Sementara Celtic duduk di posisi ke-27 dengan koleksi empat poin dari empat laga. Pertemuan ini menjadi kesempatan emas bagi kedua klub untuk memperbaiki posisi mereka menjelang empat pertandingan tersisa di fase liga.
Feyenoord: Performa Domestik Kuat, di Eropa Justru Terombang-Ambing
Perjalanan Feyenoord di kompetisi Eropa kontras total dengan penampilan mereka di Eredivisie. Setelah tampil perkasa di liga, pasukan Robin van Persie justru kedodoran di Liga Europa.
Musim mereka dimulai gemilang dengan kemenangan 2-1 atas Fenerbahce di laga pertama kualifikasi Liga Champions. Namun kekalahan 5-2 pada leg kedua memaksa mereka turun kasta ke Liga Europa.
Di Eredivisie, Feyenoord langsung bangkit, mencatat empat kemenangan dan satu imbang, bahkan sempat bertengger di puncak klasemen hingga pekan ke-12.
Namun buruknya performa di Eropa perlahan menular ke liga: mereka menelan tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir dan kini tertinggal enam poin dari PSV Eindhoven.
Di Liga Europa, Feyenoord baru menang sekali dan kalah tiga kali dari empat pertandingan, membuat mereka tercecer di posisi ke-29 dan terpaut dua poin dari zona 24 besar.
Dengan hanya empat laga tersisa, tiga poin atas Celtic menjadi harga mati jika mereka ingin menjaga peluang lolos.
Celtic: Konflik Internal, Krisis Awal Musim, Kini Mulai Menanjak
Seperti tuan rumah, Celtic juga menghadapi tekanan besar. Situasi di awal musim sangat kacau: protes suporter, kurangnya aktivitas transfer, hingga pengunduran diri Brendan Rodgers setelah dua kekalahan beruntun.
Pengganti sementara, Martin O’Neill, berhasil membawa perubahan positif. Sejak ditunjuk, Celtic memenangi empat dari lima pertandingan terakhir, termasuk kemenangan 3-1 atas Rangers di semifinal Piala Liga Skotlandia.
Satu-satunya kekalahan mereka terjadi saat tumbang 3-1 dari Midtjylland di Liga Europa. Meski performa sudah membaik, Celtic tetap berada di posisi 27 dan wajib memetik poin di Rotterdam untuk menjaga asa lolos ke fase knockout.
Sementara itu, proses pencarian manajer permanen masih berlangsung, dengan Wilfried Nancy, Columbus Crew dilaporkan selangkah lagi mencapai kesepakatan.
Performa Terkini
Feyenoord – Liga Europa: Kalah-Menang-Kalah-Kalah
Feyenoord – Semua kompetisi: Kalah-Kalah-Kalah-Menang-Kalah-Menang
Celtic – Liga Europa: Kalah-Menang-Kalah-Seri
Celtic – Semua kompetisi: Menang-Menang-Kalah-Menang-Menang-Kalah
Berita Tim
Feyenoord
Rentetan cedera menghantui skuad Feyenoord. Sejumlah pemain penting seperti Jordan Bos, Justin Bijlow, Gernot Trauner, Givairo Read, Malcolm Jeng, Thomas Beelen, In-Beom Hwang, Jakub Moder, hingga Cyle Larin berpotensi absen.
Empat pemain depan, Anis Hadj Moussa, Sam Steijn, Leo Sauer, dan Ayase Ueda, menjadi tumpuan utama di Eredivisie. Van Persie berharap mereka bisa kembali produktif saat menjamu Celtic.
Celtic
Celtic juga tidak dalam kekuatan penuh. Alistair Johnston, Callum Osmand, Cameron Carter-Vickers, Jota, Kelechi Iheanacho, dan Marcelo Saracchi diragukan tampil.
Callum McGregor, pencetak gol kemenangan dramatis pada menit ke-95 melawan St Mirren, diperkirakan tetap mengisi lini tengah bersama Reo Hatate dan Arne Engels.
Di lini serang, Daizen Maeda dan Sebastian Tounekti berpeluang mempertahankan tempat utama, sementara Johnny Kenny mungkin digantikan oleh Yang Hyun-Jun.
Perkiraan Susunan Pemain
Feyenoord (4-2-3-1): Wellenreuther; Nieuwkoop, Ahmedhodzic, Watanabe, Smal;
Valente, Timber; Moussa, Steijn, Sauer; Ueda
Celtic (4-3-3): Schmeichel; Ralston, Trusty, Scales, Tierney; Engels, McGregor, Hatate; Hyun-Jun, Maeda, Tounekti
Prediksi Skor: Feyenoord 2–2 Celtic
Feyenoord memang lebih dijagokan saat tampil di kandang, namun inkonsistensi pertahanan mereka membuat Celtic punya peluang besar mencuri poin. Dengan kedua tim sama-sama agresif di lini depan, laga diperkirakan berjalan ketat dan berakhir imbang dengan skor tinggi. (*)
Editor : Niklaas Andries