenangan di kandang akan memastikan tiket otomatis ke fase gugur, terlebih mereka memiliki keunggulan kandang dan menghadapi Aberdeen yang kesulitan bersaing di kompetisi ini.
Aberdeen sejatinya tampil di Eropa berkat kemenangan dramatis adu penalti atas Celtic di final Piala FA Skotlandia musim lalu. Namun, kekalahan agregat 2-5 dari FCSB pada babak playoff Liga Europa membuat mereka turun kasta ke Conference League.
Kegagalan tersebut beriringan dengan awal musim yang buruk. Pasukan Jimmy Thelin hanya meraih satu kemenangan dari 11 laga awal di semua kompetisi. Kekalahan 2-3 dari Shakhtar Donetsk pada laga pembuka fase liga menjadi cerminan perjalanan Aberdeen di Conference League musim ini.
Hingga lima pertandingan, Aberdeen terpuruk di peringkat ke-33 dengan dua poin, menjadi salah satu dari sedikit tim yang belum meraih kemenangan. Dengan satu laga tersisa, mereka sudah tidak mungkin menembus fase gugur.
Meski demikian, performa domestik Aberdeen belakangan menunjukkan peningkatan. Mereka hanya kalah sekali dalam 10 laga terakhir di semua kompetisi, sebuah kontras tajam dibandingkan 10 kekalahan dalam 15 pertandingan sebelumnya. Momentum ini menjadi modal moral bagi Aberdeen meski peluang di Eropa telah tertutup.
Kabar Tim
Sparta Praha diperkirakan kehilangan beberapa pemain akibat cedera, di antaranya Magnus Kofod Andersen, Dominik Holly, Elias Cobbaut, dan Emmanuel Uchenna.
Santiago Bocari Eneme juga diragukan tampil setelah mengalami masalah kebugaran akhir pekan lalu, sehingga Sivert Mannsverk berpeluang berduet dengan Kaan Kairinen di lini tengah.
Di kubu Aberdeen, Gavin Molloy dan Kristers Tobers dipastikan absen karena cedera. Lini depan kemungkinan kembali diisi Jesper Karlsson dan Kevin Nisbet, yang sama-sama berkontribusi dalam kemenangan liga terakhir.
Adil Aouchiche juga berpeluang mempertahankan tempatnya, sementara sebagian besar pemain yang tampil saat menang 2-1 atas Kilmarnock diprediksi kembali dipercaya.
Perkiraan Susunan Pemain
Sparta Praha: Jensen; Martinec, Sorensen, Zeleny; Preciado, Kairinen, Mannsverk, Rynes; Mercado, Rrahmani, Haraslin
Aberdeen: Mitov; Devlin, Milne, Knoester; Jensen, Armstrong, Polvara, Keskinen; Aouchiche, Nisbet, Karlsson
Prediksi Skor: Sparta Praha 2-1 Aberdeen
Sparta Praha memiliki motivasi besar untuk mengamankan posisi delapan besar, sementara Aberdeen hanya bermain demi harga diri.
Dengan konsistensi performa dan keunggulan kualitas di Conference League musim ini, Sparta Praha difavoritkan meraih kemenangan tipis di hadapan pendukungnya sendiri. (*)
Editor : Niklaas Andries