Laga ini menjadi ulangan Piala Super Eropa 2024, yang dimenangkan PSG melalui adu penalti. Namun kali ini, suporter Spurs justru khawatir timnya akan mengalami kekalahan lebih telak.
Pratinjau Pertandingan
PSG mencatat noda pertama dalam upaya mempertahankan gelar Liga Champions mereka tiga pekan lalu. Bayern Munich pulang dari Paris dengan kemenangan 2-1, meski bermain dengan 10 orang sepanjang babak kedua.
Luis Diaz mencetak dua gol sebelum diganjar kartu merah akibat tekel keras terhadap Achraf Hakimi, cedera yang hingga kini masih membekap bek kanan Maroko tersebut.
Meski kehilangan rekor sempurna, PSG masih nyaman di jalur menuju fase gugur. Les Parisiens menempati posisi kelima dalam klasemen besar 36 tim, hanya terpaut tipis dari Bayern, Arsenal, dan Inter Milan.
PSG juga belum pernah menelan dua kekalahan kandang beruntun di Liga Champions sepanjang sejarah. Usai dipukul Bayern, anak asuh Luis Enrique bangkit lewat dua kemenangan berturut-turut di Ligue 1, termasuk kemenangan 3-2 yang kontroversial atas Lyon.
Namun kemenangan 3-0 atas Le Havre akhir pekan lalu sudah cukup membungkam kritik, mempertahankan PSG di puncak klasemen Ligue 1 dengan selisih dua poin dari Marseille dan Lens.
Di sisi lain, Tottenham datang dengan kondisi mental terluka. Pendukung Spurs meninggalkan Emirates Stadium lebih cepat setelah menyaksikan Arsenal menghajar rival sekota itu 4-1 dalam Derby London Utara.
Eberechi Eze menjadi mimpi buruk Spurs dengan hattrick bersejarah menjadi yang pertama dalam sejarah derby Premier League tersebut.
Taktik 5-2-3 ala Thomas Frank menjadi sasaran kritik karena mudah dipatahkan Arsenal. Sistem apa yang akan ia terapkan di Paris menjadi pertanyaan besar.
Walaupun begitu, rekor Spurs di Liga Champions musim ini masih tak ternoda, dua kemenangan dan dua imbang. Mereka juga mencatat lima clean sheet dalam tujuh laga Eropa terakhir di semua kompetisi. Dua laga tandang di UCL musim ini pun berakhir imbang.
Spurs sebelumnya juga kalah dari PSG melalui adu penalti di Piala Super Eropa setelah dua tim bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Performa Terkini
Paris Saint-Germain – Liga Champions: Menang-Menang-Menang-Kalah
Paris Saint-Germain – Semua Kompetisi: Menang-Seri-Menang-Kalah-Menang-Menang
Tottenham Hotspur – Liga Champions: Menang-Seri-Seri-Menang
Tottenham Hotspur – Semua Kompetisi: Menang-Kalah-Kalah-Menang-Seri-Kalah
Kabar Tim
Paris Saint-Germain
PSG masih kehilangan Achraf Hakimi yang mengalami cedera pergelangan kaki akibat tekel keras Luis Diaz. Hakimi diperkirakan absen beberapa pekan lagi. PSG juga tak dapat diperkuat Desire Doue (hamstring) dan peraih Ballon d’Or, Ousmane Dembélé (betis).
Meski demikian, Bradley Barcola dan Khvicha Kvaratskhelia siap tampil sejak awal setelah hanya menjadi pemain pengganti melawan Le Havre.
Luis Enrique juga akan mengembalikan Fabian Ruiz dan bek penting Willian Pacho ke dalam starting XI. Warren Zaire-Emery kemungkinan diplot sebagai bek kanan darurat.
Tottenham Hotspur
Spurs juga tampil pincang. Brennan Johnson absen karena skors kartu merah ketika menghadapi Copenhagen.
Ia bergabung dengan daftar cedera panjang Spurs James Maddison (ACL), Radu Dragusin (ACL), Kota Takai (paha), Dejan Kulusevski (lutut), Dominic Solanke (pergelangan kaki), Yves Bissouma (pergelangan kaki), serta Mathys Tel (tidak terdaftar). Ben Davies mungkin kembali merumput usai pulih dari cedera paha.
Thomas Frank sempat mengorbankan Xavi Simons demi memasukkan Kevin Danso sebagai tambahan bek melawan Arsenal—keputusan yang gagal total. Frank diperkirakan kembali ke skema lebih ofensif dengan Simons sebagai pengatur serangan.
Perkiraan Susunan Pemain
Paris Saint-Germain: Chevalier; Zaire-Emery, Zabarnyi, Pacho, Mendes; Ruiz, Vitinha, Neves; Lee; Barcola, Kvaratskhelia
Tottenham Hotspur: Vicario; Porro, Romero, Van de Ven, Udogie; Palhinha, Sarr; Kudus, Simons, Richarlison; Kolo Muani
Prediksi Skor: PSG 3–1 Tottenham Hotspur
Tottenham mungkin akan mencoba tampil menyerang sejak awal, terutama setelah strategi bertahan mereka hancur berantakan saat melawan Arsenal.
Namun, kelemahan Spurs dalam membangun serangan dari belakang menjadi masalah besar, terlebih melawan PSG yang meski pincang, tetap jauh lebih solid di kandang. PSG diprediksi mampu mengamankan kemenangan meyakinkan di Parc des Princes.
Editor : Niklaas Andries