RADARBANYUWANGI.ID - Balapan Las Vegas Grand Prix tahun ini diperkirakan berlangsung dalam kondisi yang sangat berbeda dibandingkan sesi kualifikasi sebelumnya yang basah dan penuh tantangan.
Hujan deras yang terjadi pada hari Jumat menjadi kejutan besar, terutama karena intensitas dan durasinya yang cukup lama hingga mendominasi paruh pertama sesi kualifikasi.
Meskipun hujan mereda, permukaan trek tetap licin dan membuat kondisi berkendara jauh dari ideal.
Dalam situasi basah yang menyamakan peluang antar tim, Lando Norris berhasil memanfaatkan momen dengan sangat baik untuk merebut pole position yang tidak terduga.
Sebelum akhir pekan, McLaren diprediksi kembali kesulitan di Las Vegas, sebagaimana dua edisi sebelumnya.
Namun, performa Norris dalam kondisi kualifikasi yang tidak biasa memberikan keuntungan strategis bagi tim.
Di samping Norris, Max Verstappen dari Red Bull akan mengisi posisi start di baris depan.
Sementara itu, rekan setim Norris sekaligus rival perebutan gelar, Oscar Piastri, akan memulai balapan dari posisi kelima.
Dengan selisih 24 poin yang kini memisahkan keduanya, Piastri membutuhkan hasil kuat, namun peluang tersebut tampaknya tidak akan dibantu oleh faktor cuaca.
Cuaca Balapan Diprediksi Kering dengan Peluang Hujan Sangat Kecil
Berbeda dari sesi kualifikasi, balapan yang terdiri dari 50 lap ini diperkirakan berlangsung dalam kondisi kering.
FIA hanya mencatat “sedikit kemungkinan hujan ringan pada malam hari”.
Dengan balapan dimulai pukul 20.00 waktu setempat, dua jam lebih awal dari dua edisi sebelumnya, gangguan cuaca diperkirakan minimal.
Kondisi trek yang kering sering kali memberikan tantangan berbeda terkait manajemen ban, temperatur permukaan, dan strategi pit stop.
Para pembalap serta tim harus menyesuaikan strategi dari awal, terutama setelah sesi kualifikasi yang berjalan dalam kondisi basah.
Angin Jadi Faktor yang Berpotensi Mengubah Pertarungan
Selain cuaca cerah, elemen penting lain yang perlu diperhatikan adalah angin barat laut ringan yang diprediksi hadir selama balapan.
Arah dan intensitas angin dapat memengaruhi stabilitas mobil, efisiensi slipstream, serta peluang menyalip.
Dalam konteks Las Vegas GP, angin ini justru menguntungkan karena memberikan headwind di akhir The Strip, salah satu titik terbaik untuk overtaking.
Editor : Lugas Rumpakaadi