Bayern Munich 6-2 Freiburg
Pencetak Gol:
0-1 Suzuki 12’ (assist: Ginter)
0-2 Beste 18’ (assist: Manzambi)
1-2 Karl 22’ (assist: Olise)
2-2 Olise 45’+2 (assist: Karl)
3-2 Upamecano 55’ (assist: Olise)
4-2 Kane 60’ (assist: Pavlovic)
5-2 Jackson 78’ (assist: Olise)
6-2 Olise 84’ (assist: Ito)
Pertandingan dimulai dengan aksi protes hening dari kedua kelompok suporter terkait aturan keamanan stadion. Namun, Freiburg justru tampil paling vokal di lapangan.
Pasukan Julian Schuster menunjukkan efektivitas bola mati yang menjadi ciri khas mereka. Pada menit ke-12, Yuito Suzuki mencetak gol pembuka setelah flick cerdas dari Matthias Ginter atas umpan sudut Niklas Beste.
Lima menit berselang, Freiburg menggandakan keunggulan lewat sundulan kuat Johan Manzambi dari skema sepak pojok yang sama, membuat Bayern terpukul di hadapan pendukung sendiri.
Bayern Bangkit: Karl & Olise Mengubah Situasi
Bayern wajib merespons dan itu datang dari pemain termuda mereka. Lennart Karl, yang baru berusia 17 tahun dan tampil sebagai starter untuk ketiga kalinya, membalas pada menit ke-22 lewat penyelesaian dingin setelah menerima umpan Olise.
Gol tersebut menghidupkan permainan Bayern yang kemudian menguasai jalannya laga. Di masa tambahan waktu babak pertama, giliran Karl menjadi kreator.
Ia mengirim umpan matang kepada Olise yang melepaskan tembakan keras, tak mampu dihentikan kiper Noah Atubolu. Skor berubah menjadi 2-2 sebelum jeda.
Dominasi Bayern Setelah Turun Minum
Bayern melanjutkan tekanan di babak kedua dan sempat mencetak gol melalui Karl, namun dianulir karena offside. Dominasi mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55 ketika Dayot Upamecano menyambar umpan sudut Olise untuk membawa Bayern berbalik unggul 3-2.
Lima menit kemudian, Harry Kane menambah keunggulan lewat sepakan kaki kiri dari tepi kotak penalti. Freiburg mencoba memperbaiki keadaan dengan tiga pergantian pemain sekaligus, tetapi Bayern sudah terlalu superior.
Bayern Menggila di Pengujung Laga
Meski kehilangan Karl karena cedera, Bayern tetap tak terbendung. Nicolas Jackson yang masuk sebagai pengganti mencetak gol pada menit ke-78 setelah menerima umpan presisi dari Olise.
Namun sorotan utama tetap pada Olise. Pada menit ke-84, ia menutup penampilannya dengan gol melengkung spektakuler dari luar kotak penalti, gol dengan probabilitas terendah dalam pertandingan, mengunci skor 6-2.
Kemenangan ini memastikan Bayern tetap kukuh di puncak klasemen Bundesliga, unggul delapan poin dan belum terkalahkan dalam 18 laga kompetitif musim 2025–2026.
Man of the Match: Michael Olise
Penampilan super Olise menjadi pusat perhatian. Ia terlibat langsung dalam lima dari enam gol Bayern dua gol dan tiga assist, salah satu performa terbaiknya sejak bergabung dari Crystal Palace.
Selain itu mencatat 8 tembakan, memenangi 18 duel, dan memiliki akurasi umpan terbaik di lapangan Penampilan komplit ini menjelaskan mengapa Bayern sangat percaya pada kualitasnya.
Fakta Pertandingan Bundesliga
1. xGoals: Bayern 2,36 – Freiburg 0,6
2. Pemain tercepat: Jordy Makengo (Freiburg), 33,63 km/jam
3. Probabilitas gol terendah: Gol 6-2 Olise, 3,25%
4. Pemain paling ditekan: Michael Olise, 48 kali ditekan
5. Efisiensi umpan tertinggi: Michael Olise, +5,21. (*)
Editor : Niklaas Andries