Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

10 Legenda Terbesar Sepanjang Masa Barcelona: Siapa Nomor Si Nomor 1?

Niklaas Andries • Minggu, 30 November 2025 | 14:59 WIB

LEGENDA: Ada 10 legenda Barcelona yang sangat melegenda
LEGENDA: Ada 10 legenda Barcelona yang sangat melegenda
RADARBANYUWANGI.ID - Didirikan pada 1899 dengan nama Foot-Ball Club Barcelona, klub asal Catalunya ini tumbuh menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Semua bermula ketika Hans Gamper, seorang warga Swiss, mengumumkan keinginannya membentuk klub sepak bola pada 22 Oktober 1899. Sebelas pemain hadir dalam pertemuan tersebut, dan lahirlah FC Barcelona.

Sejak itu, sejarah besar pun tercipta. Barcelona telah menjuarai La Liga sebanyak 28 kali, termasuk gelar terbaru pada musim 2024–2025. Mereka juga memenangkan 32 Copa del Rey dan lima trofi Liga Champions, dengan gelar terakhir diraih pada 2015.

Dengan sejarah gemilang tersebut, tak heran Barcelona menjadi rumah bagi banyak pemain terbaik dunia. Berikut daftar 10 pemain terbesar dalam sejarah Barcelona, mulai dari era awal klub hingga era modern. Rivaldo, Romario, Gerard Pique, Michael Laudrup, dan Ronald Koeman juga masuk pertimbangan, meski akhirnya tidak menembus daftar 10 besar.

10, Paulino Alcantara, Mesin Gol Pertama Barcelona

Hanya Lionel Messi yang mampu melampaui catatan gol Paulino Alcantara. Ia mencetak 395 gol dari 399 pertandingan dalam dua periode (1912–1916 dan 1918–1927).

Alcantara debut pada usia 15 tahun dan meraih 19 gelar, termasuk 10 Kejuaraan Catalunya serta lima Copa del Rey. Catatan golnya bertahan hampir seabad, menjadikannya ikon awal Barcelona.

9. Carles Puyol, Kapten yang Tak Tergantikan

Baca Juga: Klaim Gagal Ginjal Capai Rp 39,1 Miliar, Penyakit Katastropik di Banyuwangi Membengkak pada 2025!

Carles Puyol adalah simbol kepemimpinan dan loyalitas. Ia tampil 593 kali (1999–2014), meraih 18 trofi termasuk enam gelar La Liga dan tiga Liga Champions.

Dikenal karena determinasi dan karakter kuat, Puyol beberapa kali masuk Tim Terbaik UEFA dan menjadi salah satu bek paling berpengaruh dalam sejarah klub.

8. Cesar Rodríguez, Bintang Awal Era Kejayaan

Cesar Rodríguez berada di posisi ketiga daftar pencetak gol Barcelona dengan 232 gol dari 351 laga (1942–1955).

Ia memenangkan 13 trofi dan menjadi bagian penting dari tim yang meraih lima gelar pada musim 1951–1952. Kemampuannya mencetak gol dari situasi sulit, termasuk dari sepak pojok, menjadikannya salah satu “superstar” pertama Barcelona.

7. Sergio Busquets, Sang Dirigen Abadi

Dengan 722 penampilan, Busquets hanya kalah dari Xavi dan Messi dalam jumlah pertandingan. Gelandang bertahan yang jenius ini membantu Barcelona meraih 32 trofi, termasuk sembilan La Liga dan tiga Liga Champions.

Ia menjadi otak dan stabilisator permainan dalam era kejayaan Barcelona, serta bagian dari dua treble bersejarah (2009 dan 2015).

6. Laszlo Kubala, Ikon Emas 1950-an

Kubala mencetak 194 gol dari 281 laga (1950–1961) dan memainkan peran besar dalam empat gelar La Liga. Ia dikenal sebagai penyerang serba bisa dengan kecepatan, keterampilan, dan kemampuan menembak luar biasa. Kubala merupakan pionir pada masanya dan menjadi salah satu bintang terbesar era awal Barcelona.

5. Ronaldinho, Senyuman yang Mengubah Sejarah Barcelona

Antara 2003 dan 2008, Ronaldinho menjadi simbol keindahan sepak bola Barcelona. Ia mencetak 94 gol dan 71 assist dalam 207 pertandingan, serta memenangkan dua La Liga dan satu Liga Champions.

Ronaldinho adalah satu-satunya pemain yang pernah memenangkan Piala Dunia, Copa America, Piala Konfederasi, Liga Champions, Copa Libertadores, dan Ballon d'Or. Pengaruhnya luar biasa, ia menginspirasi kebangkitan Barcelona di era pertengahan 2000-an.

4. Johan Cruyff, Bapak Filosofi Sepak Bola Modern Barcelona

Cruyff hanya memenangkan dua trofi sebagai pemain (1973–1978), namun warisannya jauh lebih besar dari itu. Ia mencetak 60 gol dari 180 laga, memenangi dua Ballon d'Or, dan memperkenalkan filosofi Total Football yang menjadi dasar DNA Barcelona.

Sebagai pelatih, ia memimpin klub meraih 11 trofi, termasuk empat La Liga berturut-turut dan Piala Eropa 1992. Cruyff dapat dikatakan sebagai arsitek modern Barcelona.

3. Xavi Hernandez, Maestro Pengatur Irama

Dengan 767 penampilan, Xavi adalah pemain dengan pertandingan terbanyak kedua dalam sejarah klub. Ia memenangkan delapan La Liga dan empat Liga Champions.

Xavi adalah otak dari trio legendaris bersama Iniesta dan Busquets. Setelah pensiun, ia melatih Barcelona (2021–2024) dan mempersembahkan gelar La Liga 2022–2023 serta Piala Super Spanyol 2023.

2. Andres Iniesta, Sang Seniman Lapangan Tengah

Baca Juga: Balai Bahasa Jatim Rilis 13 Buku Cerita Anak Berbahasa Oseng: Literasi Banyuwangi Menggeliat

Sulit menentukan antara Xavi dan Iniesta, namun Iniesta sedikit unggul berkat konsistensinya dalam momen-momen besar. Dengan 674 penampilan, ia membantu Barcelona meraih 35 trofi, termasuk dua treble pada 2009 dan 2015.

Gaya bermainnya elegan, efektif, dan penuh kreativitas. Banyak yang menilai Iniesta sebagai gelandang terbaik sepanjang masa, namun underrated dalam perdebatan legenda sepak bola.

1. Lionel Messi, Yang Terbesar Sepanjang Masa

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Kota Padang: 12 Warga Tewas, Jembatan Putus dan 12 Ribu Jiwa Terdampak

Tidak ada kejutan di puncak daftar ini. Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah Barcelona, dan salah satu yang terbaik sepanjang masa.

Ia mencatat 778 penampilan dan 672 gol, rekor sepanjang sejarah klub. Messi memimpin Barcelona meraih 10 La Liga, tujuh Copa del Rey, dan empat Liga Champions.

Datang ke Barcelona pada usia 13 tahun, naik ke tim senior pada usia 17, Messi menciptakan era baru dalam sepak bola. Rivalitasnya dengan Cristiano Ronaldo mendefinisikan satu generasi.

Setiap kali menyentuh bola, Messi menciptakan keajaiban. Kepergiannya pada 2021 adalah salah satu momen paling mengejutkan dalam sejarah klub. Meski ingin kembali, hal tersebut tampaknya tidak akan terjadi sebagai pemain. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#barcelona #Lionel Messi #legenda