Tim asuhan Arne Slot tampil buruk dalam usaha mempertahankan gelar. Dari 11 pertandingan liga, Liverpool sudah menelan lima kekalahan, lebih banyak dibandingkan total kekalahan sepanjang musim 2024–2025.
Hasil mengecewakan itu membuat The Reds terdampar di peringkat kedelapan dengan 18 poin, tertinggal sembilan angka dari pemuncak klasemen, Arsenal.
Salah satu faktor yang disorot Foster adalah kepergian Caoimhin Kelleher ke Brentford pada musim panas lalu. Kiper asal Irlandia itu dilepas Liverpool dengan nilai transfer sekitar £12,5 juta dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.
Ben Foster: Kelleher "Fenomenal" dan Termasuk Lima Kiper Terbaik Liga
Baca Juga: Motor Tabrak Truk di Kalibaru Banyuwangi, Satu Keluarga Asal Lumajang Masuk RS
Foster menilai pengalaman Kelleher sebagai deputi Alisson Becker, yang sering cedera. sangat penting. Pengalaman itu kini terbukti berharga bagi Brentford.
“Dia tampil fenomenal musim ini,” ujar Foster. “Ia mendapat banyak pengalaman di Liverpool, karena Alisson beberapa kali absen akibat cedera. Cara Kelleher tampil, tenang, matang, dan konsisten, sangat luar biasa.”
Foster juga menilai ketenangan Kelleher merupakan hasil pengaruh besar Alisson, yang ia sebut sebagai “personifikasi ketenangan di bawah tekanan”.
Musim ini, Kelleher telah bermain penuh dalam 11 pertandingan Brentford, mencatat 23 penyelamatan dengan persentase penyelamatan 59 persen.
Foster bahkan memasukkan Kelleher ke dalam lima penjaga gawang terbaik Premier League saat ini, bersama Alisson, Emi Martinez (Aston Villa), David Raya (Arsenal), dan Gianluigi Donnarumma (Manchester City).
Apakah Kelleher Akan Lebih Baik untuk Liverpool Saat Ini?
Pertanyaan mengenai apakah Kelleher akan memberi dampak lebih besar bagi Liverpool bersifat spekulatif, mengingat The Reds saat ini menghadapi masalah struktural dalam permainan tanpa bola.
Sejak Alisson kembali mengalami cedera, Giorgi Mamardashvili dipercaya sebagai kiper utama. Ia mencatat 16 penyelamatan dalam lima laga, dengan persentase penyelamatan 66,7 persen.
Namun, dari sisi statistik lanjutan, kiper asal Georgia itu berada di posisi kedua terbawah dalam metrik post-shot expected goals minus goals allowed yang mengukur kemampuan murni menghalau tembakan.
Kelleher sendiri tidak jauh lebih baik dalam metrik tersebut, meski berada lima peringkat di atas Mamardashvili. Namun, perlu dicatat bahwa ia tampil bersama tim Brentford yang secara kualitas lebih lemah dibandingkan skuad Liverpool.
Dengan pengalaman dan koneksi yang sudah terbangun bersama para pemain bertahan Liverpool, sejumlah pengamat berpendapat Kelleher mungkin mampu menghasilkan performa yang lebih stabil dibandingkan Mamardashvili jika masih berada di Anfield. (*)
Editor : Niklaas Andries