Meski sama-sama tampil solid, Torino masih tertinggal empat poin dari Como setelah kedua tim sama-sama bermain imbang tanpa gol pada laga sebelumnya.
Pertemuan kedua tim ini kembali menghidupkan rivalitas panjang yang bermula sejak 1929. Torino baru saja menahan imbang Juventus di laga Derby della Mole, sebuah hasil yang memperpanjang rekor tiga kali imbang beruntun setelah sebelumnya ditahan Bologna dan Pisa.
Meski minim ancaman di lini depan, skuad Marco Baroni menunjukkan pertahanan solid yang membuat mereka tak tersentuh kekalahan sejak September lalu, terakhir tumbang dari Parma.
Kini, Torino berada lebih dekat ke papan tengah dan jauh dari zona degradasi, serta masih menunggu laga 16 besar Coppa Italia melawan AS Roma awal tahun depan.
Dengan mengoleksi 14 poin dari 11 pertandingan, Torino perlahan bangkit dari start buruk dan akan memainkan tiga dari empat laga ke depan sebagai tuan rumah.
Di sisi seberang, Como datang sebagai tim yang tampil mengejutkan dengan ambisi meraih tiket Eropa, didukung investasi besar dalam perekrutan pemain.
Musim lalu, kedua tim saling mengalahkan 1-0 saat bermain di kandang masing-masing. Musim ini, Como tampil nyaris sempurna di Stadio Sinigaglia dengan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Pada laga terakhir, pasukan Cesc Fabregas bermain imbang 0-0 melawan Cagliari, memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 10 laga di semua kompetisi.
Meski demikian, performa tandang masih menjadi pekerjaan rumah. Como baru menang sekali di kandang lawan sepanjang musim 2025-2026, meski sempat mencuri perhatian dengan menahan sang juara bertahan Napoli. Jika ingin bersaing di zona Eropa, peningkatan hasil tandang menjadi keharusan.
Namun secara keseluruhan, pencapaian Como yang sudah mengoleksi 18 poin menunjukkan perkembangan besar bagi tim yang baru kembali ke Serie A musim lalu.
Performa Terakhir Torino (Serie A): Seri-Menang-Menang-Seri-Seri-Seri
Performa Terakhir Como (Serie A): Seri-Menang-Seri-Menang-Seri-Seri
Kabar Tim
Torino
1. Giovanni Simeone, pencetak gol terbanyak Torino, absen dua pekan akibat cedera paha. Duvan Zapata diperkirakan menggantikannya.
2. Cristiano Biraghi diragukan tampil, sementara Ivan Ilic berpeluang pulih dari cedera lutut.
3. Franco Israel, kiper utama, sudah kembali tersedia. Namun Alberto Paleari berpeluang tetap dimainkan setelah tampil impresif selama masa absennya Israel.
Como
1. Nico Paz, top skor Como (4 gol), akan menopang salah satu dari Alvaro Morata atau Tasos Douvikas sebagai juru gedor.
2. Assane Diao absen akibat cedera hamstring.
3. Sergi Roberto, Edoardo Goldaniga, dan Alberto Dossena juga tidak dapat dimainkan.
4. Meski banyak pemain absen, Fabregas masih memiliki kedalaman skuad yang memadai.
Perkiraan Susunan Pemain
Torino (3-5-2):
Paleari; Ismajli, Maripan, Coco; Pedersen, Casadei, Asllani, Vlasic, Lazaro; Adams, Zapata
Como (4-2-3-1):
Butez; Smolcic, Ramon, Carlos, Valle; Perrone, Caqueret; Addai, Paz, Rodriguez; Morata
Prediksi Skor: Torino 0-1 Como
Pertandingan diprediksi berlangsung ketat di Stadio Olimpico Grande Torino. Kedua tim sama-sama solid dalam bertahan dan minim kebobolan dalam beberapa pekan terakhir.
Namun absennya Simeone bisa membuat serangan Torino tumpul, memberi peluang bagi Como untuk mencuri kemenangan tandang kedua musim ini.
Editor : Niklaas Andries