Duel ini menjadi satu-satunya pertandingan delapan besar yang tidak mempertemukan sesama tim Premier League, sekaligus menghadirkan aroma klasik David vs Goliath.
Chelsea bertandang ke ibu kota Wales dengan modal kebangkitan setelah mengakhiri rentetan empat laga tanpa kemenangan.
Di sisi lain, Cardiff City sebagai tim kuda hitam justru tengah berada di puncak kepercayaan diri dan mengincar kemenangan keempat beruntun, yang akan menjadi salah satu hasil terbesar dalam sejarah modern klub.
Gambaran Pertandingan
Kehadiran Chelsea di fase perempat final bukanlah kejutan. Namun, cara The Blues melangkah sejauh ini menimbulkan tanda tanya.
Di Piala Liga musim 2025-2026, pasukan Enzo Maresca hanya menang tipis atas Lincoln City 2-1 sebelum melewati laga dramatis kontra Wolverhampton Wanderers 4-3, di mana mereka nyaris menyia-nyiakan keunggulan tiga gol.
Meski kemenangan tersebut jauh dari kata meyakinkan, hasil tetap menjadi prioritas dalam kompetisi gugur. Chelsea kini membidik semifinal EFL Cup untuk kelima kalinya dalam sembilan musim terakhir.
Rekam jejak juga berpihak pada tim London Barat, yang selalu lolos dari lima perempat final terakhir sejak tersingkir oleh Sunderland pada musim 2013-2014.
Akhir pekan lalu, Chelsea kembali merasakan kemenangan setelah menundukkan Everton 2-0 di Premier League, dengan Cole Palmer kembali menjadi pembeda.
Namun, sorotan juga tertuju pada konferensi pers Maresca yang emosional, di mana ia menyebut 48 jam terakhir sebagai periode terburuk dalam kariernya di Chelsea akibat minimnya dukungan dari pihak tertentu.
Cardiff City: Percaya Diri dan Tanpa Beban
Berbanding terbalik dengan suasana di kubu tamu, pelatih Brian Barry-Murphy tengah menikmati masa keemasan bersama Cardiff City. Klub berjuluk Bluebirds itu berambisi mencapai semifinal Piala Liga untuk pertama kalinya dalam 13 tahun.
Terakhir kali Cardiff melangkah sejauh ini adalah musim 2011/12, ketika mereka akhirnya kalah adu penalti dari Liverpool di partai final. Musim ini, Cardiff tampil impresif dengan menyingkirkan beberapa lawan, termasuk tim Premier League Burnley 2-1 di Turf Moor, serta Wrexham dengan skor identik.
Kemenangan dramatis 4-3 atas Doncaster Rovers akhir pekan lalu menegaskan momentum positif Cardiff. Mereka kini mencatat tiga kemenangan beruntun di League One dan enam kemenangan dari tujuh laga terakhir di semua kompetisi, sekaligus memimpin klasemen sementara dengan keunggulan empat poin.
Menariknya, Cardiff memiliki rekor sempurna di perempat final Piala Liga, selalu menang dalam dua kesempatan sebelumnya. Meski terakhir kali menaklukkan Chelsea terjadi pada 1986, Bluebirds tak gentar menghadapi dominasi The Blues yang memenangkan lima pertemuan terakhir kedua tim.
Performa Terakhir
Cardiff City – Piala Liga: Menang-Menang-Menang-Menang
Cardiff City – Semua Kompetisi: Menang-Menang-Kalah-Menang-Menang-Menang
Chelsea – Piala Liga: Menang-Menang
Chelsea – Semua Kompetisi: Menang-Seri-Kalah-Seri-Kalah-Menang
Kabar Tim
Chelsea diperkirakan melakukan rotasi meski tiket semifinal dipertaruhkan. Marc Cucurella harus absen akibat akumulasi kartu, sehingga Jorrel Hato berpeluang menggantikannya.
Beberapa nama seperti Filip Jorgensen, Josh Acheampong, Andrey Santos, Jamie Bynoe-Gittens, dan Moises Caicedo, yang telah menyelesaikan sanksi, berpotensi tampil sejak awal.
The Blues masih kehilangan Liam Delap, Dario Essugo, Romeo Lavia, Mykhaylo Mudryk, dan Levi Colwill. Sementara Marc Guiu tak bisa dimainkan karena status cup-tied.
Di kubu tuan rumah, Cardiff tak dapat menurunkan Omari Kellyman yang berstatus pemain pinjaman dari Chelsea, serta Rubin Colwill yang masih cedera pergelangan kaki. Gabriel Osho dan Ollie Tanner juga absen, meski Tanner sudah kembali berlatih dan diproyeksikan siap awal tahun depan.
Perkiraan Susunan Pemain
Cardiff City (4-3-3): Trott; Ng, Fish, Chambers, Bagan; Wintle, Robertson, Turnbull; Ashford, Salech, J. Colwill
Chelsea (4-2-3-1): Jorgensen; Acheampong, Adarabioyo, Badiashile, Hato; Caicedo, Santos; Estevao, Buonanotte, Gittens; George
Prediksi Skor: Cardiff City 1-3 Chelsea
Baca Juga: Zona Megathrust Indonesia Bertambah Jadi 14, Peta Gempa 2024 Ungkap Potensi Bahaya Lebih Besar
Cardiff City berpeluang mencetak gol berkat keberanian bermain menyerang dan dukungan publik sendiri. Namun, kedalaman skuad dan kualitas individu Chelsea, bahkan dari pemain lapis kedua, diprediksi menjadi pembeda.
Jika situasi mendesak, Maresca masih memiliki opsi pemain kunci untuk memastikan langkah The Blues ke semifinal. Meski mimpi Cardiff berpotensi berakhir di sini, mereka tetap pantas mendapat respek sebagai kejutan terbesar Piala Liga musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries