Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Persaingan Ketat di Racing Bulls, Kapan Susunan Pembalap F1 2026 Diumumkan?

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 18 November 2025 | 16:58 WIB
Pembaruan Racing Bulls ungkap keputusan susunan pembalap F1 2026.
Pembaruan Racing Bulls ungkap keputusan susunan pembalap F1 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Petinggi Racing Bulls, Alan Permane, memberikan pembaruan penting mengenai penundaan keputusan terkait susunan pembalap untuk musim Formula 1 2026.

Meski berbagai spekulasi telah beredar dan pengumuman awal diperkirakan terjadi pada gelaran Grand Prix Meksiko, kepastian mengenai komposisi pebalap Red Bull dan Racing Bulls baru akan dirilis setelah musim berakhir.

Di kubu Red Bull Racing, Max Verstappen tetap menjadi fondasi tim dengan kontrak yang mengikat hingga 2028.

Namun, kursi kedua masih menjadi tanda tanya besar.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Isack Hadjar menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Verstappen pada musim 2026.

Sementara itu, di Racing Bulls, pembalap muda Arvid Lindblad diprediksi akan dipromosikan.

Keputusan ini membuat dua nama lain, Yuki Tsunoda dan Liam Lawson, harus bersaing memperebutkan kursi terakhir di tim tersebut.

Menurut Alan Permane, penundaan ini sama sekali tidak berkaitan dengan regulasi teknis baru pada 2026.

Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas performa tim dalam perebutan posisi klasemen.

“Kami hanya ingin stabilitas, dan itu mungkin akan berlanjut hingga akhir musim. Jadi Anda mungkin tidak akan tahu hingga Senin pagi setelah GP Abu Dhabi,” jelas Permane.

Selain itu, Red Bull Racing juga tengah bersaing ketat dalam kejuaraan konstruktor, sehingga pengambilan keputusan terkait pembalap diupayakan tidak mengganggu fokus tim.

Permane menekankan bahwa pengalaman pembalap menjadi faktor penting, terutama ketika menghadapi perubahan regulasi besar pada 2026.

Ia menyoroti bagaimana tim lain yang memiliki pembalap berpengalaman, seperti Williams, menunjukkan peningkatan performa yang konsisten.

Meski demikian, ia mengakui bahwa perubahan regulasi juga memberikan titik awal yang sama bagi seluruh pembalap.

Porsi besar pengembangan akan melibatkan sesi simulator intensif, baik sebelum maupun setelah musim berakhir.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #Racing Bulls #red bull #f1