Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Charles Leclerc Gagal Podium di F1 Las Vegas, Apa yang Salah dengan Ferrari?

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 25 November 2025 | 17:44 WIB
Ferrari alami akhir pekan sulit di F1 GP Las Vegas.
Ferrari alami akhir pekan sulit di F1 GP Las Vegas.

RADARBANYUWANGI.ID - Ferrari memulai akhir pekan Formula 1 GP Las Vegas dengan harapan tinggi.

Secara matematis, mereka berada di jalur yang menguntungkan untuk memperketat persaingan di Kejuaraan Konstruktor.

Namun, kenyataan di lintasan justru jauh dari ekspektasi, membuat tim Maranello harus menerima hasil yang rumit dan memperpanjang puasa kemenangan mereka.

Kualifikasi yang Tidak Memuaskan

Permasalahan Ferrari muncul sejak sesi kualifikasi.

Charles Leclerc hanya mampu menempati posisi kesembilan, sementara kompetitornya, Lewis Hamilton, bahkan terhenti di Q1.

Kondisi lintasan yang basah menjadi tantangan besar karena Ferrari kembali menunjukkan kelemahan lama, kurang kompetitif dalam kondisi hujan.

Leclerc tidak menyembunyikan kekesalannya.

Ia menegaskan bahwa tim telah bertahun-tahun menghadapi masalah serupa dan belum menemukan solusi yang benar-benar efektif.

Menurutnya, Ferrari perlu meluangkan lebih banyak waktu berlatih pada sesi basah untuk menguji berbagai pendekatan teknis.

Balapan Penuh Frustrasi untuk Leclerc

Start dari posisi kesembilan, Leclerc berusaha keras melakukan comeback untuk bersaing di jajaran depan.

Keinginannya menantang podium terlihat jelas melalui manuver agresif yang ia lakukan.

Namun, strategi pit stop yang terlambat saat pergantian dari ban medium ke ban hard membuat posisinya memburuk.

Beberapa rival berhasil menyalipnya, menyingkirkan peluang Leclerc untuk masuk lima besar.

Leclerc melanjutkan upayanya membangun kembali kecepatan, tetapi terhambat ketika terjebak di belakang Oscar Piastri dalam kereta DRS yang dikendalikan oleh Andrea Kimi Antonelli.

Tanpa keuntungan DRS, mobil Ferrari kehilangan banyak kecepatan di trek lurus, membuatnya sulit melakukan overtaking.

Ia akhirnya harus puas finis di posisi keenam sebelum adanya revisi hasil.

“Ketika Anda start di P9 dan finis P6, itu sulit disebut sebagai balapan yang baik. Saya memberi segalanya, mendorong 200 persen, tetapi kami terlalu lambat di trek lurus,” ujar Leclerc seusai balapan.

Ia juga mengaku tidak memahami mengapa tim kehilangan begitu banyak posisi sebelum dan sesudah pit stop.

Dipermalukan oleh Rival

Situasi bertambah mengecewakan ketika Piastri, yang sempat berada di belakang Leclerc di awal balapan, justru mampu menyalip dan finis di depan.

Leclerc menilai hal ini perlu dianalisis lebih jauh karena tidak sesuai dengan perkiraannya di kokpit.

Problem Utama, Performa di Trek Basah

Isu terbesar Ferrari pada akhir pekan tersebut sebenarnya muncul pada kondisi lintasan basah.

Leclerc mengakui bahwa kelemahan ini telah berlangsung bertahun-tahun, dan setiap kali tim mencoba solusi, hasilnya selalu tidak konsisten.

Ia menekankan perlunya pendekatan lebih intensif dalam sesi latihan basah sebagai langkah konkrit untuk memperbaiki performa.

Naik ke Posisi Keempat Setelah Diskualifikasi McLaren

Setelah balapan usai, kedua pembalap McLaren dinyatakan didiskualifikasi.

Keputusan tersebut menggeser Leclerc naik ke posisi keempat, tepat di belakang duet Mercedes yang melengkapi podium bersama sang pemenang, Max Verstappen.

Meski demikian, tambahan poin tersebut tetap belum cukup untuk mendekatkan Ferrari ke posisi kedua di klasemen konstruktor.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #ferrari #las vegas #f1