Empat gol di babak pertama dan dua tambahan setelah jeda membuat Jerman menegaskan statusnya sebagai raksasa Eropa yang kembali menemukan bentuk permainan terbaik.
Nick Woltemade dan Serge Gnabry membuka pesta gol, sebelum Leroy Sane memutus paceklik golnya di tim nasional melalui dua lesakan cepat.
Setelah turun minum, Ridle Baku dan Assan Ouedraogo melengkapi kemenangan telak tersebut, yang sekaligus menjadi penampilan paling dominan Jerman dalam kualifikasi ini.
Jerman Bangkit Setelah Kekalahan Perdana
Perjalanan kualifikasi Jerman sebelumnya sempat mengkhawatirkan. Mereka justru membuka kampanye dengan kekalahan mengejutkan 0-2 dari Slovakia di Bratislava, kekalahan kompetitif ketiga berturut-turut bagi Die Mannschaft.
Rentetan hasil negatif itu menambah keraguan publik terhadap performa Jerman yang sudah merosot dalam hampir satu dekade terakhir. Meski sempat bangkit lewat empat kemenangan beruntun, kualitas permainan mereka masih dianggap kurang meyakinkan.
Namun kemenangan telak 6-0 ini menjadi jawaban sekaligus penegasan bahwa Jerman belum habis. Pertanyaan berikutnya: apakah ini awal kebangkitan mereka, atau hanya ledakan sesaat? Piala Dunia 2026 mendatang akan menjadi panggung pembuktian.
Slovakia Tak Berkutik, Tersisa Harapan di Jalur Playoff
Slovakia sebenarnya membutuhkan kemenangan untuk lolos otomatis ke Piala Dunia, tetapi justru tampil jauh di bawah standar. Mereka sulit keluar dari tekanan sepanjang laga dan hampir tidak memberi perlawanan berarti.
Kendati demikian, Slovakia masih memiliki peluang lolos melalui jalur playoff dan berharap bisa menutup tahun 2025 dengan hasil positif.
Sorotan Pertandingan Jerman vs Slovakia
Nick Woltemade (18’), Jerman 1-0 Slovakia
Woltemade membuka keunggulan lewat tandukan memanfaatkan umpan silang brilian dari Joshua Kimmich.
Serge Gnabry (29’), Jerman 2-0 Slovakia
Leon Goretzka memberikan assist cerdas sebelum Gnabry menuntaskannya dengan sepakan ke tiang jauh.
Leroy Sane (36’), Jerman 3-0 Slovakia
Florian Wirtz memberi terobosan cantik, diselesaikan Sane dengan tembakan akurat ke sudut kiri bawah.
Leroy Sane (41’), Jerman 4-0 Slovakia
Duet Wirtz–Sane kembali menghasilkan gol. Sane meledakkan bola ke atap gawang setelah menerima umpan chip matang.
Ridle Baku (67’), Jerman 5-0 Slovakia
Gnabry mencatat assist setelah menyodorkan bola kepada Baku, yang menembak rendah menembus jala.
Assan Ouedraogo (79’), Jerman 6-0 Slovakia
Sane menyumbang assist setelah melepas umpan pendek kepada Ouedraogo yang mencetak gol pertamanya di tim senior.
Meski tidak mencetak gol, Florian Wirtz tampil paling menonjol dengan dua assist dan kontrol permainan yang mengesankan. Pemain berusia 22 tahun itu:
mencatat akurasi umpan 94% dari 77 operan,
dengan lebih dari separuhnya terjadi di sepertiga akhir,
serta menjadi motor kreativitas serangan Jerman.
Setelah musim yang penuh kritik di Liverpool, penampilan ini menjadi pembuktian kualitas kelas dunia Wirtz.
Statistik Pertandingan Jerman vs Slovakia
Penguasaan bola: Jerman 72% – 28% Slovakia
Tembakan: Jerman 22 – 6 Slovakia
Tembakan tepat sasaran: Jerman 10 – 2 Slovakia
Tendangan sudut: Jerman 8 – 3 Slovakia
Pelanggaran: Jerman 11 – 3 Slovakia
Pertandingan Selanjutnya
Die Mannschaft menutup tahun 2025 dengan penuh percaya diri. Mereka akan menghadapi Pantai Gading dan Finlandia sebelum bertolak ke Amerika Utara untuk melakoni Piala Dunia 2026.
Setelah gagal lolos dari fase grup pada 2018 dan 2022, tekanan untuk tampil baik kini makin besar.
Fokus beralih ke babak playoff. Meski dihajar Jerman, performa Slovakia sepanjang tahun tetap positif. Mereka berharap bisa mengamankan tempat di putaran final 2026. (*)
Editor : Niklaas Andries