RADARBANYUWANGI.ID - Grand Prix Las Vegas menghadirkan drama besar ketika dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, resmi didiskualifikasi akibat pelanggaran teknis.
Keputusan FIA ini menghapus hasil finis Norris di posisi kedua dan Piastri di posisi keempat, sekaligus mengguncang peta persaingan menuju akhir musim Formula 1 2025.
Pelanggaran Teknis, Plank Mobil Terlalu Aus
Penyebab utama diskualifikasi adalah keausan plank pada bagian skid belakang mobil MCL39.
FIA menetapkan ketentuan minimum ketebalan 9 mm sesuai Pasal 3.5.9 Peraturan Teknis Formula Satu.
Namun, pemeriksaan menunjukkan nilai di bawah ambang batas, seperti 8,88 mm pada sisi kanan depan dan 8,93 mm pada sisi kanan belakang.
Pengukuran ulang yang dilakukan di hadapan para Steward dan tiga perwakilan McLaren mengonfirmasi ketidaksesuaian tersebut.
FIA menegaskan bahwa meski pelanggaran tidak bersifat sengaja, peraturan tidak menyediakan opsi sanksi selain diskualifikasi.
Alasan McLaren Tidak Meringankan Hukuman
McLaren berusaha mengajukan pembelaan dengan menjelaskan adanya porpoising tak terduga, minimnya waktu uji akibat cuaca buruk, serta sesi latihan yang dipersingkat.
Tim juga menilai tingkat pelanggaran relatif lebih kecil dibandingkan kasus-kasus sebelumnya.
Namun, FIA menolak argumen tersebut.
Mengacu pada preseden dari Pengadilan Banding Internasional, pelanggaran teknis tetap dianggap absolut dan tidak dapat dinegosiasikan, kecuali kondisi khusus yang sangat jelas, yang dalam kasus ini dinilai tidak terpenuhi.
Baca Juga: Lando Norris Raih Pole di Sesi Basah, Balapan F1 Las Vegas Diprediksi Berlangsung Kering
Dampak Besar pada Perebutan Gelar
Diskualifikasi ganda McLaren membawa konsekuensi signifikan terhadap klasemen pembalap.
Lando Norris, yang sebelumnya memperlebar jarak dengan Max Verstappen, kini kehilangan poin krusial di dua putaran terakhir musim ini.
Verstappen, yang meraih kemenangan dominan keenamnya musim ini di Las Vegas, mendapat keuntungan besar.
Dengan maksimal 58 poin tersisa dari GP Qatar dan Abu Dhabi, termasuk Sprint Race, peluang pembalap Red Bull itu mempertahankan gelar kelima beruntun kembali terbuka lebar.
Perubahan Hasil Balapan dan Susunan Podium
Diskualifikasi tersebut mengubah komposisi akhir perlombaan.
George Russell dan Kimi Antonelli dari Mercedes naik ke posisi kedua dan ketiga, sementara Charles Leclerc mengambil posisi keempat.
Lewis Hamilton, Esteban Ocon, dan Oliver Bearman juga memperoleh peningkatan posisi dan tambahan poin berharga.
Editor : Lugas Rumpakaadi