Pertandingan ini menjadi laga “winner-takes-all”, dengan Jamaika berada di posisi kedua Grup B dengan 10 poin dari lima laga, sementara Curacao memimpin klasemen dengan selisih satu poin.
Hasil imbang saja sudah cukup membuat Curacao mencetak sejarah sebagai negara terkecil yang lolos ke Piala Dunia.
Jalannya Persaingan Grup B
Jamaika kehilangan kendali atas Grup B setelah ditahan Trinidad & Tobago 1–1 pada laga sebelumnya. Hasil itu menjadi pukulan telak karena di saat bersamaan Curacao justru menggulung Bermuda dengan skor telak 7–0.
Performa Jamaika pada laga tersebut terbilang mengecewakan. Mereka hanya melepaskan enam tembakan, bandingkan dengan 17 percobaan Trinidad & Tobago, dan hanya satu yang tepat sasaran.
Renaldo Cephas sempat membawa Jamaika unggul, tetapi Kevin Molino menyamakan kedudukan lima menit jelang waktu normal berakhir.
Dengan kondisi itu, Jamaika tak punya pilihan lain selain meraih kemenangan demi memastikan tiket pertama mereka ke Piala Dunia sejak debut di Prancis 1998.
Meski hasil terakhir kurang memuaskan, Jamaika memiliki modal positif, baru kebobolan tiga gol dan mencetak 11 gol sepanjang kualifikasi. Di kandang, mereka bahkan menang dalam tiga laga terakhir tanpa kebobolan dan mencetak sembilan gol.
Curacao: Kejutan Besar Kualifikasi Piala Dunia 2026
Curacao menjadi salah satu tim paling mengejutkan di zona CONCACAF. Tak terkalahkan dalam lima pertandingan, mereka mengantongi tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Keperkasaan mereka terlihat saat mengalahkan Bermuda 7–0, ditambah kegagalan Jamaika menang di Port of Spain, yang memberi mereka posisi puncak menjelang laga final ini.
Skuad Dick Advocaat semakin percaya diri karena pada pertemuan pertama Oktober lalu mereka mengalahkan Jamaika.
Dalam tiga laga tandang terakhir kualifikasi, Curacao juga tak terkalahkan, dua menang dan satu imbang, dengan catatan mencetak 12 gol dan hanya kebobolan satu.
Kokohnya lini belakang yang baru kebobolan tiga kali menjadi kunci penting, terutama menghadapi lini serang agresif Jamaika.
Performa Terakhir
Jamaika – Kualifikasi Piala Dunia CONCACAF: Menang-Menang-Menang-Kalah-Menang-Seri
Jamaika – Semua Kompetisi: Kalah-Menang-Menang-Kalah-Menang-Seri
Curacao – Kualifikasi Piala Dunia CONCACAF: Menang-Seri-Menang-Menang-Seri-Menang
Curacao – Semua Kompetisi: Kalah-Seri-Menang-Menang-Seri-Menang
Kabar Tim
Jamaika
1. Damion Lowe ditarik keluar setelah 31 menit akibat cedera saat menghadapi Trinidad & Tobago. Kesempatannya tampil cukup kecil.
2. Richard King kemungkinan besar menjadi starter menggantikan Lowe.
3. Selebihnya, McClaren diprediksi tetap mempertahankan komposisi inti seperti laga sebelumnya.
Curacao
1. Eloy Room hampir pasti tetap mengawal gawang.
2. Empat bek utama, Shurandy Sambo, Roshon van Eijma, Armando Obispo, dan Sherel Floranus, akan kembali menjadi tembok pertahanan.
3. Di lini serang, trio Sontje Hansen, Gervane Kastaneer, dan Kenji Gorré menjadi tumpuan.
Perkiraan Susunan Pemain
Jamaika (4-3-3):
Blake; Leigh, Pinnock, King, Holgate; Hayden, Cephas, De Cordova-Reid; Russell, Grey, Burrell
Curacao (4-3-3):
Room; Obispo, Van Eijma, Sambo, Floranus; L. Bacuna, Comenencia, J. Bacuna; Hansen, Kastaneer, Gorre
Prediksi Skor: Jamaika 1–1 Curacao
Curacao tampil luar biasa stabil sepanjang kualifikasi dengan status tak terkalahkan. Namun bermain di Kingston dengan dukungan penuh suporter Jamaika akan menjadi tantangan berat.
Jamaika yang wajib menang akan tampil menyerang, tetapi Curacao sudah berulang kali menunjukkan bahwa mereka mampu bertahan dan mencuri hasil di bawah tekanan.
Hasil imbang tampak menjadi skenario paling realistis, hasil yang cukup untuk membawa Curacao menorehkan sejarah dan lolos ke Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Niklaas Andries