Kekalahan ini bukan hanya menyakitkan, tetapi juga mengukir sejarah kelam: Spurs untuk pertama kalinya kebobolan dua gol kandang tercepat dalam sejarah Premier League, tepat pada menit 5 dan 43 detik.
Laga ini mempertemukan dua tim dengan performa kandang dan tandang terburuk musim 2025–2026. Namun justru Fulham, yang tampil buruk di laga tandang sebelumnya, mampu menciptakan kejutan dan memperburuk catatan Tottenham di hadapan pendukung sendiri.
Awal Bencana Spurs: Dua Gol Fulham dalam Enam Menit
Fulham membuka keunggulan pada menit ke-4 melalui tembakan Kenny Tete yang berubah arah setelah mengenai Destiny Udogie, mengecoh Guglielmo Vicario yang tak berdaya.
Hanya dua menit berselang, kesalahan fatal Vicario membuat Harry Wilson dengan mudah menggandakan keunggulan. Kiper Italia itu gagal membuang bola setelah memenangi duel melawan Raul Jimenez, dan Fulham langsung memanfaatkan situasi untuk mencetak gol kedua melalui sepakan melengkung Wilson.
Spurs tampak tak terorganisasi di lini belakang dan beruntung tidak tertinggal 0-3 setelah Micky van de Ven melakukan tekel krusial menggagalkan peluang emas Samuel Chukwueze.
Sorakan kecewa dari penonton tuan rumah mengiringi babak pertama berakhir.
Kebangkitan Semu: Kudus Persembahkan Gol Spektakuler
Tottenham tampil lebih agresif pada babak kedua dan usaha tersebut membuahkan gol indah dari Mohammed Kudus pada menit ke-59. Lucas Bergvall mengirim bola terobosan brilian dan Kudus menghujamkan voli kaki kiri keras ke sudut atas gawang Bernd Leno.
Namun momentum tersebut tidak cukup membalikkan keadaan. Minimnya efektivitas di lini depan membuat upaya Spurs sia-sia, sementara pertahanan Fulham tetap solid.
Kekalahan ini membuat Tottenham turun ke posisi 10 dan hanya unggul satu poin dari Fulham yang kini mulai bangkit setelah meraih kemenangan tandang pertama musim ini.
Man of the Match: Joachim Andersen
Meski Spurs terus menekan, Joachim Andersen tampil luar biasa di jantung pertahanan Fulham. Bek asal Denmark itu mencatat:
1. 13 sapuan
2. 6 kemenangan duel dari 7 percobaan
3. 4 duel udara dimenangkan
4. 2 pelanggaran diterima untuk mengulur tempo
Pertahanan rapat yang ia pimpin menjadi faktor utama kemenangan tim asuhan Marco Silva.
TOTTENHAM VS. FULHAM MATCH STATS
Baca Juga: Klaim Gagal Ginjal Capai Rp 39,1 Miliar, Penyakit Katastropik di Banyuwangi Membengkak pada 2025!
Penguasaan Bola: Tottenham 63%-37% Fulham
Tembakan: Tottenham 14-7 Fulham
Tembakan on target: Tottenham 2-3 Fulham
Tendanhan Sudut: Tottenham 8-2 Fulham
Pelanggaran: Tottenham 11-7 Fulham
Meski mendominasi penguasaan bola dan jumlah serangan, Spurs gagal mengonversi peluang menjadi gol tambahan.
Highlights Pertandingan
Gol Kenny Tete – Menit 4 (0-1)
Chukwueze menusuk dari kiri, umpan silang mendatarnya gagal diblok dengan baik dan bola jatuh ke kaki Tete yang melepaskan tembakan rendah. Bola berbelok setelah mengenai Udogie dan menaklukkan Vicario.
Gol Harry Wilson – Menit 6 (0-2)
Kesalahan fatal Vicario membuat bola kembali dikuasai Fulham. Dengan gawang terbuka, Wilson mengirim sepakan melengkung indah yang menambah penderitaan Spurs sejak menit awal.
Gol Mohammed Kudus – Menit 59 (1-2)
Kudus mengontrol bola di area kanan kotak penalti sebelum melepaskan voli keras yang melesat masuk ke atap gawang Leno. Sebuah gol spektakuler—namun menjadi harapan palsu.
Pertandingan Berikutnya
Kedua tim akan kembali bertanding di tengah pekan, Tottenham akan bertandang ke markas Newcastle United
Fulham menjamu Manchester City di Craven Cottage Akhir pekan depan, Spurs menghadapi Brentford dalam derby London lainnya, sementara Fulham kembali menjalani laga derbi kontra Crystal Palace. (*)
Editor : Niklaas Andries