RADARBANYUWANGI.ID - Serena Williams kembali menjadi sorotan setelah namanya muncul lagi dalam daftar pemain yang terdaftar pada sistem uji doping milik International Tennis Integrity Agency (ITIA).
Namun, hanya beberapa jam setelah informasi itu terungkap, legenda tenis tersebut menegaskan bahwa ia tidak berniat melakukan comeback.
Williams, 44 tahun, yang mengoleksi 23 gelar Grand Slam tunggal, resmi mengakhiri kariernya usai US Open 2022.
Meski begitu, ITIA mengonfirmasi bahwa sang juara kembali masuk dalam kelompok atlet yang wajib mengikuti tes doping di luar kompetisi. Namanya juga tercantum dalam dokumen terbaru ITIA yang dirilis pada 6 Oktober.
Serena Buka Suara: “Saya TIDAK kembali”
Tak lama setelah publik mengetahui dirinya kembali masuk daftar uji doping, Serena menulis di media sosial,
“Saya tidak kembali. Rumor ini benar-benar liar.”
Mengapa Serena meminta namanya dimasukkan lagi tanpa niat bermain? Hal ini masih menjadi tanda tanya besar, mengingat pemain yang masuk daftar tersebut dapat menerima kunjungan tester kapan pun.
Serena memang tidak pernah menyukai istilah “pensiun.” Pada 2022, ia lebih memilih mengatakan bahwa dirinya sedang “berkembang menjauh” dari tenis.
Momen Emosional di US Open 2022
US Open 2022 menjadi panggung perpisahan yang megah bagi Serena. Tokoh-tokoh terkenal seperti Bill Clinton, Billie Jean King, Tiger Woods, hingga Mike Tyson hadir memberi dukungan.
Williams memenangkan dua pertandingan awal sebelum akhirnya dihentikan Ajla Tomljanovic di putaran ketiga, setelah sebelumnya menyelamatkan lima match point dalam duel penuh atmosfer di Arthur Ashe Stadium.
Apakah Serena Masih Mungkin Comeback?
Secara teknis, pemain yang pensiun harus kembali tersedia untuk tes anti-doping selama enam bulan sebelum boleh kembali bertanding secara profesional.
Belum diketahui kapan tepatnya Serena meminta namanya dimasukkan kembali. Namun, bila dihitung sejak 6 Oktober, secara teori ia bisa kembali bertanding mulai April tahun depan, jika ia benar-benar menginginkannya.
Dengan 23 gelar Grand Slam tunggal, Serena hanya kalah dari Margaret Court dan Novak Djokovic dalam daftar peraih gelar mayor terbanyak sepanjang sejarah.
Jejak Emas dalam Karier Serena
1. 7 Australian Open
2. 3 French Open
3. 7 Wimbledon
4. 6 US Open
Total 23 gelar tersebut menjadikannya petenis putri tersukses pada era Open.
Venus Williams Sudah Comeback, Akankah Ada Duo Williams 2026?
Kakak Serena, Venus Williams, telah kembali ke tur tahun ini setelah absen 16 bulan. Pada usia 45 tahun, ia tampil di sektor tunggal dan ganda di US Open, bahkan menembus perempat final ganda putri bersama Leylah Fernandez.
Serena dan Venus sebelumnya meraih:
1. 14 gelar Grand Slam ganda
2. 3 medali emas Olimpiade
Kemungkinan reuni Williams bersaudara pada 2026 menjadi skenario yang menggoda, meskipun Serena tampaknya belum memiliki niat kembali ke lapangan. (*)
Editor : Niklaas Andries