Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

10 Bek Terbaik Dunia 2025: Van Dijk Masih Raja, Saliba & Hakimi Bersaing Sengit, Inilah Daftarnya!

Niklaas Andries • Minggu, 23 November 2025 | 15:41 WIB

TANTANGAN: Virgil van Dijk akan berusaha meredam Erling Haaland saat Liverpool bertandang ke markas Manchester City
TANTANGAN: Virgil van Dijk akan berusaha meredam Erling Haaland saat Liverpool bertandang ke markas Manchester City
RADARBANYUWANGI.ID - Peran bek dalam sepak bola modern telah berevolusi pesat. Kini, seorang bek tidak hanya dituntut kuat bertahan, tetapi juga piawai memainkan bola dan membantu membangun serangan dari lini belakang.

Di sisi lain, peran bek sayap semakin bervariasi. Ada yang rajin melakukan overlap seperti Achraf Hakimi, dan ada pula yang berfungsi layaknya gelandang seperti Joao Cancelo. Karena itu, sulit menilai siapa bek terbaik hanya dari catatan clean sheet.

Namun, dengan menilai kontribusi secara menyeluruh, dari kemampuan teknis hingga pengaruh terhadap tim, berikut adalah 10 bek terbaik dunia versi 2025.

10. Willian Pacho (Paris Saint-Germain / Ekuador)

Baca Juga: BRI Manajemen Investasi Catatkan KIK EBA Syariah Perdana di Indonesia

Karier aktif: 2019–sekarang

Penampilan klub: 207

Caps internasional: 30

Torehan trofi: 8

Willian Pacho menjadi bagian penting dari revolusi Paris Saint-Germain yang kini lebih berorientasi pada kemenangan ketimbang popularitas.

Dibeli dari Eintracht Frankfurt senilai £39 juta, pemain berusia 23 tahun ini tampil menawan di Liga Champions 2025, termasuk saat PSG menahan Liverpool tanpa gol di Anfield, satu dari hanya dua tim yang berhasil melakukannya musim itu.

Dengan kecepatan, ketenangan, dan kemampuan membaca permainan yang luar biasa, Pacho diyakini bakal menjadi tulang punggung lini belakang PSG untuk waktu yang lama.

9. Micky van de Ven (Tottenham Hotspur / Belanda)

Karier aktif: 2019–sekarang

Penampilan klub: 162

Caps internasional: 16

Trofi: 1

Micky van de Ven tumbuh pesat sejak bergabung dengan Tottenham Hotspur. Bek cepat asal Belanda ini bukan hanya kokoh di lini belakang, tetapi juga berbahaya dalam situasi bola mati.

Kontribusinya paling krusial datang di final Liga Europa 2024, ketika ia melakukan penyelamatan di garis gawang yang memastikan kemenangan Spurs atas Manchester United.

8. William Saliba (Arsenal / Prancis)

Karier aktif: 2018–sekarang

Penampilan klub: 263

Caps internasional: 30

William Saliba adalah pondasi utama kokohnya pertahanan Arsenal di bawah Mikel Arteta. Meski masih berusia 24 tahun, ia menunjukkan ketenangan dan teknik yang luar biasa.

Musim lalu, Arsenal hanya kebobolan 34 gol dari 38 pertandingan, terbaik di Premier League. Meski begitu, Saliba masih perlu meningkatkan duel udara dan konsistensi di bawah tekanan untuk naik ke level berikutnya.

7. Jurrien Timber (Arsenal / Belanda)

Karier aktif: 2019–sekarang

Penampilan klub: 227

Caps internasional: 21

Trofi: 4

Setelah pulih dari cedera ACL, Jurrien Timber kembali dan menjadi sosok vital di Arsenal. Dengan kontrol bola, kemampuan satu lawan satu, serta kesadaran taktis tinggi, bek asal Belanda ini membawa Arsenal mencatat delapan clean sheet beruntun tanpa kebobolan di 2025.

