Mascherano mengaku keputusan mencoret nama Suárez dari daftar starter bukanlah hal mudah. Inter Miami menang telak 4–0 atas Cincinnati, dengan Mateo Silvetti mengisi posisi penyerang utama menggantikan Suarez.
Formasi ini sebelumnya sempat dicoba Mascherano pada laga terakhir putaran pertama melawan Nashville, ketika Suárez absen akibat skors satu pertandingan.
“Saya tidak suka menyoroti pemain secara individu, terutama pada malam seperti ini ketika kekuatan utama kami adalah kolektivitas,” kata Mascherano usai laga.
“Keputusan mencadangkan pemain seperti Luis, dengan rekam jejak dan perannya yang begitu penting, jelas tidak mudah. Namun, saya harus mengatakan bahwa sikapnya sangat luar biasa. Kami berbicara sepanjang pekan, ia memahami keputusan tersebut, mendukung rekan setim, dan berlatih dengan komitmen penuh.”
Menurut Mascherano, sikap profesional Suárez mencerminkan kualitasnya sebagai pemain dan sosok manusia.
“Tidak semua pemain bisa menerima keputusan seperti ini dengan lapang dada. Luis menunjukkan betapa besarnya komitmen dia untuk tim dan mengirim pesan positif bagi seluruh skuad,” ujarnya.
Suarez akhirnya masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76 menggantikan Tadeo Allende, yang tampil gemilang dengan torehan dua gol. Silvetti, yang menggantikan Suarez di susunan starter, juga mencetak satu gol, sementara Lionel Messi mencatatkan satu gol dan tiga assist.
Mascherano menegaskan bahwa kemenangan tersebut adalah hasil kerja seluruh pemain, yang mengantarkan Inter Miami lolos ke final Wilayah Timur untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Sang pemilik bersama Inter Miami, Jorge Mas, ikut memuji performa tim yang tampil dominan atas Cincinnati. Ia menilai kemenangan besar tersebut menunjukkan bahwa The Herons berada di jalur yang tepat untuk merebut gelar MLS Cup pertama mereka.
“Apa yang mereka lakukan hari ini adalah hal yang kami harapkan. Mereka menyelesaikan tugas dengan sangat baik,” ujar Mascherano.
“Bermain tandang selalu sulit, Cincinnati tim hebat. Tapi performa kami sedang berada di puncaknya. Jika melihat kemenangan atas Nashville dan penampilan malam ini, ditambah kondisi skuad terbaik tanpa cedera, kami benar-benar berada di timing yang tepat.”
Messi terus menunjukkan superioritasnya sepanjang playoff. Dengan torehan satu gol dan tiga assist di laga ini.
Ia kini menjadi pemilik kontribusi gol terbanyak dalam satu musim playoff MLS, 12 kontribusi dengan 6 gol dan 6 assist, melampaui rekor sebelumnya, yakni 10, yang dicetak Ante Razov bersama Chicago Fire pada 1999.
Inter Miami selanjutnya akan menghadapi New York City FC, yang menang atas Philadelphia Union, pada final Wilayah Timur di Chase Stadium, Fort Lauderdale, Florida, 29 November. (*)
Editor : Niklaas Andries