Hasil ini semakin menambah tekanan pada pelatih Madrid, Xabi Alonso, yang kembali gagal membawa timnya bangkit di tengah performa yang merosot.
Gol Nico O’Reilly dan penalti Erling Haaland, yang mencatatkan gol ke-51 dari 50 penampilan Liga Champions, mengamankan tiga poin penting bagi City.
Keduanya datang hanya dalam kurun sepuluh menit jelang akhir babak pertama, membalikkan keunggulan awal Madrid yang dicetak Rodrygo menit ke-28.
Kemenangan ini sekaligus memperbaiki perjalanan City di Eropa setelah sebelumnya tumbang secara mengejutkan dari Bayer Leverkusen.
Madrid Kehilangan Ketajaman Tanpa Mbappe
Los Blancos sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Namun tanpa Kylian Mbappe yang hanya duduk di bangku cadangan karena cedera, tidak ada satu pun peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.
Kekalahan ini juga menjadi yang kedua secara beruntun bagi Madrid setelah dihantam Celta Vigo pada akhir pekan lalu.
Peluit panjang pertandingan disambut sorakan kecewa dari tribun Bernabeu, menandakan tingkat frustrasi publik terhadap performa tim dan tekanan yang kembali mengarah pada Alonso.
Pertandingan Intens Sejak Menit Awal
Ini adalah pertemuan ke-11 kedua tim dalam kurun kurang dari enam tahun, dan duel kali ini kembali menghadirkan ketegangan tinggi.
Madrid sempat mendapat penalti setelah wasit menilai Matheus Nunes melanggar Vinicius Junior, namun VAR membatalkan keputusan tersebut karena pelanggaran terjadi di luar kotak penalti. Tendangan bebas yang dihasilkan kemudian dibelokkan dan melebar.
Real Madrid terus menekan, termasuk ketika Vinícius gagal memaksimalkan umpan rendah berbahaya dari Rodrygo. Namun kesempatan berikutnya langsung berbuah gol.
Berawal dari perebutan bola yang dimenangkan Álvaro Carreras, Jude Bellingham memberikan umpan ke Rodrygo yang kemudian melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh, tak terjangkau Gianluigi Donnarumma.
City juga tampil atraktif dan mampu membangun sejumlah serangan, meski tanpa hasil. Kebangkitan mereka justru lahir dari situasi bola mati.
Comeback City: O’Reilly & Haaland Pecahkan Kebuntuan
City menyamakan kedudukan melalui O’Reilly yang memanfaatkan bola muntah setelah Thibaut Courtois gagal menangkap sundulan Josko Gvardiol dari situasi sepak pojok.
Tak lama berselang, City kembali memperoleh keuntungan. Antonio Rüdiger melakukan pelanggaran terhadap Haaland di dalam kotak penalti. Setelah melalui tinjauan VAR yang panjang, wasit memastikan penalti. Haaland dengan tenang mengeksekusi dan mengecoh Courtois untuk membawa City unggul 2-1.
City hampir menambah gol ketiga sebelum jeda jika saja Courtois tidak melakukan dua penyelamatan gemilang terhadap Haaland dan Rayan Cherki.
Madrid Menekan, City Bertahan
Memasuki babak kedua, Courtois kembali dipaksa bekerja keras. Tembakan Cherki yang berbelok arah tepat mengenai badannya dan menghasilkan penyelamatan tak disengaja.
Madrid masih berusaha mengejar ketertinggalan. Peluang muncul dari serangan balik, namun tendangan Bellingham melambung. Rudiger dan Vinícius juga mendapat peluang masing-masing, sementara upaya sundulan Endrick hanya membentur mistar gawang.
Meski tekanan Madrid meningkat hingga detik terakhir, City tetap berhasil mempertahankan keunggulan dan membawa pulang kemenangan krusial dari ibu kota Spanyol. (*)
Editor : Niklaas Andries