Inter Miami yang sebelumnya selalu menang empat gol di tiga laga playoff terakhir harus bekerja ekstra keras di final. Whitecaps sempat menyulitkan, namun magis Messi kembali menjadi pembeda.
Messi Tampil Superior di Final MLS Cup
Inter Miami unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Edier Ocampo, tetapi Vancouver membalas melalui Ali Ahmed 30 menit sebelum laga usai.
Dalam situasi genting, Messi mengambil alih permainan.
1. Assist untuk De Paul
Messi merebut bola di wilayah Vancouver sebelum mengirim umpan matang yang diselesaikan Rodrigo De Paul.
2. Umpan Kelas Dunia untuk Allende
Pada masa tambahan waktu, Messi mengontrol umpan lambung Jordi Alba dengan sempurna lalu memberikan through ball yang diselesaikan Tadeo Allende untuk gol ketiga Miami.
Dua assist itu memastikan Inter Miami menjadi juara MLS untuk pertama kalinya, sekaligus mempertegas status Messi sebagai pemain paling berpengaruh musim ini.
Messi pun dinobatkan sebagai MVP MLS Cup 2025, setelah mencatat 15 kontribusi gol dalam enam pertandingan playoff, sebuah statistik luar biasa bagi pemain yang terus menunjukkan kejeniusan tanpa batas.
Perpisahan Emosional: Alba dan Busquets Akhiri Karier dengan Trofi
Kemenangan ini menjadi momen sempurna bagi dua legenda Barcelona, Jordi Alba dan Sergio Busquets, yang sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka akan pensiun pada akhir musim 2025.
1. Jordi Alba: 103 penampilan bersama Inter Miami
2. Sergio Busquets: 116 penampilan selama dua setengah tahun di klub
Keduanya menutup karier gemilang dengan sebuah trofi bergengsi, didampingi sahabat lama mereka, Lionel Messi.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, yang juga mantan rekan setim mereka di Barcelona, mengungkapkan rasa bangganya:
“Saya sangat bangga dengan tim, para pemain, dan seluruh organisasi. Mereka (Alba dan Busquets) pantas mendapatkannya. Mereka mengubah mentalitas klub bersama Leo. Perpisahan ini luar biasa untuk mereka.”
Luis Suarez Tidak Bermain, Tapi Tetap Jadi Bagian Penting
Luis Suarez, legenda Barcelona lainnya, memang tidak tampil dalam final karena hanya menjadi pemain cadangan yang tidak digunakan. Meski demikian, kontribusinya sepanjang musim 2025 tetap menjadi elemen penting dalam perjalanan Inter Miami menuju puncak MLS. (*)
Editor : Niklaas Andries