Heidenheim, yang kini berada di dasar klasemen dengan lima poin, akan memangkas jarak menjadi satu poin saja jika mampu menundukkan Gladbach yang menempati posisi ke-12.
Heidenheim Masih Tenggelam di Dasar Klasemen
Heidenheim memasuki laga ini dengan motivasi bangkit setelah dipermalukan Bayer Leverkusen 0–6 pada 8 November lalu, dengan empat gol bersarang hanya dalam 27 menit pertama.
Meski berada di posisi juru kunci, Frank Schmidt dan timnya terpaut hanya dua poin dari zona aman. Namun performa mereka mengkhawatirkan:
1. Hanya dua poin dari lima pertandingan terakhir di Bundesliga.
2. Kalah empat dari enam laga di semua kompetisi.
3. Menghasilkan 107 tembakan, paling sedikit di Bundesliga.
4. Menghadapi 164 tembakan, terbanyak di liga.
Pertahanan mereka juga rapuh, kebobolan 12 gol dari empat laga terakhir. Meski begitu, ada sedikit perbaikan di lini depan, dengan empat dari delapan gol musim ini tercipta dalam empat laga terakhir.
Menariknya, seluruh lima poin Heidenheim diraih di kandang. Namun mereka gagal menang dalam 10 dari 11 pertandingan terakhir di Voith Arena.
Monchengladbach Mulai Bangkit
Gladbach menjadi satu-satunya tim dari delapan terbawah Bundesliga yang menatap pekan ke-11 dengan kemenangan. Bahkan, mereka datang dengan dua kemenangan beruntun, sebuah pencapaian yang sangat berarti.
Performa positif ini menjadi alasan klub mempermanenkan Eugen Polanski sebagai pelatih hingga 2028, meski pengalaman profesionalnya baru di level akademi.
Catatan penting lainnya:
1. Gladbach menang 5 dari 6 pertemuan dengan Heidenheim.
2. Mengemas 10 gol dari tiga laga terakhir, meningkat tajam setelah hanya mencetak sembilan gol di sembilan laga pertama.
3. Meraih kemenangan tandang 4–0 atas St. Pauli pada 1 November.
Performa Terkini
Heidenheim – Bundesliga: Menang-Kalah-Seri-Kalah-Seri-Kalah
Heidenheim – Semua Kompetisi: Kalah-Seri-Kalah-Kalah-Seri-Kalah
Monchengladbach – Bundesliga: Kalah-Seri-Kalah-Kalah-Menang-Menang
Monchengladbach – Semua Kompetisi: Seri-Kalah-Kalah-Menang-Menang-Menang
Berita Tim
Heidenheim
Heidenheim kekurangan opsi di lini depan Sirlord Conteh dan Mikkel Kaufmann masih cedera, meski Kaufmann berpeluang tampil jika pulih tepat waktu. Jika Kaufmann absen, duet Budu Zivzivadze dan Marvin Pieringer kemungkinan menjadi tumpuan serangan.
Niklas Dorsch, yang tampil dalam sembilan dari 11 laga liga, hampir pasti kembali mengisi lini tengah.
Borussia Monchengladbach
Gladbach juga tidak dalam kondisi ideal dimana Tim Kleindienst belum bermain sejak Mei dan kemungkinan masih absen. Namun Haris Tabakovic tampil eksplosif dengan 4 gol dan 3 assist dalam tiga laga terakhir.
Lini tengah diprediksi tetap sama seperti saat menang atas FC Koln: Rocco Reitz, Yannik Engelhardt, dan Florian Neuhaus.
Perkiraan Susunan Pemain
Heidenheim (4-4-2)
Ramaj; Traore, Mainka, Siersleben, Fohrenbach; Ibrahimovic, Dorsch, Schoppner, Honsak; Pieringer, Zivzivadze
Borussia Monchengladbach (3-5-2)
Nicolas; Sander, Elvedi, Diks; Scally, Reitz, Engelhardt, Neuhaus, Ullrich; Honorat, Tabakovic
Prediksi Skor: Heidenheim 1–3 Borussia Monchengladbach
Performa ofensif Heidenheim memang menunjukkan tren positif, tetapi kelemahan defensif mereka terlalu besar untuk ditambal dalam waktu singkat.
Sebaliknya, Gladbach sedang dalam rentetan tren menanjak dan lebih tajam di lini depan. Ditambah rekor pertemuan yang mendominasi, tim tamu diprediksi keluar sebagai pemenang. (*)
Editor : Niklaas Andries