Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bantai Persebo Bondowoso, Persewangi Kunci Jatah Lolos Babak 32 Besar Liga 4 Jatim

Fredy Rizki Manunggal • Minggu, 14 Desember 2025 | 12:00 WIB
Penyerang Persewangi Bayu Mahardika melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama di menit ke-11 ke gawang Persibo 1964 di Stadion Diponegoro, Sabtu (13/12).
Penyerang Persewangi Bayu Mahardika melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama di menit ke-11 ke gawang Persibo 1964 di Stadion Diponegoro, Sabtu (13/12).

RADARBANYUWANGI.ID - Skema permainan berbeda ditampilkan anak-anak Persewangi sore kemarin  (13/12). Menurunkan beberapa pemain seperti Anis Mujiono, Wenceslaus, dan Kakasih sejak awal, Laskar Blambangan (The Lasblang) berhasil menang telak 3-0 atas Persebo 1964.

Kemenangan itu tak hanya menambah poin Persewangi, tim asuhan Francis Reynald Wewengkang mengunci jatah lolos ke babak 32 besar dari Grup K Liga 4 Jatim. Permainan Persewangi tampak berubah di laga kedua.

Pilihan skuad yang dipasang coach Enal –panggilan akrab Francis Reynald Wewengkang - tampil menusuk pertahanan alwan sejak awal. Gol manis pun tercipta melalui kaki Bayu Mahardika di menit ke-38.

Gol itu langsung menekan mental tim lawan. Tujuh menit kemudian, giliran Anis Mujiono yang mendapat gol cantik dari tendangan bebas setelah terjadi pelanggaran antara kiper Persebo dan pemain Persewangi.

Gol penutup Persewangi tercipta dari kemelut di menit ke- 48. Teddy Galih hanya perlu memberi sontekan ringan ke gawang Persebo untuk memastikan tiga gol kemenangan Persewangi.

Dalam laga ini, coach Enal memiliki beberapa paket pemain yang disiapkan menyesuaikan strategi tim.

Di babak kedua, Enal juga menurunkan dua gelandang asal Banyuwangi, Akbar Syakira dan Dheo Zhendi bersamaan. Masuknya kedua pemain, terutama akbar merubah pola permainan menjadi lebih terbuka.

Presiden Persewangi Handoko mengaku puas dengan performa timnya pada laga kedua. Dia melihat ada progres dari skema yang dimainkan pelatih dari dua laga terakhir. Dengan hasil ini, Persewangi telah mengunci satu kaki mereka di babak 32 besar.

"Kita akan langsung mengajukan lagi tuan rumah untuk babak 32 besar. Semoga motivasi pemain terus meningkat setelah ini," tegasnya.

Pelatih Persewangi, Francis Reynald Wewengkang mengatakan,  para pemain bertanding lebih tenang di laga kedua.

Enal juga mengakui ada beberapa rotasi yang dilakukanya untuk menyesuaikan kondisi permainan.

"Anak anak sudah mulai percaya diri, tadi Akbar juga turun dengan performa yang cukup baik untuk tim. Kita optimis bisa sapi bersih laga terakhir," ungkap Enal.

Manajer Persebo 1964 Subangkit menambahkan, gol pertama Persewangi menghancurkan mental para pemainya.

Bukan tanpa alasan, dia menilai ada pelanggaran yang dilakukan sebelum gol itu tercipta namun tetap dibiarkan oleh wasit.

"Mental kami terpengaruh karena pemain ditarik sebelum gol. Semoga dipertandingan selanjutnya kepemimpinan wasit lebih baik," kata Subangkit

Mitra dan BP Gugur Lebih Awal

Sementara itu, Tim Liga 4 asal Banyuwangi, Mitra Surabaya, kembali menelan kekalahan pada lanjutan Grup K Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Pada laga terbarunya, skuad besutan Iwan Sampurno harus mengakui keunggulan PSSS Situbondo dengan skor tipis 1-2.

Kekalahan tersebut sekaligus menutup peluang Mitra Surabaya untuk melaju ke fase berikutnya. Setelah menelan dua kekalahan beruntun, Mitra dipastikan tersingkir dari persaingan Grup K Liga 4 Jawa Timur.

Sebaliknya, hasil ini menjaga asa PSSS Situbondo untuk lolos ke babak selanjutnya. Tim berjuluk Laskar Situbondo itu masih memiliki peluang jika mampu mengamankan poin pada laga terakhir fase grup.

Asisten Pelatih Mitra Surabaya Febrian Sofiyandi mengatakan,  hasil minor yang diterima timnya cukup wajar. Ia mengakui Mitra Surabaya nyaris tanpa persiapan sebelum mengikuti kompetisi Liga 4.

Kondisi tersebut berdampak pada kebugaran pemain yang terlihat menurun dalam dua pertandingan terakhir.

“Secara stamina memang sangat terasa. Anak-anak sudah berjuang maksimal, tapi persiapan yang minim sangat berpengaruh,” ujarnya.

Pada pertandingan lain di Grup K, tim Banyuwangi Putra (BP) juga harus angkat koper lebih awal. BP tak berdaya saat menghadapi Baruna Nusantara FC dan kalah telak dengan skor 0-6.

Dengan hasil tersebut, praktis hanya Persewangi Banyuwangi dan Baruna Nusantara FC yang masih memiliki peluang lolos ke babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Liga 4 Jatim #Persebo #persewangi