Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tes MotoGP Valencia: Aerodinamika Baru Aprilia Curi Perhatian, Ducati Mulai Terdesak?

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 23 November 2025 | 16:20 WIB
Aprilia menutup MotoGP 2025 dengan inovasi besar.
Aprilia menutup MotoGP 2025 dengan inovasi besar.

RADARBANYUWANGI.ID - Aprilia menutup MotoGP 2025 dengan cara yang mengesankan.

Dua kemenangan Marco Bezzecchi di Portugal dan Valencia bukan hanya mengantar pabrikan asal Noale itu mengunci posisi kedua klasemen konstruktor, tetapi juga menandai awal lahirnya proyek besar RS-GP 2026.

Momentum ini dimanfaatkan Aprilia untuk memperkenalkan terobosan teknis paling radikal yang pernah mereka tampilkan dalam uji coba akhir musim.

Penutup Manis MotoGP 2025 dan Kebangkitan Aprilia

Bezzecchi, murid Valentino Rossi, menjadi motor kebangkitan Aprilia pada musim 2025.

Tiga kemenangan serta performa konsisten membuatnya mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen pembalap dengan 353 poin.

Bersama Raul Fernandez, ia juga mengantarkan Aprilia mencatat podium satu-dua di Valencia, hasil pertama sejak 2023.

Secara keseluruhan, Aprilia mengoleksi 418 poin musim ini, meningkat signifikan dari 302 poin pada tahun sebelumnya.

Torehan tersebut mengukuhkan Aprilia sebagai pabrikan dengan perkembangan terbesar kedua setelah Honda.

Paket Aerodinamika ‘Zebra’, Terobosan Paling Radikal Aprilia

Dalam tes pascamusim di Valencia, Aprilia mengejutkan paddock dengan motor bermotif zebra yang ditunggangi Bezzecchi.

Motif tersebut bukan sekadar estetika, tetapi merupakan penyamaran visual untuk paket aerodinamika terbaru yang sepenuhnya dirancang ulang.

Fabiano Sterlacchini, Direktur Teknis Aprilia, menjelaskan bahwa paket ini merupakan bagian dari filosofi baru yang berfokus pada peningkatan performa di seluruh fase berkendara, kecepatan puncak, pengereman, hingga menikung.

Sterlacchini menegaskan bahwa inovasi Aprilia tidak hanya diarahkan untuk menandingi Ducati, tetapi juga untuk menjawab perkembangan signifikan yang ditunjukkan KTM dan Honda.

Menurutnya, cara terbaik untuk berkembang adalah membandingkan motor dengan versi sebelumnya, bukan dengan pabrikan lain.

Dukungan Data, Aprilia Makin Dekat ke Ducati

Meski Ducati masih menjadi kekuatan dominan dengan 17 kemenangan musim ini, Aprilia berhasil memangkas jarak secara nyata.

Menariknya, tiga dari empat kemenangan Aprilia pada musim 2025 terjadi saat Marc Márquez absen akibat cedera.

RS-GP juga menjadi salah satu motor tercepat pada tes Valencia, mengungguli Desmosedici terkini.

Perubahan komposisi grid Ducati, yang kini hanya menurunkan enam motor setelah kepergian Pramac, juga turut membuka celah bagi Aprilia untuk lebih kompetitif pada 2026.

Sasis Baru dan Persiapan Menuju Era RS-GP 2026

Selain paket aerodinamika, Aprilia juga menguji rangka baru yang diuji oleh Jorge Martin, yang masih dalam masa pemulihan cedera panjang.

Tes tersebut menghadirkan perubahan yang lebih radikal dibanding pengaturan standar akhir pekan balapan.

Raul Fernandez dan Ai Ogura, dari tim satelit TrackHouse Aprilia, tidak menguji paket aerodinamika baru, namun keduanya telah mendapat pembaruan sasis serta elektronik yang menjadi dasar RS-GP 2026.

Bezzecchi sendiri menyebut hasil tes bersifat campuran, sebagian positif, sebagian masih memerlukan penyempurnaan.

Namun ia menegaskan bahwa seluruh evaluasi harus dilanjutkan pada tes Sepang awal 2026, ketika seluruh pembalap akan menggunakan RS-GP versi terbaru.

Fondasi Baru untuk Musim 2026

Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing, menegaskan bahwa kebangkitan Aprilia tidak lepas dari kontribusi dua sosok kunci, Marco Bezzecchi di lintasan dan Fabiano Sterlacchini di balik layar.

Kombinasi keduanya dinilai mampu mengangkat Aprilia menjadi penantang serius Ducati.

Target Aprilia kini lebih jelas, tidak hanya menjadi rival utama Ducati, tetapi juga mencapai konsistensi performa sejak awal musim 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Marco Bezzecchi #ducati #motogp #aprilia