6. Dayot Upamecano (Bayern Munich / Prancis)

Karier aktif: 2015–sekarang

Penampilan klub: 360

Caps internasional: 34

Trofi: 5

Meski pernah dikenal karena kesalahan fatal, Dayot Upamecano kini membuktikan dirinya sebagai salah satu bek paling komplet: cepat, kuat, dan tenang menguasai bola. Namun, masalah cedera membuatnya sering absen. Jika bisa menjaga kebugaran dan konsistensi, bek Bayern Munich ini berpotensi naik ke peringkat lebih tinggi.

5. Alessandro Bastoni (Inter Milan / Italia)

Karier aktif: 2016–sekarang

Penampilan klub: 304

Caps internasional: 40

Trofi: 7

Alessandro Bastoni dikenal karena kemampuan umpan panjang dan keberaniannya melakukan penetrasi dari lini belakang. Bek kiri Inter Milan ini menjadi motor utama di balik dua final Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Dengan usia 26 tahun, Bastoni memasuki masa keemasan dan digadang-gadang sebagai penerus alami Virgil van Dijk.

4. Gabriel Magalhaes (Arsenal / Brasil)

Karier aktif: 2016–sekarang

Penampilan klub: 323

Caps internasional: 16

Trofi: 2

Gabriel adalah benteng utama Arsenal bersama Saliba. Ia dikenal sebagai pemimpin lini belakang dan pengatur garis pertahanan. Meski sempat absen karena cedera, kontribusinya membawa Arsenal mencatat delapan kemenangan beruntun tanpa kebobolan, rekor pertama dalam 122 tahun.

3. Achraf Hakimi (Paris Saint-Germain / Maroko)

Karier aktif: 2016–sekarang

Penampilan klub: 351

Caps internasional: 88

Trofi: 16

Bek kanan eksplosif ini bukan hanya tangguh dalam bertahan, tetapi juga produktif dalam menyerang. Dengan 11 gol dan 16 assist di musim 2024–25, Hakimi menjadi bek dengan kontribusi ofensif tertinggi di Eropa.

Arne Slot bahkan menjadikan gaya bermainnya sebagai acuan bagi bek muda Liverpool, Conor Bradley.

2. Nuno Mendes (Paris Saint-Germain / Portugal)

Karier aktif: 2020–sekarang

Penampilan klub: 197

Caps internasional: 41

Trofi: 13

Nuno Mendes tampil luar biasa di Liga Champions 2025, membantu PSG menyingkirkan Arsenal dan Liverpool. Ia juga sukses meredam Mohamed Salah dalam duel di Anfield. Bek kiri berusia 23 tahun ini semakin matang secara taktik dan disebut-sebut sebagai yang terbaik di posisinya saat ini.

1. Virgil van Dijk (Liverpool / Belanda)

Karier aktif: 2011–sekarang

Penampilan klub: 596

Caps internasional: 86

Trofi: 11

Kapten Liverpool ini masih menjadi standar tertinggi bagi bek dunia. Sejak bergabung pada 2018 dengan biaya £75 juta, Van Dijk telah memenangkan semua trofi utama bersama The Reds.

Momen heroiknya di final Piala Liga 2024, saat mencetak gol kemenangan melawan Chelsea, menegaskan statusnya sebagai bek terbaik dunia sekaligus salah satu yang terhebat sepanjang masa.

Pujian Khusus (Honourable Mentions) dan apresiasi layak diberikan juga untuk Pau Cubarsi (Barcelona / Spanyol), bintang muda berusia 18 tahun yang tampil matang bersama Barcelona dan Timnas Spanyol.

Disana juga ada Marc Guehi (Crystal Palace / Inggris), kapten tangguh yang membawa Palace menjuarai Piala FA pertama dalam sejarah klub dan menarik minat klub besar seperti Liverpool serta Manchester City.

Era bek modern telah bergeser, mereka bukan hanya penjaga gawang kedua, melainkan motor penggerak permainan dari lini belakang. Namun, meski banyak bintang muda bermunculan, Virgil van Dijk tetap menjadi simbol kesempurnaan di posisi bek tengah dunia. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#saliba #Hakimi #bek terbaik #Van Dijk