Duel ini menjadi pertemuan perdana kedua klub, sekaligus laga pertama Brann melawan wakil Turki. Sementara itu, Fenerbahce pernah bersua klub Norwegia pada musim 2015-16, ketika mereka mengalahkan Molde di kandang.
Fenerbahce dalam Tren Positif, Tapi Masih Rapuh di Tandang
Fenerbahce memulai perjalanan mereka di Liga Europa dengan kekalahan 1-3 dari Dinamo Zagreb. Menariknya, itu menjadi satu-satunya kekalahan mereka di bawah asuhan Domenico Tedesco.
Pelatih asal Italia tersebut telah mencatat 17 laga di semua ajang dengan torehan sembilan kemenangan, tujuh imbang, dan satu kekalahan.
Sejak tumbang dari Zagreb, Fenerbahce bangkit dan meraih delapan poin dari empat pertandingan berikutnya di Eropa, sekaligus menipiskan jarak di Liga Super Turki menjadi hanya tiga poin dari Galatasaray.
Meski tengah menikmati tren positif, termasuk 13 laga tanpa kekalahan di semua kompetisi dengan 8 menang, 5 imbang, statistik tandang mereka di Eropa menjadi sorotan.
Fenerbahce belum mampu menang dalam pertandingan tandang Liga Europa musim ini dengan 1 imbang, 3 kalah. Bahkan, saat bertemu Molde pada 2015-16, mereka kalah 1-3 dalam lawatan ke Norwegia.
Kedisiplinan juga menjadi isu yang menghantui. Fenerbahce mengoleksi 22 kartu kuning dalam lima laga awal fase liga, jumlah terbanyak dibandingkan tim lain, yang kerap mengganggu ritme permainan mereka.
Brann Mengandalkan Kekuatan Kandang
Brann ingin memanfaatkan kesulitan Fenerbahce saat bermain di luar Turki. Kedua kemenangan mereka di Liga Europa musim ini diraih di kandang, menunjukkan kuatnya dukungan publik Bergen.
Namun, mereka harus menghadapi masalah berupa kurangnya ritme pertandingan, mengingat laga terakhir mereka berlangsung hampir dua pekan lalu ketika menekuk HamKam 3-1 pada partai penutup musim.
Finis di posisi keempat Eliteserien mengamankan tiket kualifikasi Conference League 2026-2027. Kini, Brann berusaha menembus fase lanjutan Liga Europa untuk kedua kalinya sepanjang sejarah klub. Pertahanan menjadi modal utama—hanya Lyon yang mencatat lebih banyak cleansheet daripada tiga yang dimiliki Brann pada lima laga awal.
Performa Terakhir
SK Brann – Liga Europa: Seri-Seri-Menang-Menang-Kalah
SK Brann – Semua Kompetisi: Menang-Seri-Kalah-Seri-Seri-Kalah
Fenerbahce – Liga Europa: Seri-Seri-Menang-Menang-Kalah
Fenerbahce – Semua Kompetisi: Seri-Seri-Seri-Menang-Menang-Seri
Kabar Tim
SK Brann
Brann masih kehilangan empat pemain akibat cedera: Felix Myhre, Jonas Torsvik, Sakarias Opsahl, dan Saevar Magnusson. Gelandang muda Eggert Aron Gudmundsson juga diragukan tampil setelah absen pada kemenangan atas HamKam.
Fenerbahce
Fenerbahce pun pincang. Nelson Semedo dan mantan bek Leicester City, Caglar Soyuncu, absen karena cedera.
Jhon Duran tidak tersedia akibat kartu merah saat imbang 1-1 dengan Ferencvaros. Kapten Mert Yandas juga belum bisa bermain karena menjalani skorsing terkait investigasi dugaan pelanggaran taruhan.
Perkiraan Susunan Pemain
SK Brann (4-3-3): Dyngeland; De Roeve, Helland, Larsen, Dragsnes; Kornvig, Sorensen, Pedersen; Castro, Finne, Mathisen
Fenerbahce (4-2-3-1): Ederson; Muldur, Skriniar, Oosterwolde, Brown; Yuksek, Alvarez; Nene, Asensio, Akturkoglu; En-Nesyri
Prediksi Skor: SK Brann 1-1 Fenerbahce
Dengan pertahanan solid dan dukungan publik Bergen, Brann memiliki peluang besar memberi tekanan. Namun, kualitas dan momentum Fenerbahce tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Laga diprediksi berlangsung ketat, dan hasil imbang tampaknya menjadi skenario paling realistis. (*)
Editor : Niklaas Andries