Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Derby London Utara Membara! Arsenal vs Tottenham: Drama Cedera, Rekor Mengerikan, dan 5 Laga Klasik yang Wajib Diingat

Niklaas Andries • Sabtu, 22 November 2025 | 14:16 WIB

LAGA KLASIK: Derby London Utara hadirkan banyak drama menarik
LAGA KLASIK: Derby London Utara hadirkan banyak drama menarik
RADARBANYUWANGI.ID - Dua rival terbesar sepak bola Inggris akan kembali berhadapan pada Minggu (23/11) malam ketika Arsenal menjamu Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League.

Emirates Stadium bukan tempat yang ramah bagi Spurs, namun pasukan Thomas Frank datang dengan status tim terbaik di laga tandang musim ini dan berambisi menggagalkan laju Arsenal di puncak klasemen.

Sementara itu, Arsenal tetap kokoh dengan keunggulan empat poin atas Manchester City meski sempat kehilangan angka dari Sunderland sebelum jeda internasional.

Namun cedera pada otot selangkangan Gabriel Magalhães dapat mengganggu stabilitas lini belakang mereka, yang disebut-sebut sebagai salah satu pertahanan terbaik di Eropa sejauh ini.

Di sisi lain, Spurs masih beradaptasi dengan sistem Thomas Frank. Rekor tandang memukau mereka berbanding terbalik dengan catatan kandang terburuk di liga. Absennya Dominic Solanke, James Maddison, dan Dejan Kulusevski membuat kreativitas menjadi barang langka.

Ange Postecoglou hanya meraih satu poin dari empat Derby London Utara dalam periode kepelatihannya, sehingga Frank berpeluang melampaui pencapaian tersebut bila mampu mencuri kemenangan bersejarah di Emirates.

Kedua tim juga menghadapi laga sulit di Liga Champions tiga hari kemudian: Arsenal menjamu Bayern Munich pimpinan Harry Kane, sedangkan Spurs bertandang ke markas juara bertahan Paris Saint-Germain.

Menjelang bentrokan panas ini, berikut lima duel klasik Premier League antara Arsenal dan Tottenham yang selalu memanaskan Derby London Utara.

5 Laga Klasik Derby London Utara di Premier League

1. Tottenham 2–2 Arsenal (25 April 2004)

Arsenal pernah menjuarai liga di White Hart Lane pada 1971, namun keberhasilan mereka mengulanginya pada musim “Invincibles” 2003–2004 membuat momen itu abadi.

Mereka hanya butuh hasil imbang, dan gol Robert Pires serta Patrick Vieira memberi keunggulan cepat. Spurs bangkit melalui Jamie Redknapp dan penalti Robbie Keane di pengujung laga.

Meski demikian, selebrasi Spurs langsung padam ketika peluit akhir berbunyi, hasil ini memastikan Arsenal menjadi juara Premier League dengan empat laga tersisa.

2. Tottenham 4–5 Arsenal (13 November 2004)

Laga yang menghadirkan sembilan gol dari sembilan pencetak gol berbeda ini dianggap salah satu babak kedua paling dramatis dalam sejarah Premier League. Thierry Henry menyamakan gol Naybet sebelum jeda, lalu Lauren dan Vieira membuat Arsenal unggul 3–1.

Namun Defoe, King, dan Kanouté terus menekan, sementara Arsenal menjaga keunggulan melalui Ljungberg dan Pires. Pertandingan penuh aksi ini tetap menjadi salah satu Derby London Utara paling gila sepanjang masa.

3. Arsenal 4–4 Tottenham (29 Oktober 2008)

Baca Juga: Proyek Tol Gilimanuk–Mengwi Rp25,4 Triliun: Panjang 96,84 Km, Skema KPBU BOT, dan Timeline Resmi Hingga 2027

Derby penuh drama yang menghadirkan salah satu gol paling ikonik: tendangan jarak jauh David Bentley. Arsenal memimpin 4–2 dan tampak aman hingga menit ke-89 ketika Jermaine Jenas memperkecil skor.

Detik-detik terakhir makin gila: sepakan Modric membentur tiang dan bola jatuh tepat ke kaki Aaron Lennon yang menyamakan kedudukan, membuat fans Spurs bersorak histeris.

4. Arsenal 2–3 Tottenham (20 November 2010)

Setelah 17 tahun tanpa kemenangan tandang atas Arsenal, Spurs akhirnya mematahkan kutukan itu.
Gol Samir Nasri dan Marouane Chamakh membuat Arsenal unggul 2–0 di babak pertama, namun Spurs tampil bak tim berbeda di babak kedua.

Gareth Bale memperkecil ketertinggalan, Rafael van der Vaart menyamakan kedudukan, dan Younes Kaboul menjadi pahlawan lewat sundulan di menit ke-86. Kekalahan ini bahkan membuat Arsène Wenger meluapkan frustrasi dengan melempar botol minumnya.

5. Arsenal 5–2 Tottenham (26 Februari 2012)

Dua tahun setelah kekalahan pahit itu, Arsenal membalas dengan kemenangan spektakuler.
Spurs unggul cepat 2–0 melalui Louis Saha dan mantan pemain Arsenal, Emmanuel Adebayor.

Namun Arsenal merespons cepat: Sagna dan Van Persie menyamakan kedudukan sebelum jeda.
Tomas Rosicky membawa Arsenal unggul, lalu Theo Walcott mencetak dua gol tambahan untuk memastikan kemenangan telak dalam salah satu comeback terbaik derby ini.

Derby London Utara selalu menghadirkan drama tanpa batas, dan pertemuan berikutnya di Emirates dipastikan tak kalah panas. Dengan cedera, tekanan klasemen, dan laga Eropa menanti, duel ini berpotensi menjadi salah satu yang paling menentukan bagi kedua tim musim ini. (*)

Editor : Niklaas Andries
#arsenal vs tottenham hotspur #premier league #Debi London Utara #laga klasik