Kedua tim sama-sama mencari kemenangan setelah menelan kekalahan pada matchday keempat, Palace dikalahkan Strasbourg, sementara Shelbourne tumbang dari AZ Alkmaar.
Crystal Palace: Konsisten di Liga, Inkonsisten di Eropa
Crystal Palace membuka jadwal padat Desember dengan hasil positif, meraih dua kemenangan tandang beruntun di Premier League melawan Burnley dan Fulham. Kemenangan 2-1 atas Fulham, berkat gol menit ke-87 dari sang kapten Marc Guehi, mengantarkan The Eagles naik ke peringkat keempat klasemen.
Dengan 26 poin dari 15 laga, ini merupakan start terbaik Palace dalam sejarah mereka di kasta tertinggi Inggris, sekaligus memperkuat peluang lolos ke Liga Champions.
Namun di Liga Konferensi Eropa, Palace belum stabil. Mereka bergantian menang dan kalah dalam empat pertandingan pertama, sehingga berada di posisi ke-18 dari 36 tim, meski hanya terpaut dua poin dari delapan besar.
Pada laga tandang Eropa terakhir, Palace gagal mempertahankan keunggulan dan kalah 2-1 dari Strasbourg. Pelatih Oliver Glasner menyesalkan banyak peluang terbuang, termasuk dua tembakan yang mengenai tiang.
Meski begitu, Palace tetap menjadi favorit juara kompetisi ini dan berpeluang menjadi klub Inggris ketiga yang menjuarai Liga Konferensi setelah West Ham 2023 dan Chelsea 2025. Namun, Glasner dipastikan menuntut kemenangan di Dublin untuk menjaga peluang lolos otomatis ke babak 16 besar.
Shelbourne: Debut Kelam di Eropa
Sebagai klub Irlandia kedua dalam sejarah yang mencapai fase grup UEFA, Shelbourne justru terpuruk tanpa kemenangan dalam empat laga. Lebih buruk lagi, mereka menjadi satu-satunya tim yang belum mencetak gol sepanjang fase liga musim ini.
Setelah imbang tanpa gol melawan BK Hacken, Shelbourne kalah beruntun dari Shkendija 1-0, Drita 1-0, dan AZ Alkmaar 2-0. Kekalahan dari AZ membuat mereka berada di peringkat 34 dari 36 tim, terpaut empat poin dari zona playoff dengan sisa dua pertandingan.
Shelbourne tidak bermain dalam kompetisi resmi sejak awal November karena Liga Irlandia sudah berakhir. Mereka menutup musim di posisi ketiga, tujuh poin di belakang juara Shamrock Rovers.
Dengan musim 2026 baru dimulai Februari mendatang, fokus penuh kini diberikan untuk mengejar poin perdana dan mencoba menciptakan sejarah sebagai klub Irlandia pertama yang mengalahkan tim Inggris dalam 28 percobaan.
Performa Terbaru
Form Liga Konferensi – Shelbourne: Seri-Kalah-Kalah-Kalah
Form Shelbourne (semua kompetisi): Menang-Kalah-Menang-Seri-Kalah-Kalah
Form Liga Konferensi – Crystal Palace: Menang-Kalah-Menang-Kalah
Form Crystal Palace (semua kompetisi): Seri-Menang-Kalah-Kalah-Menang-Menang
Kabar Tim
Shelbourne
1. Bek kiri pinjaman dari Liverpool, James Norris, kembali tersedia setelah menjalani sanksi satu pertandingan.
2. Gelandang Jack Henry-Francis kemungkinan tetap menjadi starter, didampingi JJ Lunney dan Kerr McInroy.
3. Di lini depan, pelatih Joey O’Brien mempertimbangkan antara Mipo Odubeko atau John Martin untuk mendampingi Harry Wood.
Crystal Palace
1. Daniel Munoz absen lawan Fulham karena cedera lutut dan besar kemungkinan tidak diturunkan di laga ini.
2. Ismaila Sarr masih menepi karena cedera pergelangan kaki.
3. Pemain lain yang tidak tersedia: Cheick Doucoure, Caleb Kporha, Rio Cardines, dan Chadi Riad.
4. Glasner diperkirakan melakukan rotasi, dengan Jaydee Canvot, Borna Sosa, Will Hughes, Jefferson Lerma, dan Justin Devenny berpeluang menjadi starter.
Perkiraan Susunan Pemain
Shelbourne (5-3-2): Speel; Mbeng, Barrett, Ledwidge, Norris, Kelly; Henry-Francis, Lunney, McInroy; Wood, Odubeko
Crystal Palace (3-4-2-1): Henderson; Canvot, Lacroix, Guehi; Clyne, Lerma, Hughes, Sosa; Devenny, Pino; Nketiah
Prediksi Skor: Shelbourne 0–3 Crystal Palace
Kedua tim memiliki motivasi besar, namun kualitas menjadi pembeda. Crystal Palace diprediksi terlalu kuat bagi Shelbourne yang belum mencetak gol sejauh ini. The Eagles diperkirakan menang meyakinkan 3-0 dan menjaga langkah menuju babak 16 besar. (*)
Editor : Niklaas Andries