Performa Cremonese
Cremonese mengakhiri rentetan 12 laga tak terkalahkan Bologna dengan kemenangan mengejutkan 3-1 di Stadio Dall’Ara pada Senin malam. Sebelumnya, mereka sempat menderita tiga kekalahan beruntun.
Penyerang veteran Jamie Vardy tampil tajam dengan mencetak dua gol setelah Martin Payero membuka skor. Kemenangan ini menempatkan Cremonese dengan 17 poin dari 13 laga, catatan terbaik kedua mereka di Serie A sepanjang sejarah.
Setelah promosi melalui playoff Serie B musim lalu, Cremonese memulai musim ini dengan hanya satu kekalahan dari sembilan laga awal.
Meski tanpa poin sepanjang November, mereka memulai Desember dengan hasil gemilang. Di bawah pelatih berpengalaman Davide Nicola, Cremo bergerak di jalur yang berbeda dari prediksi awal musim.
Namun, hanya satu dari empat kemenangan liga mereka musim ini terjadi di kandang. Mereka juga kalah dalam dua dari tiga pertemuan terakhir di Cremona saat menghadapi Lecce.
Performa Lecce
Baca Juga: Satpol PP Banyuwangi Ungkap Ciri-Ciri Rokok Ilegal, Sebar Edukasi Masyarakat soal Cukai
Lecce memiliki rekor kandang yang buruk sepanjang tahun ini, menjadi tim dengan poin kandang paling sedikit di Serie A selama 2024. Mereka bahkan mencatat 11 laga kandang tanpa mencetak gol, terburuk di lima liga top Eropa.
Meski demikian, mereka akhirnya meraih kemenangan pertama di Stadio Via del Mare di bawah Eusebio Di Francesco akhir pekan lalu. Gol dari Lassana Coulibaly dan Lameck Banda membawa Lecce unggul atas Torino, walau mereka sempat terancam kehilangan poin sebelum Wladimiro Falcone menggagalkan penalti di menit akhir.
Itu adalah penyelamatan penalti keempat Falcone di Serie A. Kemenangan tersebut mengangkat Lecce ke posisi 14 klasemen dengan 13 poin dari 13 laga.
Mereka kini berpeluang meraih kemenangan beruntun untuk pertama kalinya sejak Mei, dan sekaligus mengalahkan rival langsung dalam perebutan tempat aman.
Performa Terkini
Cremonese (Serie A): Seri-Menang-Kalah-Kalah-Kalah-Menang
Lecce (Serie A): Kalah-Kalah-Menang-Seri-Kalah-Menang
Berita Tim
Lecce
Daftar cedera Lecce masih mencakup Gaby Jean, Filip Marchwinski, dan Balthazar Pierret. Selain itu, Eusebio Di Francesco memiliki skuad penuh.
Gelandang Ylber Ramadani hampir pasti menjadi starter, mengingat ia adalah pemain dengan jarak tempuh lari terbanyak di Serie A musim ini (151,7 km).
Namun, lini depan Lecce belum menunjukkan ketajaman. Nikola Stulic dan striker muda Francesco Camarda sama-sama mengalami paceklik gol.
Cremonese
Federico Bonazzoli dan Jamie Vardy menjadi tumpuan utama setelah masing-masing mencetak empat gol. Vardy kini memburu gol dalam dua laga beruntun untuk pertama kalinya tahun ini.
Mikayil Faye masih bermasalah dengan cedera pergelangan kaki dan kemungkinan absen, bergabung dengan Michele Collocolo. Alessio Zerbin dan Faris Moumbagna sudah kembali masuk bangku cadangan saat melawan Bologna.
Perkiraan Susunan Pemain
Cremonese (3-5-2): Audero; Terracciano, Baschirotto, Bianchetti; Barbieri, Payero, Bondo, Vandeputte, Pezzella; Bonazzoli, Vardy
Lecce (4-2-3-1): Falcone; Veiga, Gaspar, Gabriel, Gallo; Ramadani, Coulibaly; Morente, Berisha, Banda; Stulic
Prediksi Skor: Cremonese 1–1 Lecce
Menariknya, kedua tim justru lebih banyak mengumpulkan poin di laga tandang ketimbang di kandang musim ini. Dengan Lecce yang mulai menunjukkan peningkatan stabil, duel diprediksi berlangsung ketat dan minim gol. Hasil imbang menjadi kemungkinan besar. (*)
Editor : Niklaas Andries