Salah satu kebangkitan paling terkenal terjadi pada fase grup Liga Champions 2004-2005 ketika The Reds membutuhkan kemenangan minimal dua gol atas Olympiacos untuk lolos ke babak berikutnya.
Dalam laga tersebut, Liverpool tertinggal lebih dulu lewat gol bebas Rivaldo. Namun, di babak kedua, pasukan Rafael Benitez bangkit spektakuler. Tiga gol, termasuk sepakan voli ikonik dari sang kapten Steven Gerrard, mengubah malam itu menjadi salah satu momen paling berkesan di Anfield.
Berikut ini rangkuman 10 comeback terbesar Liverpool sepanjang sejarah, dirilis tepat pada peringatan 21 tahun kemenangan dramatis atas Olympiacos.
10. Manchester City 2-3 Liverpool (Premier League 5 Oktober 2008)
Baca Juga: Season 1 BJ League Tuntas, Empat Juara Lahir: Alen Kokoh di Puncak Klasemen Piala KONI Banyuwangi
Laga ini belum sekrusial pertemuan City-Liverpool di era modern. Namun, kemenangan ini menjadi penentu penting dalam musim ketika Liverpool nyaris menjuarai Premier League.
Tertinggal 0-2 lewat gol Stephen Ireland dan Javier Garrido, Liverpool bangkit lewat dua gol Fernando Torres di babak kedua sebelum Dirk Kuyt mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-90.
9. Liverpool 4-3 Newcastle United (Premier League 3 April 1996)
Sering disebut sebagai pertandingan terbaik dalam sejarah Premier League, drama tujuh gol ini menjadi legenda tersendiri.
Liverpool sempat unggul, kemudian tertinggal 1-2 dan 2-3, sebelum Stan Collymore memastikan kemenangan dramatis di masa tambahan waktu yang membuat publik Anfield bergemuruh.
8. Liverpool 3-1 Saint-Etienne (European Cup 16 Maret 1977)
Laga ikonik yang mempertegas reputasi Anfield sebagai salah satu stadion paling angker di Eropa. Butuh dua gol untuk lolos, Liverpool membalik keadaan lewat Ray Kennedy dan gol krusial David Fairclough menjelang akhir laga. Comeback ini menjadi batu loncatan menuju gelar European Cup pertama The Reds.
7. Arsenal 1-2 Liverpool (Final Piala FA 12 Mei 2001)
Final Piala FA pertama yang digelar di luar Inggris, dan langsung menjadi salah satu yang terbaik. Liverpool tampil di bawah tekanan hampir sepanjang laga hingga Michael Owen memutar keadaan dengan dua gol cepat menjelang laga berakhir.
Musim itu, Liverpool meraih treble (Piala FA, Piala Liga, Piala UEFA), sementara Owen memenangkan Ballon d’Or.
6. Liverpool 3-2 Club Brugge (Final UEFA Cup 28 April 1976)
Tertinggal dua gol dalam 15 menit pertama, Liverpool bangkit dengan tiga gol dalam enam menit lewat Ray Kennedy, Jimmy Case, dan Kevin Keegan. Skor agregat dipertahankan di leg kedua, memastikan trofi kembali ke Merseyside.
5. Liverpool 3-1 Olympiacos (Liga Champions 8 Desember 2004)
Comeback yang melahirkan salah satu gol terbaik dalam sejarah Anfield. Setelah tertinggal lewat free kick Rivaldo, Liverpool butuh tiga gol di babak kedua.
Florent Sinama-Pongolle dan Neil Mellor membuka jalan sebelum Steven Gerrard melepaskan tendangan voli bersejarah yang memastikan tiket ke babak 16 besar, awal dari perjalanan menuju Keajaiban Istanbul.
4. Liverpool 3-3 West Ham (Liverpool menang 3-1 penalti Final Piala FA 13 Mei 2006)
Dikenal sebagai “Gerrard Final”, laga ini menampilkan performa individu luar biasa sang kapten. Gerrard mencetak gol penyeimbang spektakuler dari jarak 35 meter di penghujung laga sebelum Liverpool menang lewat adu penalti.
3. Liverpool 4-3 Borussia Dortmund (Liga Europa 14 April 2016)
Pertandingan terbaik dalam sejarah Liga Europa. Butuh tiga gol setelah tertinggal agregat akibat gol cepat Dortmund, Liverpool bangkit lewat Origi, Coutinho, Sakho, dan gol kemenangan Dejan Lovren di menit 91. Anfield kembali membuktikan magisnya pada malam Eropa.
2. Liverpool 4-0 Barcelona (Liga Champions 7 Mei 2019)
Kisah keajaiban modern Liverpool. Kalah 0-3 pada leg pertama, tanpa Mohamed Salah dan Roberto Firmino, Liverpool membutuhkan malam sempurna.
Origi membuka skor, Gini Wijnaldum mencetak dua gol dalam dua menit, lalu lahirlah momen legendaris: “Corner taken quickly” dari Trent Alexander-Arnold yang diselesaikan Origi untuk menyingkirkan Barcelona.
Publik Anfield menyaksikan salah satu malam terbesar dalam sejarah sepak bola.
1. Liverpool 3-3 AC Milan (Liverpool menang adu penalti Final Liga Champions 25 Mei 2005)
Tak ada yang mengungguli “The Miracle of Istanbul”. Tertinggal 0-3 pada babak pertama dari AC Milan yang bertabur bintang, Liverpool bangkit dalam lima menit ajaib lewat Gerrard, Smicer, dan Alonso.
Dua penyelamatan mustahil Jerzy Dudek di perpanjangan waktu dan aksi “spaghetti legs” saat adu penalti menuntaskan salah satu comeback terbesar dalam sejarah olahraga. (*)
Editor : Niklaas Andries