Skuad asuhan Pep Guardiola datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih tujuh kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di semua ajang.
Kemenangan telak 3-0 atas Liverpool sebelum jeda internasional menjadi bukti kualitas mereka sebagai salah satu kandidat utama juara musim ini.
Di kandang sendiri, The Citizens tampil sebagai tim dengan rekor terbaik di Premier League musim ini, mengumpulkan 15 poin dari enam laga dengan lima kali menang dan satu kali kalah serta mencetak 16 gol kandang, tertinggi di liga.
Namun, performa tandang mereka belum sekuat itu. Manchester City hanya meraih dua kemenangan dari lima laga tandang, bahkan takluk 0-1 dari Aston Villa di laga tandang terakhir bulan lalu. Meski demikian, catatan sejarah menunjukkan bahwa City hampir selalu mendominasi Newcastle.
City Bidik Kemenangan ke-13 di St James’ Park: Rekor Baru Klub
Dalam 19 tahun terakhir, Manchester City hanya kalah sekali dari 35 pertemuan Premier League kontra Newcastle (W28 D6). Kekalahan tersebut terjadi pada Januari 2019.
St James’ Park bahkan menjadi salah satu stadion favorit The Citizens. Mereka sudah membukukan 12 kemenangan tandang atas Newcastle, rekor tertinggi mereka, sejajar dengan catatan saat melawan Everton.
Jika menang akhir pekan ini, City akan mengamankan kemenangan tandang ke-13, menjadikan markas Newcastle sebagai stadion tempat mereka paling sering menang sejak era Premier League dimulai pada 1992–1993.
Selain itu, City selalu mencetak gol dalam 33 pertemuan beruntun melawan Newcastle di liga. Rekor ini hanya kalah dari:
1. Chelsea vs Newcastle 37 laga beruntun, 1933–1969
2. Tottenham vs Newcastle 35 laga, 1922–1961
3. Everton vs Blackburn 34 laga, 1925–1962
Pada kunjungan terakhir ke St James’ Park pada September 2024, City bermain imbang 1-1 setelah gol Josko Gvardiol dibalas penalti Anthony Gordon.
Guardiola: “November Tidak Menentukan Gelar Juara”
Manchester City saat ini berada di posisi kedua klasemen, hanya tertinggal beberapa poin dari Arsenal. Kemenangan atas Newcastle yang duduk di peringkat 14, hanya dua poin di atas zona degradasi, akan memangkas selisih poin dengan The Gunners menjadi satu angka.
Meski demikian, Guardiola menegaskan bahwa kompetisi masih sangat panjang.
“Dalam liga ini, November bukan penentu apa pun,” ujar Guardiola.
“Arsenal sangat kuat. Jika mereka menjaga jarak terlalu jauh, akan sulit mengejar. Namun sekarang baru awal musim yang sesungguhnya setelah jeda internasional. Kemenangan besok akan menjadi langkah penting bagi kami.”
Update Cedera: Rodri dan Kovacic Absen
Guardiola memastikan bahwa Rodri dan Mateo Kovacic tidak akan ambil bagian dalam laga ini akibat masalah kebugaran. Absennya dua gelandang inti ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat City akan memasuki jadwal padat dengan pertandingan setiap tiga atau empat hari. (*)
Editor : Niklaas Andries