Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi City di fase liga sejak 2018, serta mematahkan catatan impresif mereka di kompetisi.
City sebenarnya memulai pertandingan dengan baik dan menciptakan beberapa peluang emas melalui Nathan Ake, Oscar Bobb, dan Tijjani Reijnders. Namun, kelemahan mereka terhadap serangan balik Leverkusen menjadi pembeda. Alejandro Grimaldo memanfaatkan celah pertahanan City untuk membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-23.
Babak kedua tak jauh berbeda. City lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Leverkusen tetap berbahaya ketika melakukan serangan balik. Patrik Schick menggandakan keunggulan pada menit ke-54 lewat sundulan tajam yang sulit diantisipasi James Trafford.
Masuknya Erling Haaland dan Rayan Cherki sempat meningkatkan intensitas serangan City, namun rapatnya pertahanan Leverkusen membuat usaha tersebut tak membuahkan hasil. Leverkusen tampil disiplin dan efektif untuk mengamankan kemenangan besar di Etihad.
Pep Guardiola melakukan 10 perubahan pada starting XI, dan ketidaksinambungan itu terlihat jelas. City tampil tidak padu, sering kalah posisi, dan rapuh saat bertahan. Nico Gonzalez, Rico Lewis, dan Reijnders khususnya kehilangan disiplin posisi di babak pertama, memberi ruang besar bagi Malik Tillman dan Ibrahim Maza untuk mengatur serangan balik.
Leverkusen memanfaatkan kelemahan tersebut dengan sempurna, terlihat pada proses dua gol mereka, yang berasal dari build-up cepat dan eksekusi matang. Meski City meningkat setelah pergantian pemain, pertahanan Leverkusen tampil luar biasa dalam meredam setiap peluang.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi City yang sebelumnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. The Citizens harus segera bangkit mengingat jadwal padat pada periode musim dingin.
Highlight Manchester City vs Bayer Leverkusen
Gol Alejandro Grimaldo (23') – Manchester City 0-1 Leverkusen
Tillman mengalirkan bola ke Maza di sisi kanan, yang kemudian mengirim umpan silang ke tiang jauh. Christian Kofane menyentuh bola dan Grimaldo datang dari lini kedua untuk melepaskan tembakan rendah ke sudut kanan bawah gawang.
Gol Patrik Schick (54') – Manchester City 0-2 Leverkusen
Tillman kembali menjadi kreator dengan melepas bola ke Grimaldo. Pemain Spanyol itu mengembalikan bola ke Maza, yang kemudian mengirim umpan silang melengkung ke area penalti. Schick melakukan lari cerdas mendahului Ake dan menanduk bola ke pojok kanan gawang.
Man of the Match: Mark Flekken
Kemenangan Leverkusen tidak akan terjadi tanpa aksi heroik Mark Flekken. Kiper asal Belanda itu melakukan sembilan penyelamatan krusial dari total 19 tembakan City, menggagalkan expected goals (xG) sebesar 1,84.
Selain Flekken, Tillman, Maza, dan Grimaldo juga tampil memukau dengan kontribusi besar dalam serangan dan pertahanan.
Statistik Pertandingan
Penguasaan bola: Man City 55% – 45% Leverkusen
Tembakan: Man City 19 – 7 Leverkusen
Tembakan tepat sasaran: Man City 7 – 2 Leverkusen
Tendangan sudut: Man City 9 – 3 Leverkusen
Pelanggaran: Man City 4 – 8 Leverkusen
Pertandingan Berikutnya
Manchester City akan kembali fokus kembali ke Premier League, menjamu Leeds United setelah sebelumnya kalah dari Newcastle United.
Bayer Leverkusen mencari kemenangan ketiga beruntun di Bundesliga saat bertemu Borussia Dortmund pada Sabtu malam. (*)
Editor : Niklaas Andries