Manajemen PSIS mengonfirmasi kedatangan Fahmi Al Ayyubi dan Gustur Cahyo, dua pemain yang sudah lama berkecimpung di sepak bola nasional.
1. Gustur Cahyo Kembali ke Rumah Lama
Bek sayap asal Magelang ini bukan sosok asing bagi PSIS.
Gustur pernah memperkuat PSIS pada musim 2018 sebelum berpetualang ke sejumlah klub seperti, PSCS Cilacap, Persikabo 1973, FC Bekasi City, Persipa Pati, PSMS Medan (klub terakhir sebelum kembali ke Semarang)
2. Fahmi Al Ayyubi Tambah Daya Ledak di Sektor Sayap
Winger berusia matang ini terakhir bermain untuk Gresik United. Sebelum itu, ia juga memperkuat sejumlah klub papan atas seperti Persela Lamongan, Bali United FC, Dewa United FC.
Kehadiran Fahmi diharapkan menambah variasi serangan PSIS yang selama ini kesulitan mencetak gol.
Manajemen: “Kami Butuh Warna Baru di Tim Ini”
CEO PSIS, Datu Nova Fatmawati, menegaskan bahwa perekrutan dua pemain senior ini dilakukan demi menyuntikkan pengalaman dan stabilitas ke dalam tim.
“Kami mendatangkan dua pemain senior seperti Fahmi dan Gustur. Harapannya, mereka bisa memberikan warna baru bagi PSIS dan membantu tim bertahan di kompetisi Pegadaian Championship 2025-2026,” ujar Datu Nova.
Sebelumnya PSIS Juga Datangkan Tegar Infantrie
Sebelum mendatangkan dua nama tersebut, PSIS lebih dulu mengamankan gelandang Tegar Infantrie dari Persita Tangerang dengan status pinjaman.
Tegar dijadwalkan segera bergabung dalam sesi latihan, namun baru dapat didaftarkan saat bursa transfer dibuka pada 10 Januari 2026. Seluruh proses administrasi telah diselesaikan kedua klub.
Situasi Klasemen: PSIS Masih Terpuruk di Dasar Grup Timur
PSIS saat ini terbenam di peringkat ke-10 Grup 2 (Grup Timur) dengan koleksi 5 poin.
Peringkat ke-9: Persipal FC, 6 poin
Peringkat ke-8: Persiku Kudus, 8 poin
Dengan kondisi klasemen yang semakin menekan, tambahan amunisi senior ini menjadi langkah strategis PSIS untuk menyelamatkan musim. (*)
Editor : Niklaas Andries