Meski Inter selama puluhan tahun mendominasi rival sekota Lombardy tersebut, Como kini hadir sebagai kekuatan baru yang siap menantang tradisi.
Pertemuan kali ini menjadi kesempatan bagi Lariani untuk meraih kemenangan perdana melawan Inter dalam 75 tahun, sebuah misi historis yang sangat berarti bagi klub yang sedang menanjak cepat.
Kondisi Terkini Inter Milan
Inter bangkit setelah dua kekalahan beruntun dan meraih kemenangan di liga pekan lalu lewat dua gol babak kedua dari Lautaro Martinez saat menundukkan Pisa.
Mereka kemudian menambah kepercayaan diri melalui kemenangan telak 5-1 atas Venezia di Coppa Italia, meski menurunkan banyak pemain pelapis.
Rekrutan baru musim panas, Andy Diouf, menjadi salah satu pencetak gol dan tampil menjanjikan. Inter kini menunggu pemenang duel Roma vs Torino untuk lawan pada perempat final.
Meski jadwal berat menanti pada dua pekan ke depan, termasuk Liga Champions dan Supercoppa Italiana, Inter harus fokus mempertahankan posisi di papan atas Serie A.
Mereka kini menjadi bagian dari persaingan ketat empat tim yang hanya dipisahkan satu poin bersama Roma, AC Milan, dan Napoli.
Sejarah jelas berpihak pada Inter, sejak kalah dari Como pada laga kandang Serie A pertama mereka pada 1950, Nerazzurri menang 13 pertemuan kandang beruntun setelahnya.
Momentum Gemilang Como
Como baru kembali ke Serie A musim lalu, tetapi langsung mencatat start terbaik sepanjang sejarah klub dengan 24 poin dari 13 pertandingan.
Tim besutan Cesc Fabregas ini tidak terkalahkan sejak Agustus dan baru saja mengalahkan Sassuolo 2-0 pada akhir pekan, mendekat hanya tiga poin dari zona Liga Champions.
Dengan catatan 12 laga tanpa kalah, Como telah memantapkan diri sebagai kandidat kuat Eropa musim ini.
Dua sosok jadi kunci:
1. Nico Paz, sang playmaker muda fenomenal dengan 5 gol dan 5 assist.
2. Cesc Fabregas, pelatih muda brilian yang berhasil membangun permainan dominan dengan penguasaan bola kurang dari 60%, setara dengan Inter.
Kemenangan akan membuat Como menyamai poin Inter, sebuah peningkatan besar dibanding musim lalu ketika mereka kalah 0-2 di dua pertemuan.
Bentuk Performa (Form Guide)
Inter Milan – Serie A: Kalah-Menang-Menang-Menang-Kalah-Menang
Inter – Semua Kompetisi: Menang-Menang-Kalah-Kalah-Menang-Menang
Como – Serie A: Seri-Menang-Seri-Seri-Menang-Menang
Berita Tim
Inter Milan
Usai rotasi besar di Coppa Italia, Cristian Chivu dipastikan menurunkan komposisi terbaik.
Nama-nama seperti Hakan Calhanoglu, Nicolò Barella, Yann Sommer, dan pemain inti lain kembali sebagai starter.
Pemain pelapis seperti Diouf, Davide Frattesi, hingga Stefan de Vrij kemungkinan kembali ke bangku cadangan.
Persaingan ketat terjadi untuk menemani Lautaro Martínez di lini depan, dengan Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny sama-sama mencetak gol di laga terakhir.
Sementara itu, duo sayap Denzel Dumfries dan Matteo Darmian masih absen.
Como
Como bertandang ke San Siro tanpa Sergi Roberto dan Edoardo Goldaniga.
Namun ada kabar baik:
1. Assane Diao mendekati pemulihan cedera paha2
2. Ivan Smolicic kembali tersedia setelah menjalani skorsing
Nico Paz akan memainkan laga ke-50 bersama Como, dengan target menambah kontribusi 18 keterlibatan gol Serie A sepanjang 2025.
Perkiraan Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2): Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Augusto, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Martinez
Como (4-2-3-1): Butez; Smolcic, Ramon, Carlos, Moreno; Perrone, Caqueret; Addai, Paz, Rodriguez; Douvikas
Prediksi Skor: Inter Milan 2-1 Como
Como akan memberi perlawanan tangguh berkat perkembangan pesat musim ini. Namun kedalaman skuad Inter serta pengalaman pada laga-laga besar diyakini membuat mereka mampu mengamankan kemenangan tipis.
Pertarungan dua pelatih muda, Chivu dan Fabregas, pun menjadi daya tarik tersendiri dalam duel ini. (*)
Editor : Niklaas Andries