Misi Bologna Pertahankan Trofi
Pada Mei lalu, Bologna mencatat sejarah dengan mengakhiri penantian 51 tahun untuk meraih trofi besar setelah menaklukkan AC Milan di final Coppa Italia. Euforia tersebut terbawa hingga musim ini, dengan Rossoblu tampil impresif di Serie A dan bersaing memperebutkan zona Eropa.
Sebelum kekalahan mengejutkan dari Cremonese pada Senin lalu, hasil negatif pertama sejak pertengahan September, Bologna mencatat 12 laga tanpa kekalahan di semua kompetisi.
Riccardo Orsolini sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti setelah Bologna tertinggal dua gol, namun gol kedua Jamie Vardy usai jeda mengubur harapan tuan rumah.
Kini, tanpa banyak waktu untuk bereaksi, Bologna bersiap memainkan laga Coppa Italia ke-300 dalam sejarah klub, bertepatan dengan duel derby yang sarat emosional.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada November lalu, ketika Bologna menang 3-1 di Stadio Tardini. Namun Parma datang dengan tekad membalas kekalahan itu di panggung yang lebih bergengsi.
Parma Berjuang di Tengah Ancaman Degradasi
Baca Juga: Satpol PP Banyuwangi Gempur Rokok Ilegal di Kecamatan Giri, Sasar Warung dan Lapak Pinggir Jalan
Parma, yang juga memiliki tiga gelar Coppa Italia, terakhir pada 2002, masih berupaya bangkit dari perjalanan panjang yang diwarnai kebangkrutan dan naik-turun divisi. Saat ini, mereka tengah berjuang menjauh dari zona degradasi usai kalah 2-0 dari Udinese pekan lalu.
Meski tampil kurang konsisten dengan hanya satu kemenangan sejak September, Parma melaju ke babak 16 besar dengan menyingkirkan Pescara dan Spezia, yang terakhir berhasil mereka kalahkan melalui adu penalti.
Sebelum kembali fokus pada laga krusial melawan Pisa minggu depan, Parma harus lebih dulu menghadapi tantangan berat di Coppa Italia.
Performa Terbaru
Bologna (semua kompetisi): Menang-Seri-Menang-Menang-Menang-Kalah
Parma di Coppa Italia: Menang-Menang
Parma (semua kompetisi): Seri-Kalah-Kalah-Seri-Menang-Kalah
Berita Tim
Bologna
Pelatih Vincenzo Italiano diprediksi akan melakukan rotasi mengingat jadwal padat Desember yang meliputi Serie A, Liga Europa, dan Supercoppa Italiana. Emil Holm, Lewis Ferguson, dan pemain yang sebelumnya diistirahatkan berpeluang tampil.
Riccardo Orsolini, yang telah mencetak delapan gol dalam 14 laga Coppa Italia serta enam gol di Serie A musim ini, mungkin disimpan untuk menghindari risiko cedera. Bologna masih tanpa Martin Vitik, Remo Freuler, dan kiper Lukasz Skorupski.
Parma
Parma datang dengan daftar cedera yang tidak kalah panjang. Alessandro Circati, Abdoulaye Ndiaye, dan kiper utama Zion Suzuki dipastikan absen. Vicente Guaita, kiper anyar yang direkrut bebas, kemungkinan turun sejak menit awal menggantikan posisi Suzuki.
Mateo Pellegrino, top skor Parma di Coppa Italia dengan tiga gol, diprediksi kembali memimpin lini depan, meski cuaca rotasi dari pelatih Carlos Cuesta dapat memengaruhi komposisi tim.
Perkiraan Susunan Pemain
Bologna (4-2-3-1): Ravaglia; Holm, Lucumi, Heggem, Lykogiannis; Moro, Ferguson; Orsolini, Fabbian, Rowe; Dallinga
Parma (3-4-2-1): Guaita; Delprato, Troilo, Valenti; Britschgi, Estevez, Cremaschi, Lovik; Oristanio, Almqvist; Pellegrino
Prediksi Skor: Bologna 2-1 Parma
Dengan peluang menghadapi Milan atau Lazio di perempat final, Bologna diprediksi tetap unggul meski melakukan rotasi. Parma tampaknya lebih fokus pada perjuangan bertahan di Serie A ketimbang duel derby Coppa Italia ini. (*)
Editor : Niklaas Andries