Dua gol penyerang asal Brasil itu pada menit ke-70 dan 86 mengakhiri perlawanan sengit Osasuna, dalam laga yang sejak awal didominasi penguasaan bola oleh pasukan Hansi Flick, tetapi baru menemukan solusi di 20 menit terakhir pertandingan.
Dominasi Tanpa Gol di Babak Pertama
Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan. Ferran Torres dan Marcus Rashford tampil aktif sejak menit awal, namun rapatnya barisan pertahanan Osasuna membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.
Kiper Osasuna, Sergio Herrera, menjadi momok bagi Barça. Ia dua kali menggagalkan peluang emas Lamine Yamal, masing-masing sebelum dan sesudah turun minum. Osasuna sendiri hampir mencuri gol lebih dulu melalui sepakan cepat Ante Budimir pada menit ke-20, namun berhasil diamankan oleh Joan García.
Barcelona sempat bersorak ketika Torres menanduk umpan Rashford menjadi gol, tetapi setelah tinjauan VAR yang panjang, gol tersebut dianulir karena Raphinha berada dalam posisi offside pada proses serangan.
Tekanan Berbuah Gol Raphinha
Memasuki babak kedua, skenario tak banyak berubah. Herrera kembali menepis tendangan bebas Rashford pada menit ke-49. Osasuna bahkan nyaris unggul ketika Víctor Muñoz memanfaatkan kesalahan Pedri, namun tembakannya melenceng dari sasaran.
Setelah terus menggempur, Barcelona akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-70. Raphinha menerima umpan Pedri dan melepaskan tembakan keras mendatar ke sudut bawah gawang yang tak mampu dijangkau Herrera.
Gol tersebut membuka keran kepercayaan diri tuan rumah. Meski Yamal kembali digagalkan Herrera pada menit ke-82, Osasuna akhirnya menyerah untuk kedua kalinya.
Empat menit jelang laga usai, Raphinha menyambar bola di tiang jauh setelah umpan silang Jules Kounde sempat dipotong bek lawan.
Kemenangan Beruntun dan Fokus ke Diri Sendiri
Hasil ini menjadi kemenangan kelima beruntun Barcelona di semua kompetisi sejak kekalahan 0-3 dari Chelsea di Liga Champions bulan lalu. Osasuna, sebaliknya, mencatat kekalahan keenam beruntun di Catalonia tanpa mencetak gol.
Meski unggul jauh dari Real Madrid, yang akan bertandang ke markas Alaves, Raphinha menegaskan timnya memilih fokus pada performa sendiri.
“Kami harus fokus pada diri kami sendiri. Jika kami melakukan pekerjaan dengan baik, kami tidak perlu memikirkan tim lain. Kami bermain lebih baik dan semakin banyak poin tentu semakin bagus,” ujar Raphinha.
Dengan performa yang semakin solid dan ketajaman Raphinha sebagai pemimpin di lapangan, Barcelona kini semakin percaya diri menatap persaingan gelar LaLiga musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries