Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Brasil Umumkan Hasil Diagnosis Cedera Gabriel Magalhaes! Arsenal Terancam Krisis Jelang Hadapi Spurs, Bayern, dan Chelsea

Niklaas Andries • Senin, 17 November 2025 | 16:20 WIB

CEDERA: Gabriel Magalhaes diprediksi bakal absen panjang akibat cedera
CEDERA: Gabriel Magalhaes diprediksi bakal absen panjang akibat cedera
RADARBANYUWANGI.ID - Arsenal akhirnya mengetahui tingkat keparahan cedera Gabriel Magalhaes setelah Timnas Brasil merilis pernyataan medis resmi pada Minggu sore waktu setempat.

Bek tengah The Gunners tersebut turun membela Selecao pada laga uji coba melawan Senegal, yang dimenangi Brasil dengan skor 2-0 di Stadion Emirates. Dua gol Brasil dicetak oleh Estevao Willian dan Casemiro.

Namun, Gabriel harus ditarik keluar lebih cepat pada menit ke-49 setelah mengalami cedera yang terlihat terjadi pada area selangkangan. Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, bahkan menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers usai pertandingan.

Cedera tersebut langsung memicu kekhawatiran besar di kalangan pendukung Arsenal, terutama karena tim asuhan Mikel Arteta akan menghadapi rangkaian laga berat usai jeda internasional—melawan Tottenham Hotspur, Bayern Munich, dan Chelsea.

Pernyataan Resmi Brasil: Cedera Otot Paha Kanan

Dalam pernyataan yang dirilis Federasi Sepak Bola Brasil, dikonfirmasi bahwa pemain berusia 27 tahun itu mengalami cedera otot paha kanan dan tidak akan ambil bagian dalam laga persahabatan berikutnya melawan Tunisia.

Berikut pernyataan lengkap Brasil:

“Gabriel Magalhaes tidak akan bepergian bersama tim untuk pertandingan melawan Tunisia. Sang bek meninggalkan lapangan setelah merasakan nyeri pada otot adductor paha kanan. Pemain Arsenal tersebut telah menjalani evaluasi lanjutan dan pemeriksaan pencitraan yang mengungkap adanya cedera otot pada paha kanan. Oleh karena itu, ia tidak akan ikut serta dalam laga di Lille. Tidak ada pemain yang akan dipanggil sebagai pengganti.”

Belum ada kepastian mengenai berapa lama Gabriel akan menepi, tetapi cedera paha ringan biasanya membutuhkan waktu pemulihan dua hingga tiga minggu. Dengan demikian, ada kemungkinan besar ia akan melewatkan tiga laga krusial kontra Spurs, Bayern, dan Chelsea dalam dua pekan ke depan.

Absennya Gabriel menjadi pukulan keras bagi Arteta, mengingat bek Brasil tersebut telah berkembang menjadi salah satu pemain bertahan paling konsisten di Eropa selama lima tahun memperkuat Arsenal.

Sejauh musim ini, Gabriel telah mencatat 2 gol, 3 assist, dan berperan dalam 13 clean sheet bagi pemuncak klasemen Premier League.

Bagaimana Arsenal Mengantisipasi Absennya Gabriel?

Dengan peran vital Gabriel dalam situasi bola mati dan struktur defensif, kehilangannya jelas menjadi tantangan berat. Namun, skuad Arsenal telah dibangun untuk menghadapi skenario seperti ini.

Arsenal sempat dikhawatirkan kehilangan Riccardo Calafiori karena masalah pinggul saat menjalani tugas internasional bersama Italia. Namun, ia diharapkan sudah fit untuk Derby London Utara.

Calafiori merupakan kandidat utama untuk menggantikan Gabriel di jantung pertahanan bersama William Saliba. Dengan Calafiori bergeser ke posisi bek tengah, posisi bek kiri dapat diisi oleh Myles Lewis-Skelly atau Piero Hincapie.

Alternatif lainnya, Arteta dapat memilih rotasi langsung antara Gabriel dan Hincapie, sehingga Calafiori tetap berada di posisi hybrid left-back yang membuatnya tampil sangat impresif musim ini.

Jurrien Timber juga dapat dimainkan sebagai bek tengah kiri, tetapi Hincapie dianggap sebagai opsi lebih realistis mengingat Arteta beberapa kali memuji performa pemain asal Ekuador itu sejak kedatangannya dari Bayer Leverkusen.

Dengan situasi cedera ini, Hincapie kini menjadi kandidat kuat untuk tampil sebagai starter melawan Tottenham pada akhir pekan mendatang. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#arsenal #spurs #chelsea #Gabriel Magalhaes #brasil #bayer munich