RADARBANYUWANGI.ID - Drama besar terjadi setelah balapan F1 GP Las Vegas 2025 pada Minggu (23/11/2025) ketika dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, dijatuhi hukuman diskualifikasi.
Keputusan tersebut membuat perburuan gelar juara dunia kembali memanas dan membuka jalan bagi Max Verstappen untuk kembali bersaing memperebutkan gelar kelima secara beruntun.
Kemenangan Verstappen yang Awalnya Dianggap Tak Cukup
Verstappen tampil dominan dan memenangi balapan di Las Vegas.
Namun, sebelum adanya perubahan hasil, kemenangan tersebut dinilai belum cukup untuk menghidupkan persaingan gelar dunia.
Posisi kelasemen saat itu masih menempatkan Norris dalam jarak aman menuju gelar pertamanya.
Segalanya berubah ketika FIA mengumumkan hasil investigasi teknis.
Mobil MCL39 milik Norris dan Piastri dinyatakan tidak memenuhi ketentuan minimum ketebalan skid block belakang, sehingga keduanya harus kehilangan seluruh poin yang diraih pada balapan tersebut.
Klasemen Berubah Signifikan
Diskualifikasi ini memberikan dampak langsung pada klasemen.
Verstappen kini hanya tertinggal 24 poin dari Norris dan menyamai perolehan poin Piastri menjelang dua seri terakhir musim ini.
Dengan total 58 poin yang masih tersedia, peluang pembalap Red Bull Racing untuk mengejar gelar kembali terbuka lebar.
Sementara itu, keputusan ini menggeser George Russell dan Kimi Antonelli dari Mercedes AMG Petronas ke posisi finis kedua dan ketiga.
Tekanan Besar di Qatar
Norris masih memiliki peluang besar mengamankan gelar dunia perdananya.
Ia hanya perlu finis di depan Verstappen dan Piastri pada GP Qatar.
Namun sejarah mencatat bahwa Norris sering kesulitan ketika berada dalam tekanan besar pada momen menentukan.
Di sisi lain, Verstappen menunjukkan bahwa Red Bull masih memiliki performa kompetitif, seperti yang ia buktikan melalui dominasinya di Las Vegas.
Jika Norris gagal mencetak poin di Qatar dan Verstappen kembali menang, Verstappen bahkan berpotensi memimpin klasemen sebelum balapan terakhir musim ini.
Skenario Perebutan Gelar Semakin Kompleks
Dengan adanya Sprint Race di Qatar, total poin maksimal mencapai 58.
Untuk mengunci gelar, Verstappen harus meraih hasil nyaris sempurna, yaitu:
- Memenangi dua balapan utama dan Sprint Race, sambil berharap
- Norris finis posisi empat atau lebih rendah dan tidak mengumpulkan lebih dari 33 poin,
- Piastri maksimal finis kedua pada dua balapan tersisa.
Jika Verstappen gagal menang Sprint, peluangnya tetap terbuka.
Ia hanya perlu:
- Menang di dua balapan utama,
- Norris tidak mengumpulkan lebih dari 25 poin,
- Piastri meraih 49 poin atau kurang.