Meski lebih sering tampil sebagai pemain cadangan, Irvan Mofu tidak pernah kehilangan motivasi. Berada di balik bayang-bayang striker utama PSS, Gustavo Tocantis, justru membuatnya semakin terpacu. Ketika kesempatan datang, ia menjawabnya dengan performa yang meledak.
Tiga Gol Penyelamat dalam Empat Laga
Kontribusi Mofu sangat terasa bagi PSS Sleman. Berikut jejak ketajamannya:
1. Pekan ke-9: Barito Putera 1–1 PSS Sleman
Masuk di menit ke-72, Irvan Mofu hanya butuh tujuh menit untuk mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-79. Gol itu memastikan Super Elang Jawa pulang dengan satu poin berharga.
2. Pekan ke-11: PSS Sleman 2–1 Persiku Kudus
Untuk pertama kalinya musim ini ia dipercaya turun sebagai starter dan bermain penuh 90 menit. Mofu membayar kepercayaan itu dengan gol kemenangan dramatis di menit 90+8.
3. Pekan ke-12: Deltras FC 1–1 PSS Sleman
Baca Juga: Hari Bakti PU ke-80 Jalan dan Jembatan Tetap Jadi Prioritas Pembangunan
Kembali tampil dari bangku cadangan pada menit ke-72, ia lagi-lagi menjadi penyelamat dengan gol penyeimbang pada menit 90+21, memastikan PSS membawa pulang satu poin dari Sidoarjo.
Statistik Efektif: Minim Menit, Maksimal Kontribusi
Hingga pekan ke-12, Irvan Mofu baru tampil dalam lima pertandingan, dengan hanya satu kali starter dan empat kali sebagai pengganti. Total menit bermainnya baru 133 menit, tetapi ia sudah mencetak tiga gol krusial—sebuah efisiensi yang mengesankan untuk seorang supersub.
PSS Sleman Tempel Ketat Puncak Klasemen
Berkat kontribusinya dan kekompakan tim, PSS Sleman kini berada di peringkat kedua Grup 2 (Grup Timur) Pegadaian Championship 2025/26. Dengan koleksi 27 poin, mereka hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen sementara, Barito Putera yang mengemas 28 poin. (*)
Editor : Niklaas Andries