Moises Caicedo diusir wasit pada menit ke-36 setelah melakukan tekel keras dengan kaki terangkat yang menghantam pergelangan kaki Mikel Merino.
Situasi tersebut seolah mengingatkan pada momen-momen musim ini ketika Chelsea sering goyah setelah kehilangan pemain sebelum jeda babak pertama.
Namun kali ini berbeda. Anak asuh Enzo Maresca menunjukkan mentalitas baja, meladeni Arsenal dengan keberanian dan tekad kuat untuk tidak tumbang, sekaligus menjaga asa mereka dalam persaingan gelar.
Chalobah Bawa Chelsea Unggul Meski Kekurangan Pemain
Setelah babak pertama yang berlangsung keras dan penuh ketegangan, Chelsea justru tampil mengejutkan di awal babak kedua. Trevoh Chalobah sukses membawa The Blues unggul 1-0 melalui sundulan cerdas pada umpan sepak pojok Enzo Fernández.
Sundulan Chalobah yang mengarah ke tiang jauh tak mampu dihalau kiper Arsenal, David Raya, memicu ledakan semangat di kubu tuan rumah.
Merino Samakan Kedudukan untuk Arsenal
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Pada menit ke-59, Bukayo Saka akhirnya mampu mengatasi tekanan dari Marc Cucurella, yang sudah mendapat kartu kuning lebih awal, dan melepaskan umpan silang dari sisi kanan.
Merino yang tak terkawal dengan baik oleh Malo Gusto menyambut bola dengan sundulan terarah yang tak mampu dihentikan Robert Sánchez, membuat kedudukan kembali imbang 1-1.
Babak Pertama Dipenuhi Duel Keras dan Drama VAR
Pertandingan sejak awal berlangsung dengan intensitas tinggi. Dalam empat menit pertama saja:
1. Marc Cucurella menjatuhkan Saka,
2. Caicedo menabrak Merino hingga terjadi adu mulut,
3. Martín Zubimendi menerima kartu kuning untuk pelanggaran taktis.
Cucurella kembali dihukum kartu kuning setelah 10 menit, sementara Saka memaksa Sanchez melakukan penyelamatan pertama ke tiang dekat.
Chelsea sebenarnya tampil lebih baik sebelum kartu merah Caicedo. Namun tekel keras gelandang Ekuador itu terlihat buruk dalam tayangan ulang dan wasit Anthony Taylor tak ragu mengubah kartu kuning menjadi merah.
Robert Sanchez kembali menjadi penyelamat dengan menggagalkan peluang Gabriel Martinelli di masa tambahan waktu babak pertama.
Chelsea Bertahan Sampai Akhir, Arsenal Gagal Memanfaatkan Kelebihan Pemain
Merino hampir membawa Arsenal unggul di menit-menit akhir lewat sepakan mendatar yang kembali ditepis Sanchez. Bahkan sang kiper menerima benturan keras dari Viktor Gyokeres saat berebut bola rebound, namun tetap mampu melanjutkan pertandingan.
Meski berada dalam tekanan dan kekurangan satu pemain, Chelsea bertahan dengan disiplin hingga peluit akhir, memastikan satu poin penting dalam persaingan papan atas. (*)
Editor : Niklaas Andries