RADARBANYUWANGI.ID - Legenda MotoGP Jorge Lorenzo akhirnya kembali ke paddock MotoGP, namun bukan sebagai pembalap.
Juara Dunia lima kali tersebut resmi diumumkan akan menjadi performance coach bagi Maverick Vinales mulai musim MotoGP 2026.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Vinales melalui akun Instagram pribadinya, menandai dimulainya kerja sama strategis dua figur penting dari Spanyol.
Rumor mengenai kolaborasi ini sebelumnya telah beredar sejak seri penutup MotoGP 2025 di Valencia.
Setelah melalui beberapa tahap negosiasi dan diskusi intensif, keduanya kini mengikat komitmen resmi dan siap membangun fondasi menuju musim baru.
Vinales berharap pengalaman Lorenzo akan menjadi dorongan besar untuk meningkatkan konsistensi sekaligus membuka peluang meraih gelar juara dunia.
Tiga Fokus Kerja Jorge Lorenzo
Sebagai pelatih performa, Lorenzo akan berkontribusi pada tiga aspek utama:
Persiapan fisik dan atletik
Mengoptimalisasi kondisi tubuh dan daya tahan Vinales sepanjang musim.
Strategi balap
Memberikan panduan teknis mengenai pendekatan balapan, gaya berkendara, serta manajemen ritme.
Pengembangan teknis-sportif
Membantu memahami karakter motor dan penyesuaian optimal pada setiap sesi.
Ini merupakan peran pertama Lorenzo di lingkungan MotoGP setelah terakhir menjabat sebagai test rider Yamaha pada 2020, pasca pensiun pada akhir 2019.
Komentar Lorenzo dan Vinales
Vinales menyambut optimistis kerja sama ini.
Ia menilai Lorenzo adalah sosok tepat untuk membantunya mencapai potensi tertinggi.
“Membawa Jorge adalah kesempatan besar untuk belajar dan berkembang. Pengalamannya akan membantu kami melangkah lebih percaya diri,” ujarnya.
Lorenzo pun menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Vinales.
“Maverick memiliki bakat alami dan kecepatan luar biasa. Peran saya adalah membantunya mencapai versi terbaik dirinya,” tutur Lorenzo.
Kolaborasi ini juga memiliki nilai historis, mengingat Vinales pernah menjadi pengganti Lorenzo di tim pabrikan Yamaha pada 2017.
Prediksi Lorenzo Soal Peta Persaingan MotoGP 2026
Selain kembali sebagai pelatih, Lorenzo juga aktif memberikan analisis mengenai peta kompetisi MotoGP 2026. Ia menyebut empat pembalap yang menurutnya memiliki peluang besar menjadi penantang gelar:
- Marc Marquez – Tetap favorit utama meski mengalami cedera di musim 2025.
- Alex Marquez – Menunjukkan peningkatan pesat sejak pramusim dan finis sebagai runner-up musim 2025.
- Marco Bezzecchi – Tampil impresif pada musim debut bersama Aprilia, mencetak tiga kemenangan dan delapan podium.
- Pedro Acosta – Talenta muda KTM yang konsisten menunjukkan progres signifikan.
Menariknya, Lorenzo tidak memasukkan Francesco Bagnaia ke dalam daftar kandidat.
Juara dunia 2022-2023 itu dinilai tampil kurang meyakinkan hingga menutup musim 2025 di posisi kelima klasemen.
Editor : Lugas Rumpakaadi