Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Curtis Jones Meledak! Liverpool Dalam Masalah Besar, Arne Slot di Ujung Tanduk Setelah Dipermalukan PSV 4-1

Niklaas Andries • Kamis, 27 November 2025 | 14:38 WIB

GELANDANG: Curtis Jones kritik performa Liverpool sejauh ini
GELANDANG: Curtis Jones kritik performa Liverpool sejauh ini
RADARBANYUWANGI.ID - Gelandang Liverpool, Curtis Jones, melontarkan kritik pedas usai The Reds menelan kekalahan kesembilan dari 12 pertandingan terakhir, hasil yang membuat masa depan pelatih Arne Slot berada dalam sorotan tajam.

Slot menegaskan dirinya masih mendapat dukungan penuh dari manajemen klub dan tidak mengkhawatirkan posisinya, meski Liverpool dihancurkan PSV Eindhoven 1-4 pada laga Liga Champions.

Namun masalah yang dihadapi Liverpool tak hanya soal kekalahan, melainkan cara mereka kalah. Untuk pertama kalinya dalam 72 tahun, Liverpool kalah tiga kali beruntun dengan selisih tiga gol atau lebih, setelah sebelumnya dipermalukan Nottingham Forest dan Manchester City.

Jones tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

“Saya tidak punya jawabannya. Jujur saja, tidak. Ini tidak bisa diterima,” ujarnya.

“Saya bahkan sudah melewati fase marah. Sekarang saya hanya tidak punya kata-kata lagi. Kami akan mencoba mengembalikan tim ini ke jalur yang benar, menunjukkan lagi kepada dunia apa arti klub ini dan mengapa banyak yang menyebutnya klub terbaik di dunia. Tapi saat ini, kami sedang berada di titik terendah dan semuanya harus berubah.”

Siapa yang menyangka tim yang enam bulan lalu menjuarai Premier League dengan dominan kini justru disoraki pendukungnya sendiri? Namun itulah realitas yang kini dihadapi Slot.

Meskipun belum dalam ancaman langsung, dua laga berikutnya, melawan West Ham akhir pekan ini dan menghadapi Sunderland di Anfield pekan depan, akan menjadi penentu nasibnya.

Slot tetap berusaha tenang,

“Saya merasa aman, saya baik-baik saja. Saya mendapat banyak dukungan dari manajemen,” katanya setelah kekalahan Eropa terberat kedua Liverpool.

“Tentu saja akan sangat bagus jika kami segera menang. Tapi ketika Anda tampil buruk, wajar jika muncul banyak pertanyaan.

Saya baik-baik saja dengan posisi saya. Ini bukan pertama kalinya saya berada dalam situasi sulit, tetapi sudah saatnya kami membalikkan keadaan.”

Namun, pelatih asal Belanda itu tetap harus memikul sebagian besar tanggung jawab. Selain tak mampu memperbaiki performa, ia juga tak banyak melakukan perubahan ketika timnya terus terpuruk.

Meski demikian, Slot tak sepenuhnya bisa disalahkan, karena kesalahan individu kini makin sering menghantui Liverpool.

Ibrahima Konate kembali melakukan blunder, sementara Virgil van Dijk, biasanya pemain paling tenang dan konsisten, melakukan handball ceroboh yang memberi Ivan Perisic kesempatan membuka skor lewat titik putih.

Satu-satunya sinar terang musim ini, Dominik Szoboszlai, menyamakan kedudukan. Namun gol Guus Til dan dua torehan Couhaib Driouech di babak kedua membuat Liverpool dipermalukan di kandang sendiri.

Para pemain meninggalkan Anfield dengan cepat setelah laga. Bahkan Van Dijk, yang biasanya bersedia berbicara kepada media, memilih menghindar.

Slot menambahkan,

“Ini selalu tentang tim dan kami semua bisa tampil lebih baik. Anda bisa menyebut kesalahan individu, tetapi semuanya kembali pada tim, termasuk saya. Ini bukan waktu yang tepat untuk menyoroti kesalahan perorangan.”

Liverpool kini berada di fase yang mengkhawatirkan, krisis performa, mental, dan konsistensi. Pertanyaannya, apakah Arne Slot bisa membalikkan keadaan, atau ini hanyalah awal dari kejatuhan yang lebih besar? (*)

Editor : Niklaas Andries
#PSV #Liverpool #curtis jones #arne slot #liga champions