RADARBANYUWANGI.ID - Gol semata wayang Syahrul Reza Mugi Rahayu pada menit ke-25 membuka fase kemenangan bagi Persewangi di Liga 4 Jatim.
Bertanding melawan PSSS Situbondo di Stadion Diponegoro sore kemarin (11/12), tim asuhan coach Enal itu menjadi satu-satunya tim asal Banyuwangi yang memenangi laga perdana Liga 4 Jawa Timur.
Hingga babak akhir pertandingan, Persewangi unggul tipis 1-0 kontra PSSS Situbondo.
Di laga lainya, semua klub asal Banyuwangi tumbang. Di grup H, Banyuwangi Putra (BP) kalah 2-3 dari Persebo Muda Bondowoso. Sementara Baruna Nusantara tumbang 1-2 dari Persid Jember.
Sedangkan Mitra Surabaya yang sama-sama berada di Grup K bersama Persewangi juga tergelincir 1-2 dari Persebo 1964.
Kemenangan Persewangi pun terbilang cukup beruntung. Gol Persewangi lahir lewat skema cepat.
Umpan silang tajam dari sisi kanan langsung dituntaskan dengan sundulan penyerang nomor 10 Syahrul Reza yang tak mampu dibendung kiper PSSS, Valent Ramadanka.
Setelah gol itu, permainan dari Persewangi dan PSSS tampak terus saling menekan.
Meski didominasi pemain muda, pemain PSSS tampak tak terbebani di laga tersebut.
Mereka sempat mendapat dua kesempatan emas dan berhadapan dengan kiper Persewangi.
Sayangnya, pemain Macan Baluran - julukan PSSS - tak mampu memanfaatkan peluang tersebut. Head coach PSSS Abdul Holim Al Rosyid mengakui timnya tampil terburu-buru.
Meski demikian, dirinya mengaku puas karena mampu menahan Persewangi untuk tak menambah gol di laga itu.
“Ada dua peluang emas yang harusnya bisa masuk. Tapi gagal. Komposisi pemain kami hanya dua pemain yang senior. Sisanya junior karena ini proyek jangka panjang,’’ kata Holim.
Pelatih Persewangi Francis Reynald Wewengkang menilai kemenangan ini penting sebagai modal awal.
Sesuai target awal, Enal ingin menyapu bersih seluruh pertandingan di putaran 64 besar.
“Anak-anak bermain baik. Tapi kami tahu setiap lawan yang menghadapi Persewangi akan sangat termotivasi,’’ ujarnya.
Sumbang Donasi untuk Aceh dan Sumatera
Di tengah pertandingan yang cukup ketat, manajemen Persewangi bekerja sama dengan lembaga sosial Al Falah untuk mengumpulkan donasi bagi para korban bencana alam di Aceh dan sebagian Sumatera.
Persewangi bersama sponsor utamanya Magenta Corporaton ikut menyumbang sebesar Rp 10 juta untuk donasi tersebut.
"Kita ingin meringankan beban saudara kita yang terdampak di Aceh dan Sumatera," kata owner Persewangi, Purwo Handoko.
Donasi juga diberikan untuk para korban banjir, terutama pemain sepak bola di Aceh dan Sumatera.
Dengan harapan para pemain dan keluarganya bisa merasakan kepedulian dari klub sepak bola yang berada jauh dari Aceh dan Sumatera.
"Jumlahnya mungkin sedikit, tapi kami berharap bisa meringankan para korban banjir," kata Purwo. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin