RADARBANYUWANGI.ID - Kesiapan skuad Persewangi Banyuwangi akan kembali diuji pada laga kedua melawan Persebo 1964 sore ini (13/12).
Sama-sama berhasil memenangkan laga perdana, pertandingan kedua tim akan menentukan siapa penguasa klasemen Grup K Liga 4 Jawa Timur.
Pada pertandingan pertama, kedua tim sama-sama menang tipis.
Persebo 1964 menang dengan skor 2-1 atas Mitra Surabaya setelah sebelumnya lebih dulu unggul dua gol. Sedangkan Persewangi juga unggul tipis 1-0 dari PSSS Situbondo.
Gol Persewangi didapat dari tendangan bebas yang disambar langsung eks striker Persita, Syahrul Reza Mugi Rahayu menciptakan satu-satunya gol untuk kemenangan Laskar Blambangan.
Di atas kertas, materi pemain Persewangi berada jauh di atas Persebo 1964.
Manajer Persebo, Subangkit Adi Putra mengatakan, persiapan mereka tahun ini tidak sebaik tahun lalu. Waktu persiapan hanya sekitar satu bulan.
Komposisi pemain Persebo juga diisi 50 persen pemain lokal, dan sisanya diambil dari wilayah sekitar Bondowoso seperti Jember dan Situbondo.
Namun di lapangan, performa Persebo cukup impresif. Mereka berhasil membuat Mitra Surabaya yang masih didominasi skuad lama kewalahan.
Iwan Sampurno dkk bahkan kesulitan untuk membuka peluang sebelum akhirnya berhasil memperkecil ketinggalan.
"Persiapan kita sebenarnya lebih baik tahun kemarin, tapi tahun ini memang semangat dan kekompakan kita lebih tinggi," kata Subangkit.
Performa Persewangi sendiri sudah cukup ofensif dilaga pertama.
Tapi, penonton tampaknya masih membandingkan performa Persewangi dengan musim lalu yang lebih produktif.
Karena itu, laga ini akan kembali menjadi pembuktian bagi Coach Enal untuk meyakinkan publik.
Terutama untuk menunjukkan bahwa Persewangi siap mengarungi musim ini.
Pelatih Persewangi Francis Reynald Wewengkang mengatakan, target awal bisa menyapu bersih seluruh laga.
Bagaimanapun jalanya pertandingan, kemenangan menjadi target utamanya.
"Yang terpenting bisa memenangkan pertandingan, permainan akan kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan," pungkasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin