Kedua tim baru saja meraih hasil imbang pada pertandingan liga terbaru mereka, dan kini berambisi tampil lebih baik untuk mengamankan posisi di persaingan menuju 16 besar.
AZ Alkmaar: Masih Mencari Konsistensi di Kancah Eropa
AZ sempat masuk daftar favorit juara Liga Konferensi, namun start mereka jauh dari kata ideal setelah dibantai 4-0 oleh AEK Larnaca.
Kemenangan tipis 1-0 atas Slovan Bratislava sempat mengangkat moral, tetapi kekalahan 3-1 dari Crystal Palace pada matchday ketiga membuat mereka kembali tersungkur.
Rentetan tiga kekalahan beruntun pada November akhirnya terhenti setelah kemenangan 2-0 atas Shelbourne, yang membuka kembali peluang mereka di Eropa.
Hasil imbang 2-2 melawan Go Ahead Eagles pekan lalu membuat AZ kini tertinggal 15 poin dari PSV Eindhoven di Eredivisie. Dengan situasi tersebut, Liga Konferensi dan KNVB Beker menjadi peluang realistis mereka meraih trofi musim ini.
AZ tiba di Pristina dengan menduduki peringkat ke-20 dalam klasemen format liga UEFA. Situasi yang sangat ketat membuat kemenangan menjadi harga mati, hasil selain tiga poin akan sangat merugikan.
Performa tandang mereka juga menjadi sorotan. AZ kalah dengan agregat 7-1 dalam dua laga tandang Eropa terakhir dan belum menunjukkan kestabilan sepanjang musim saat bermain di markas lawan.
Drita: Debutan yang Tampil Mengejutkan
Drita tampil mengesankan dalam debut mereka di fase grup kompetisi UEFA. Dalam empat pertandingan, mereka meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang, mengumpulkan delapan poin dari total 12 yang tersedia.
Namun kesuksesan di Eropa menggerus performa domestik. Mereka kini berada di peringkat kelima AlbiMall Superliga, yang membuat peluang mempertahankan gelar liga semakin berat.
Meski demikian, hanya tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Samsunspor di Liga Konferensi, anak asuh Zekirija Ramadani tetap optimistis. Kemenangan atas AZ akan membawa mereka selangkah lebih dekat menuju babak 16 besar.
Walau unggul posisi, Drita sadar bahwa AZ merupakan lawan terberat di grup, namun juga peluang terbaik untuk menunjukkan kualitas mereka.
Menariknya, Drita selalu mencetak gol terlebih dahulu dalam tujuh dari sembilan laga terakhir, sebuah tren positif menghadapi AZ yang kebobolan lebih dulu dalam enam dari tujuh laga terbarunya.
Performa Terbaru
Baca Juga: Daftar Harga Emas Perhiasan 10 Desember 2025: Mayoritas Turun di Semua Kadar
Drita – Liga Konferensi: Seri-Seri-Menang-Menang
Drita – Semua Kompetisi: Menang-Menang-Menang-Kalah-Menang-Seri
AZ Alkmaar – Liga Konferensi: Kalah-Menang-Kalah-Menang
AZ Alkmaar – Semua Kompetisi: Kalah-Kalah-Menang-Kalah-Menang-SeriKabar Tim
Drita
1. Juan Camilo Mesa Antunez masih cedera sejak kekalahan kualifikasi Liga Champions vs Copenhagen pada Juli.
2. Arb Manaj dan Mamadou Soumahoro diragukan tampil. Absennya Manaj—yang mencetak gol dalam dua laga terakhir Liga Konferensi—akan menjadi pukulan besar.
AZ Alkmaar
1. Jordy Clasie, Denso Kasius, dan Lequincio Zeefuik absen karena cedera pergelangan kaki.
2. Seiya Maikuma mengalami cedera lutut.
3. Mexx Meerdink kembali absen untuk pertandingan ke-12 akibat cedera pangkal paha saat membela Belanda.
4. Troy Parrott akan kembali memimpin lini depan setelah mencetak lima gol dan satu assist dari 11 laga.
Perkiraan Susunan Pemain
Drita (4-2-3-1): Maloku; Ovouka, Pellumbi, Bejtulai, Krasniqi; Limaj, Dabiqaj; Abazaj, Ajzeraj, Balaj; Krasniqi
AZ Alkmaar (4-3-3): Owusu-Oduro; Garcia, Penetra, Goes, De Wit; Smit, Mijnans, Koopmeiners; Jensen, Parrott, Weslley
Prediksi Skor: Drita 1–3 AZ Alkmaar
Drita tampil meyakinkan di kompetisi Eropa dan layak berada di posisi persaingan lolos otomatis. Namun kualitas dan kedalaman skuad AZ diyakini akan berbicara lebih lantang di Pristina.
Kami memprediksi AZ akan meraih tiga poin dan memberikan kekalahan pertama bagi Drita di Liga Konferensi musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries