Kini, duel klasik itu kembali terulang saat Inter Miami dan Messi akan berhadapan dengan Vancouver Whitecaps yang dipimpin Muller pada final MLS Cup 2025.
Meski sulit disamakan dengan final Piala Dunia 2014 atau perempat final Piala Dunia 2010, pertemuan ini tetap menghadirkan nuansa nostalgia.
Kala itu, Jerman bersama Muller menang dua kali atas Argentina yang diperkuat Messi. Dan kini, keduanya akan saling berjumpa lagi pada Sabtu malam di Fort Lauderdale.
Muller: “Ini Bukan Messi vs Muller, Ini Miami vs Whitecaps”
Baca Juga: Pohon Santen 20 Meter Roboh Timpai Rumah Warga Genteng, Diduga Akibat Hujan dan Angin Kencang
Setelah Vancouver menaklukkan San Diego 3-1 di final Wilayah Barat, Muller menegaskan bahwa final bukanlah tentang duel individual.
“Ini bukan Messi melawan Thomas Muller. Ini Miami melawan Whitecaps,” ujarnya.
“Mungkin mereka sedikit lebih bergantung pada Messi daripada kami bergantung pada saya, karena kami adalah tim yang sangat solid.”
Sementara Messi telah 10 kali berhadapan dengan Muller di berbagai kompetisi, sang megabintang Argentina hanya memenangkan tiga pertandingan di antaranya.
Namun apa pandangan Messi tentang pertemuan ini masih menjadi misteri, mengingat Inter Miami hampir tidak pernah membuka akses wawancara dengannya.
Misi Besar Messi: Menuntaskan Target Utama di MLS
Ketika datang ke Inter Miami pada pertengahan 2023, Messi membawa satu misi: memenangkan MLS Cup. Saat itu, misi tersebut tampak tidak realistis karena Miami berada di dasar klasemen.
Namun kemenangan Sabtu nanti dapat meresmikan ambisinya, sekaligus melengkapi musim luar biasa di mana Messi meraih Golden Boot dan berpeluang besar menyabet gelar MVP untuk kedua kalinya.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, mantan rekan Messi di tim nasional Argentina, memahami bahwa ekspektasi publik sering kelewat tinggi.
“Walaupun dia yang terbaik dalam sejarah… tidak adil menganggap Messi harus memenangkan setiap pertandingan,” ujar Mascherano setelah kemenangan 5-1 atas New York City FC di final Wilayah Timur.
“Semua pemain sudah menaikkan level mereka.”
Minggu Besar Sepak Bola Amerika Utara
Final MLS Cup digelar bersamaan dengan pekan besar sepak bola di kawasan Amerika Utara. Pada Jumat, Amerika Serikat menjadi tuan rumah undian resmi Piala Dunia 2026 di Washington D.C., bersamaan dengan penganugerahan Peace Prize yang diperkirakan akan diberikan FIFA kepada Presiden Donald Trump.
Selain itu, MLS diperkirakan mengumumkan pemenang MVP musim ini dalam beberapa hari. Sementara itu, kompetisi sepak bola perguruan tinggi masuk ke babak krusial dengan perempat final putra dan College Cup putri.
Muller dan Messi Tidak Butuh Validasi, Tapi Mereka Ingin Trofi Ini
Baca Juga: Kisi-Kisi dan Contoh Soal Tes CAT Petugas Haji 2026, Panduan Penting Calon PPIH Hadapi Seleksi
Keduanya telah mencapai semua yang bisa dicapai seorang pesepak bola: juara Piala Dunia, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub. Namun, baik Messi maupun Muller datang ke MLS untuk menambah satu gelar lagi ke lemari trofi mereka.
Muller, yang baru bergabung dengan Vancouver empat bulan lalu, mengakui antusiasmenya dalam menghadapi laga akbar tersebut.
“Saya menikmati menyaksikannya bermain,” kata Muller.
“Miami tim yang sangat kuat. Kami melihat mereka mengalahkan New York dengan performa luar biasa. Ini final besar, dan ini final yang saya harapkan. Sekarang akhirnya terjadi. Ini luar biasa untuk semua orang.” (*)
Editor : Niklaas Andries