Pelatih Spurs, Mitch Johnson, mengisyaratkan pendekatan serupa bisa kembali diterapkan pada laga final melawan New York Knicks, Selasa mendatang.
Keputusan tersebut diambil menyusul kondisi kebugaran Wembanyama yang baru pulih dari cedera betis kiri yang memaksanya absen dalam 12 pertandingan. Meski demikian, pemain asal Prancis itu menegaskan kesiapan dirinya untuk berkontribusi sesuai kebutuhan tim.
“Ini akan menjadi kombinasi dari banyak pertimbangan,” kata Wembanyama.
“Saya siap. Saya juga punya pandangan sendiri, begitu pula staf pelatih. Intinya, kami akan mendiskusikannya bersama.”
Debut dari Bangku Cadangan dan Dampak Instan
Untuk pertama kalinya sepanjang karier profesionalnya, Wembanyama memulai pertandingan dari bangku cadangan pada laga melawan Thunder. Ia bermain 21 menit dan mencetak 22 poin, dengan 15 poin di antaranya terjadi pada kuarter keempat, saat rekan-rekannya secara kolektif hanya menyumbang 18 poin.
Wembanyama baru masuk pada awal kuarter kedua, ketika Spurs tertinggal 11 poin. Dalam tiga penguasaan bola pertamanya, ia langsung mencatatkan tiga rebound, satu tip-in layup, serta satu assist untuk tembakan tiga angka Dylan Harper.
Ia menutup kuarter kedua dengan akurasi 2 dari 3 tembakan dan lima poin, membantu Spurs memangkas defisit menjadi tiga poin saat turun minum.
“Saya tahu Vic ingin bermain lebih lama, tetapi fokus kami adalah kesehatan jangka panjangnya,” ujar guard Spurs, Devin Vassell.
“Saya percaya penuh kepada Coach Mitch. Rencananya sangat matang dan dieksekusi dengan baik. Begitu Vic masuk, dampaknya langsung terasa.”
Strategi Fleksibel Demi Tim
Pendekatan serupa berpotensi kembali diterapkan saat menghadapi Knicks di partai puncak. Johnson menegaskan keputusan soal menit bermain Wembanyama tidak bisa diambil secara terpisah dari kebutuhan tim secara keseluruhan.
“Ini akan terus kami diskusikan bersama Victor,” kata Johnson.
“Dia ingin bermain, ingin jadi starter, ingin menutup pertandingan. Namun setiap menit yang diberikan di satu sisi berarti mengurangi di sisi lain. Kami harus memastikan keputusan ini paling tepat untuk tim dan selaras dengan komposisi pemain di lapangan.”
Menit Terukur, Ambisi Tetap Terjaga
Baca Juga: 6 Rekomendasi Glamping Paling Tenang di Jawa Barat untuk Rayakan Tahun Baru Tanpa Hiruk Pikuk
Dalam semifinal NBA Cup, Spurs memaksimalkan pembatasan menit bermain Wembanyama. Ia hanya tampil sedikit lebih dari tujuh menit di paruh pertama, sebelum bermain 13 menit 20 detik setelah jeda.
“Kami belum berada pada fase untuk sembarangan mengatur menit bermainnya,” jelas Johnson.
“Kami masih belajar dari apa yang terjadi. Kami tidak serta-merta menganggap semuanya sudah normal kembali. Kehati-hatian tetap menjadi prioritas.”
Meski telah absen cukup lama, Wembanyama tetap memenuhi syarat untuk meraih penghargaan individu utama NBA, karena laga final NBA Cup tetap dihitung dalam aturan minimal 65 pertandingan, meski tidak memengaruhi klasemen liga.
Dengan kondisi yang terus dipantau dan kontribusi yang tetap krusial, peran Wembanyama di final NBA Cup diyakini akan kembali menjadi sorotan, baik sebagai starter maupun senjata rahasia dari bangku cadangan. (*)
Editor : Niklaas Andries