Rory McIlroy resmi dinobatkan sebagai juara Race to Dubai untuk ketujuh kalinya, meskipun harus mengakui keunggulan Matthew Fitzpatrick dalam playoff DP World Tour Championship yang berlangsung dramatis pada Minggu malam.
Pemain peringkat dua dunia itu sebenarnya sudah hampir pasti mengamankan gelar keseluruhan musim sebelum memulai putaran final. Namun McIlroy tetap membidik kemenangan keempatnya pada turnamen penutup musim tersebut.
Drama 18 Hole Penutup: Ancaman Playoff Enam Pemain hingga Eagle Penentu
Baca Juga: Polemik Tudingan '80 Persen Korup', 189 Kades Banyuwangi Bakal Kepung Gedung DPRD Hari Ini!
Putaran final berlangsung sangat kacau dengan banyak pemain berpeluang mengangkat trofi. Bahkan, sempat muncul kemungkinan terjadinya playoff enam pemain, sesuatu yang sangat jarang terjadi.
Fitzpatrick kemudian mencuri perhatian setelah mencetak eagle di hole terakhir, memastikan posisi puncak di clubhouse. Situasi itu memaksa McIlroy dan Rasmus Neergaard-Petersen untuk memburu eagle di hole 18 guna memaksa playoff.
Neergaard-Petersen gagal menuntaskan peluangnya, sementara McIlroy, yang berada lebih dekat dengan jalur putt serupa—berhasil menyarangkan eagle dramatis untuk memaksa playoff dua pemain dengan rekan setimnya di Ryder Cup tersebut.
Playoff: McIlroy Masuk Air, Fitzpatrick Amankan Gelar Ketiganya
Pada hole playoff, Fitzpatrick unggul sejak tee setelah pukulan McIlroy melenceng dan masuk ke air. Meski sang juara Race to Dubai melakukan chip brilian untuk menyelamatkan par, pukulan turun (downhill putt) sejauh 30 kaki tidak cukup untuk menyaingi Fitzpatrick. Fitzpatrick kemudian mengamankan kemenangan dan mencatatkan gelar ketiganya di Earth Course.
Baca Juga: Operasi Zebra 2025 Resmi Dimulai, 11 Pelanggaran Ini Jadi Target Utama Tilang!
Komentar Fitzpatrick dan McIlroy Usai Duel Sengit
Fitzpatrick mengungkapkan rasa hormatnya kepada McIlroy. Kepada Sky Sports ia berkata:
“Rory adalah salah satu dari sedikit pemain yang bila Anda unggul dua pukulan dengan satu hole tersisa, Anda tahu dia bisa memaksakan playoff. Ia melakukannya lagi dengan cara khasnya. Ini kemenangan bagi semua orang di tim, dan saya sangat bahagia.”
Sementara itu, McIlroy menyayangkan penurunan momentumnya menjelang akhir turnamen:
“Awal saya sempurna, empat-under hingga hole ketujuh, menguasai permainan. Namun dua bogey berikutnya dan kegagalan birdie di hole 14 dan 15 membuat saya kehilangan kendali. Saya tahu harus melakukan sesuatu di hole terakhir.”
Ia juga mengakui kesalahan pada playoff
“Saya senang dapat memaksa playoff, tetapi kesalahan pukulan ke air membuat saya dalam posisi sulit. Saya turut bahagia untuk Matt yang menutup musim dengan sangat baik.”
Klasemen Akhir Musim: Fitzpatrick Finish Ketiga
Kemenangan Fitzpatrick mengangkatnya ke posisi tiga dalam peringkat akhir musim. Sementara itu, Marco Penge menempati peringkat kedua setelah bangkit dari putaran pertama yang mengecewakan dan menutup turnamen di posisi ke-22. (*)
Editor : Niklaas Andries