Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mesin V4 Masih Bermasalah, Fabio Quartararo Tetap Waspadai Potensi Besar Toprak Razgatlioglu

Lugas Rumpakaadi • Senin, 24 November 2025 | 17:52 WIB
Fabio Quartararo prediksi debut impresif Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026.
Fabio Quartararo prediksi debut impresif Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Fabio Quartararo memberikan prediksi positif terhadap debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP 2026 setelah menyaksikan performa pembalap Turki itu pada tes pascamusim MotoGP 2025 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.

Menurut Quartararo, kemampuan Toprak yang langsung menunjukkan kecepatan kompetitif menjadi sinyal bahwa ia berpotensi tampil kuat sejak musim perdananya bersama Prima Pramac Racing.

Kesan Pertama Quartararo: Saya Terkejut dengan Kecepatannya

Dalam tes resmi yang berlangsung pada 18 November 2025 tersebut, para pembalap MotoGP, termasuk pendatang baru seperti Toprak Razgatlioglu dan Diego Moreira, menguji berbagai pengembangan teknis untuk menyambut musim 2026.

Yamaha sendiri turun dengan mesin baru berkonfigurasi V4, yang menjadi fokus utama pengembangan Quartararo dan timnya.

Kesibukan di pit membuat Quartararo belum sempat berbicara langsung dengan Toprak.

Namun, ia mengaku terkejut ketika melihat catatan waktu debutan asal Turki itu.

“Saya cukup terkejut dengan betapa cepatnya dia. Saya pikir tahun depan ia akan tampil lebih baik dari yang saya bayangkan,” ujar Quartararo.

Razgatlioglu mencatatkan waktu terbaik 1 menit 30,667 detik dan menempati posisi ke-18, hanya terpaut sekitar 1,2 detik dari pemimpin hari itu, Raul Fernandez.

Hasil tersebut bahkan menempatkannya di depan dua pembalap Yamaha lain, yakni Alex Rins dan Jack Miller.

Analisis Performa Toprak: Adaptasi Cepat dan Gaya Mengemudi Khas

Sebagai pembalap baru yang turun dengan M1 bermesin V4, Toprak menghadapi tantangan besar.

Ia menjalani 53 lap dan menyelesaikan beberapa stint stabil di kisaran 1 menit 30–31 detik, sebuah pencapaian yang dianggap solid untuk seorang rookie.

Kenan Sofuoglu, manajer sekaligus mentor Toprak, menilai anak didiknya masih belum menampilkan kemampuan terbaiknya.

Menurutnya, Toprak terlihat berhati-hati karena hanya memiliki satu unit motor sehingga harus menghindari risiko jatuh.

Meski demikian, Sofuoglu optimistis bahwa kemampuan pengereman agresif Toprak, ciri khasnya di WorldSBK, akan menjadi salah satu kekuatan besar di MotoGP.

“Setelah beberapa lap, kita akan melihat Toprak yang sebenarnya. Dia masih punya ruang besar untuk berkembang,” tegas Sofuoglu.

Kesan positif juga datang dari Manajer Tim Pramac, Gino Borsoi, yang menyoroti kemampuan pengereman Toprak yang disebutnya “luar biasa” meski masih dalam tahap adaptasi ban dan motor baru.

Persaingan dengan Quartararo: Tantangan Berat bagi Musim Perdana

Sofuoglu secara tersirat menargetkan Toprak untuk menjadi pembalap Yamaha terbaik di musim 2026.

Namun, ia mengakui bahwa bersaing dengan Quartararo bukan hal mudah mengingat pembalap Prancis itu merupakan salah satu yang tercepat di grid.

Quartararo sendiri memberikan apresiasi, tetapi tetap mewaspadai potensi rival barunya itu.

Mesin V4 Yamaha Masih Perlu Banyak Pengembangan

Di sisi lain, Quartararo mengungkap bahwa mesin V4 baru Yamaha masih memiliki beberapa kekurangan.

Stabilitas bagian depan, tenaga mesin, serta grip menjadi poin utama yang harus diperbaiki.

“Motornya kurang stabil, tenaga kami kurang, dan cengkeramannya juga masih berbeda. Kami masih banyak kekurangan,” ungkapnya.

Ia menilai Yamaha masih berada pada tahap awal dalam memahami karakter mesin V4, dan data tes Valencia akan sangat penting untuk menentukan arah pengembangan berikutnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Toprak Razgatlioglu #yamaha #motogp #fabio quartararo #valencia