Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Chicho Lorenzo Sindir Level Pembalap MotoGP 2025, Hanya Marc Marquez yang Setara Legenda

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 26 November 2025 | 16:56 WIB
Analisis Chicho dan Jorge Lorenzo tentang kualitas pembalap MotoGP era kini.
Analisis Chicho dan Jorge Lorenzo tentang kualitas pembalap MotoGP era kini.

RADARBANYUWANGI.ID - Ayah dari Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, kembali mencuri perhatian publik MotoGP melalui pernyataan kritisnya mengenai kualitas para pembalap saat ini.

Ia menilai bahwa mayoritas rider MotoGP generasi terbaru belum mencapai level legenda seperti Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Marc Marquez. Menurutnya, hanya Marquez yang masih berada di kelas yang sama.

Chicho mengaku menikmati persaingan ketat MotoGP 2025, terlebih setelah Marc Marquez bangkit dan menunjukkan performa luar biasa pada musim debutnya bersama Ducati.

Marquez tampil dominan dan mengunci gelar juara dunia 2025 di Jepang, ketika masih ada lima seri tersisa.

Namun, perubahan drastis terjadi setelah Marquez mengalami kecelakaan di MotoGP Mandalika.

Insiden tersebut membuatnya absen hingga akhir musim.

Sejak itu, Chicho berpendapat bahwa tidak ada pembalap saat ini yang memiliki kualitas spesial seperti lima legenda yang ia sebutkan.

Ia menegaskan bahwa bukan berarti prestasi pembalap era terdahulu seperti Giacomo Agostini, Angel Nieto, dan Mike Hailwood terabaikan.

Namun, dalam 25 tahun pertama abad ke-21, dunia balap menyaksikan gelombang pembalap dengan kemampuan luar biasa yang sulit ditandingi oleh generasi sekarang.

Jorge Lorenzo Nilai Aprilia Menjadi Ancaman Baru MotoGP 2026

Selain komentar sang ayah, Jorge Lorenzo turut memberikan analisis menarik mengenai kondisi MotoGP jelang musim 2026.

Setelah menghadiri tes resmi di Valencia, mantan juara dunia tersebut menilai bahwa Aprilia kini telah menjadi lawan utama Ducati dalam perebutan dominasi premier class.

Musim 2025 menjadi momentum kebangkitan Marc Marquez yang meraih gelar dunia ke-9 sekaligus mengangkat prestasi Ducati di kategori pebalap, tim, dan konstruktor.

Meski begitu, di akhir musim, Aprilia tampil mencuri perhatian melalui performa gemilang motor RS-GP.

Marco Bezzecchi menjadi bintang baru dengan kemenangan di Silverstone, Portimao, dan Valencia, serta posisi kedua di Misano.

Sementara itu, Raul Fernandez turut menyumbangkan kemenangan penting di Phillip Island.

Konsistensi tersebut membuat Aprilia dianggap sebagai motor paling berbahaya ketika Marquez tidak turun membela Ducati.

Menurut Lorenzo, Aprilia tidak hanya setara dengan Ducati, tetapi bahkan lebih unggul di sejumlah sirkuit.

Ia meyakini bahwa Marquez akan tetap tampil sangat cepat apabila mengendarai motor pabrikan Noale tersebut.

Prediksi Lorenzo untuk Persaingan MotoGP 2026

Lorenzo turut menyoroti sederet nama yang berpotensi menjadi ancaman serius pada musim 2026.

Ia memuji perkembangan Alex Marquez yang cepat beradaptasi dengan Ducati GP24, serta kemampuan Bezzecchi yang semakin matang bersama Aprilia.

Tak hanya itu, ia juga menyebut Pedro Acosta sebagai talenta masa depan yang layak diperhitungkan.

Kombinasi Alex Marquez, Bezzecchi, Marc Marquez, dan Acosta disebut akan menjadi poros rivalitas utama dalam perebutan gelar dunia tahun depan.

Daftar Juara Dunia MotoGP yang Pensiun Akibat Cedera

MotoGP dikenal sebagai olahraga berisiko tinggi.

Sejumlah juara dunia bahkan harus mengakhiri karier lebih cepat akibat cedera berat.

Berikut beberapa nama besar yang terpaksa pensiun demi keselamatan fisik mereka:

Jorge Lorenzo – Pensiun 2019

Tiga kali juara dunia MotoGP ini mengakhiri kariernya setelah mengalami cedera punggung parah pada tes di Assen.

Cedera tersebut mengancam membuatnya lumpuh, memaksanya gantung helm pada usia 32 tahun.

Mick Doohan – Pensiun 1999

Legenda berpengalaman lima gelar ini nyaris kehilangan kaki akibat kecelakaan hebat pada 1992.

Ia tetap meraih lima gelar beruntun, namun cedera serius lain pada 1999 membuatnya pensiun di usia 34 tahun.

Kevin Schwantz – Pensiun 1995

Juara dunia 1993 ini mengalami banyak cedera sepanjang kariernya.

Cedera pergelangan tangan membuat performanya menurun drastis sehingga ia memutuskan pensiun di usia 31 tahun.

Wayne Rainey – Pensiun 1993

Tiga kali juara dunia ini mengalami kecelakaan parah di Italia yang mengakibatkan kelumpuhan.

Kondisi tersebut memaksanya berhenti pada usia 32 tahun.

Freddie Spencer – Pensiun Akhir 1980-an

Peraih dua gelar juara dunia premier class ini mengalami cedera tendon pada 1986.

Setelah beberapa upaya comeback, ia akhirnya benar-benar pensiun pada awal 1990-an.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Chicho Lorenzo #marc marquez #jorge lorenzo #motogp #aprilia